Sunday, 2 October 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KRIMINAL

Polsek Densel Amankan Seorang Wanita Pelaku Pencurian

BALIILU Tayang

:

curanmor
Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan berhasil mengamankan seorang wanita pelaku tindak pidana pencurian berinisial RR (33). (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan berhasil mengamankan seorang wanita pelaku tindak pidana pencurian berinisial RR (33) