Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pidato Akhir Tahun 2022 Gubernur Bali “44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru” (3)

Di Tengah Pandemi Covid-19, Gubernur Koster Selesaikan Berbagai Pembangunan Infrastruktur dan Sarana-prasarana Strategis yang Monumental, Fundamental dan Bersejarah

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Tahun keempat Kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Tjok. Oka Sukawati, selain sukses menangani pandemi Covid-19 dengan strategi paling efektif, mengangkat produk lokal Bali di kancah internasional, juga berhasil mewujudkan berbagai pembangunan infrastruktur dan sarana-prasarana strategis yang monumental, fundamental dan bersejarah sebagai implementasi Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

‘’Kita juga patut bersyukur bahwa sepanjang tahun 2022, pembangunan infrastruktur dan sarana-prasarana strategis yang monumental, fundamental, dan bersejarah yang memerlukan anggaran sangat besar tetap berlangsung, bahkan sebagian sudah selesai, meskipun ada hambatan keterbatasan anggaran dalam masa pandemi Covid -19,’’ ucap Gubernur Bali Wayan Koster saat Pidato Akhir Tahun 2022 “44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru” di panggung terbuka Ardha Candra Taman Budaya Denpasar pada Jumat (Sukra Kliwon, Sungsang), 30 Desember 2022.

Gubernur Wayan Koster lanjut memaparkan pembangunan infrastruktur yang sudah dan sedang dikerjakan antara lain, pembangunan Pelindungan Kawasan Suci Besakih di Karangasem, dengan anggaran Rp 884 miliar, terus berjalan dan akan selesai tuntas bulan Februari 2023.

Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, terus berlangsung: pembebasan lahan dan pematangan lahan dengan anggaran Rp 1,5 rriliun selesai Desember 2022, dilanjutkan pembangunan fisik pada zona inti dengan anggaran sekitar Rp 1 triliun, mulai tahun 2023.

Pembangunan jalan shortcut Singaraja-Mengwi, sampai Desember 2022 sudah selesai pada titik 3-8, akan dilanjutkan tahun 2023 pada titik 9-10, dan tahun 2024-2025 pada titik 11-12. Total anggaran yang diperlukan sekitar Rp 1,6 triliun, untuk pembebasan lahan sekitar Rp 500 miliar bersumber dari APBD Semesta Berencana Provinsi Bali, dan Rp 1,1 triliun bersumber dari APBN Kementerian PUPR RI.

Baca Juga  Gubernur bersama Wakil Gubernur Bali Ucapkan Rahajeng Rahina Suci Nyepi Tahun Caka 1948
pembangunan bali
Pembangunan infrastruktur yang terpola, menyeluruh, terencana, terarah dan terintegrasi di seluruh Bali. (Foto: ist)

Pembangunan 3 Pelabuhan sekaligus: Pelabuhan Sanur di Denpasar, Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida, dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan, dengan total anggaran Rp 563 miliar sepenuhnya bersumber dari APBN Kementerian Perhubungan RI. Pembangunan sudah selesai pada Bulan Oktober 2022 dan telah diresmikan oleh Presiden RI, Bapak Joko Widodo, pada tanggal 9 November 2022.

Pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Buleleng, dengan anggaran sekitar Rp 450 miliar, sepenuhnya bersumber dari APBD Semesta Berencana Provinsi Bali, sedang berlangsung dan direncanakan selesai Agustus 2023.

Pembangunan Bendungan Tamblang di Buleleng, dengan anggaran Rp 794 miliar, dan pembangunan Bendungan Sidan di wilayah Badung-Bangli-Gianyar, dengan anggaran Rp 1,8 triliun, sehingga total menjadi Rp 2,594 triliun sepenuhnya bersumber dari APBN Kementerian PUPR RI. Bendungan Tamblang sudah selesai tahun 2022, Bendungan Sidan akan selesai tahun 2023.

Pembangunan Tol Jagat Kerthi Bali, sepanjang 96 km, menghubungkan Gilimanuk-Mengwi, dengan anggaran sekitar Rp 24 triliun yang bersumber dari investasi.

‘’Hal utama yang perlu Titiang sampaikan pada kesempatan yang penting ini, yakni Pencapaian Pembangunan Bali pada Periode Pertama Kepemimpinan Titiang bersama Wakil Gubernur, Bapak Tjok Oka Sukawati,’’ ujar Gubernur asal Desa Sembiran Buleleng ini.

Pencapaian Pembangunan Bali lanjut Gubernur Wayan Koster mencakup 5 Bidang Prioritas, yang sebagian merupakan kelanjutan pembangunan bersifat reguler yang merupakan pelaksanaan urusan dan kewenangan Pemerintah Provinsi. Khususnya dalam bidang pendidikan, guna meningkatkan daya tampung dan mutu pendidikan, Titiang telah dan sedang membangun sebanyak 17 SMA/SMK baru, guna meningkatkan layanan siswa baru yang diterima. Selain itu, mulai tahun 2023, Titiang memberlakukan kebijakan baru memberikan bantuan biaya pendidikan dan perlengkapan siswa kepada 10.000 siswa miskin/sangat miskin dan bantuan biaya pendidikan kepada 500 mahasiswa miskin di seluruh Bali dengan anggaran sebesar Rp 21,2 miliar.

Baca Juga  Bertemu Badan Anggaran DPR RI, Gubernur Koster Perjuangkan Keadilan Fiskal untuk Bali

‘’Dengan itikad dan tekad kuat, Titiang menyelenggarakan Kebijakan dan Program Baru yang bersifat genial, original, inovatif, visioner, fundamental, monumental, dan bersejarah. Keseluruhan kebijakan dan program baru dimaksud berdampak luas pada perubahan tatanan kehidupan masyarakat Bali, menjadi sumber penghidupan baru masyarakat Bali, bersifat produktif yang secara langsung meningkatkan kapasitas dan nilai tambah ekonomi lokal Bali, serta meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Bali Niskala- Sakala,’’ ujarnya.

Kebijakan dan Program Baru dimaksud, merupakan implementasi Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju BALI ERA BARU, yang mencakup: Penguatan dan Pemajuan Adat – Budaya; Pelindungan Kekuatan dan Keindahan Alam Bali; Tranformasi Perekonomian dengan Ekonomi Kerthi Bali; Mendorong Penggunaan Produk Lokal Bali; Pemajuan Pendidikan dan SDM Bali Unggul; Menjadikan Bali Pulau Digital; Mempercepat Pembangunan Infrastruktur Strategis Monumental; dan Menyelenggarakan Bali Good Governance.

koster
Gubernur Bali Wayan Koster bersama para undangan. (Foto: ist)

Kebijakan dan program baru ini benar-benar merupakan sesuatu yang esensial: dari sebelumnya hanya wacana akhirnya terwujud nyata; dari tidak mungkin menjadi mungkin; dari tidak pernah ada menjadi nyata; bahkan dari yang sama sekali tidak pernah terpikirkan, kini hadir di depan mata memberi masa depan baru. Pencapaian seluruh Kebijakan dan Program Baru dimaksud, atas restu Alam Bali, Astungkara telah diwujudkan secara nyata dalam 44 Tonggak penting, yang Titiang berikan nama 44 Tonggak Peradaban sebagai Penanda Bali Era Baru.

‘’Titiang memastikan bahwa seluruh Kebijakan dan Program Baru yang mewujud dalam 44 Tonggak penting, terlaksana secara sistematis, masif, menyeluruh, permanen dan berkelanjutan, karena telah Titiang buatkan 47 bentuk regulasi berupa Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur, serta dilengkapi dengan Surat Edaran Gubernur Bali,’’ ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Raih Penghargaan Pembina Koperasi Terbaik

Seluruh capaian Kebijakan dan Program Baru ini, sepenuhnya Titiang dedikasikan dan wariskan kepada seluruh Krama dan generasi penerus Bali dalam menjaga keseimbangan Alam, Krama, dan Kebudayaan Bali, Genuine Bali; memenuhi kebutuhan, harapan, dan aspirasi Krama Bali dalam berbagai aspek kehidupan; dan mengantisipasi munculnya permasalahan dan tantangan baru dalam tataran lokal, nasional, dan global di masa yang akan datang.

Pencapaian 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru akan mewujudkan Bali berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Pada acara tersebut hadir Forkopimda Provinsi Bali, Ketua DPRD Bali, Ketua TP PKK/Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster, mantan Gubernur Bali Mangku Pastika, Sekda Bali, Bupati/Walikota se-Bali, Bandesa Agung MDA Provinsi Bali, Anggota DPRD RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali, dan undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Sekda Eddy Mulya Pimpin Apel Disiplin ASN

Tekankan Inklusivitas Pelayanan, Berikan yang Terbaik bagi Masyarakat

Loading

Published

on

By

sekda eddy mulya
PIMPIN APEL: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya memimpin apel disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Sekretariat Daerah Kota Denpasar yang digelar di halaman Kantor Walikota Denpasar, pada Senin (20/4). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya memimpin apel disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Sekretariat Daerah Kota Denpasar yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Denpasar, pada Senin (20/4).

Apel rutin ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan serta memotivasi disertai evaluasi kinerja para pegawai yang dilaksanakan secara rutin setiap Senin pagi dan diikuti seluruh Kepala OPD di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Denpasar.

Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya dalam arahannya menekankan kepada seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kedisiplinan, kinerja serta pelayanan yang berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam serta Motto Sewaka Dharma.

“Diharapkan juga setiap pegawai mengedepankan asas kesetaraan, kebersamaan dan juga inklusivitas untuk diterapkan dalam menjalankan setiap tugas demi terciptanya pelayanan publik yang maksimal,” ujarnya.

Selain itu Sekda Eddy Mulya juga menekankan akuntabilitas kinerja dan inovasi yang berkemanfaatan. Sehingga, pelayanan kepada masyarakat dapat terus dioptimalkan secara berkelanjutan.

“Kita wajib menjadi ASN yang inklusif, dimana aktif menciptakan lingkungan kerja yang  harmonis dan pelayanan publik yang adil untuk menyukseskan visi misi Walikota dan Wakil Walikota Denpasar dalam memajukan Kota Denpasar,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama Sekda Eddy Mulya juga menyampaikan terima kasih atas kinerja dan usaha keras yang telah dilakukan oleh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Mari kita terus upgrade diri serta meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” harap Eddy Mulya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-16, DPRD Bali Terima LHP BPK RI atas LKPD Provinsi Bali Tahun 2024
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Evakuasi Jenasah di Bawah Tebing

Published

on

By

Pantai Savaya
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi jenasah tanpa identitas dari Pantai Savaya, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu (19/4/2026) sore. (Foto: Hms SAR)

Pecatu, Badung, baliilu.com – Sesosok tubuh laki-laki ditemukan terdampar di Pantai Savaya, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu (19/4/2026) sore. Info kejadian baru diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 17.10 Wita dari anggota Polsek Kuta Selatan.

Tak berselang lama, 3 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Proses evakuasi melibatkan unsur SAR lainnya dari Polsek Kuta Selatan, Bhabinsa Desa Pecatu Pecatu, Linmas Desa Pecatu, petugas Ambulance Banser dan masyarakat setempat.

Upaya evakuasi cukup memakan waktu, karena akses ke posisi jenasah harus menuruni medan yang curam dan batu karang tajam. “Jenasah dibawa secara manual dengan melewati medan curam hingga bisa dibawa naik ke atas,” terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Selain kondisi yang beresiko tersebut, evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati karena situasi gelap, pencahayaan terbatas.

Akhirnya kurang lebih pukul 19.40 Wita, tim SAR gabungan selesai melakukan evakuasi. Jenasah tanpa identitas tersebut dibawa menuju RSUP Prof. Ngoerah menggunakan Ambulance Banser. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gubernur bersama Wakil Gubernur Bali Ucapkan Rahajeng Rahina Suci Nyepi Tahun Caka 1948
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Ekonomi Bali, Libatkan UMKM dan Salurkan Donasi Kemanusiaan

Published

on

By

Kemala Run
PEMBUKAAN AJANG LARI: Pembukaan Wondr Kemala Run 2026 di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Minggu (19/4), berlangsung sukses dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. (Foto: Hms Polri)

Gianyar, baliilu.com – Pelaksanaan Wondr Kemala Run 2026 di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Minggu (19/4), berlangsung sukses dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Event lari yang digelar di kawasan Jalan Ida Bagus Mantra hingga Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, itu dinilai tidak hanya berhasil dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap perekonomian daerah, masyarakat lokal, hingga aksi sosial kemanusiaan.

Ketua Race Management Kemala Run 2026, Brigjen Pol. Sambodo Purnomo Yogo, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai rencana, dengan total 11.000 peserta mengikuti lomba mulai dari kategori half marathon, 10 kilometer, hingga 5 kilometer.

“Alhamdulillah, hari ini pelaksanaan Kemala Run 2026 dapat berjalan dengan lancar dan baik, sesuai yang kita rencanakan. Hampir seluruh peserta saat ini sudah memasuki area finish, dan semuanya berjalan lancar,” ujar Sambodo usai kegiatan.

Menurut Sambodo, tingginya antusiasme masyarakat dan peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa ajang ini memiliki daya tarik besar dan layak menjadi agenda tahunan.

“Kalau melihat animo yang luar biasa seperti ini, mudah-mudahan acara seperti ini bisa kita laksanakan setiap tahun,” katanya.

Keberhasilan Wondr Kemala Run 2026 juga terlihat dari dampak ekonominya. Pengamat Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, I Gede Nandya Oktora Panasea, menilai event seperti ini menjadi stimulus penting bagi pertumbuhan ekonomi Bali yang saat ini berada di angka 5,82 persen (year on year), lebih tinggi dari rata-rata nasional.

“Ekonomi Bali sangat bergantung pada mobilitas. Ketika kita mampu menarik ribuan orang datang, maka diperkirakan akan terjadi stimulus ekonomi melalui konsumsi pada sektor akomodasi, perdagangan, dan transportasi,” ujar Nandya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Apresiasi 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru

Ia menjelaskan, dengan jumlah peserta sekitar 11.000 orang dan pola belanja tertentu, potensi perputaran ekonomi selama acara berlangsung diperkirakan mencapai Rp 110 miliar hingga Rp 140 miliar.

“Untuk peserta luar daerah, rata-rata pengeluaran dapat berada pada kisaran Rp 10 juta per orang. Dengan asumsi sekitar 11.000 peserta dan skenario optimistis, potensi perputaran ekonomi dari kegiatan ini diperkirakan dapat mencapai Rp 110 miliar hingga Rp 140 miliar,” jelasnya.

Selain menggerakkan sektor pariwisata dan jasa, event ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal. Puluhan UMKM dilibatkan untuk meramaikan area acara sekaligus melayani kebutuhan peserta dan pengunjung.

Sambodo menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi perhatian utama panitia. Selain personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, pecalang, dan unsur masyarakat, UMKM juga diberikan ruang agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung.

“Kita juga melibatkan UMKM, termasuk juga untuk memberikan cheering semangat kepada para peserta,” ujarnya.

Senada dengan itu, Nandya menekankan pentingnya pelibatan UMKM agar dampak ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu.

“Pelibatan UMKM lokal menjadi kunci agar manfaat ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat lokal,” katanya.

Di sisi lain, Wondr Kemala Run 2026 juga membawa misi sosial melalui penggalangan donasi kemanusiaan. Panitia membuka kesempatan berdonasi bagi peserta dan masyarakat, termasuk melalui lelang lukisan karya anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kita bisa berdonasi juga di sini, dan ada lelang lukisan juga dari anak-anak ABK, dan nanti semua dana yang terkumpul kita akan berikan bantuan kepada daerah yang terdampak bencana kemarin, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat,” tutur Sambodo.

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-26 DPRD Bali, Gubernur Sampaikan 3 Raperda Tindak Lanjut UU Provinsi Bali

Dengan suksesnya pelaksanaan, besarnya antusiasme peserta, dampak ekonomi yang signifikan, keterlibatan masyarakat luas, serta aksi sosial kemanusiaan, Wondr Kemala Run 2026 dinilai menjadi contoh event olahraga yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kepedulian sosial. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca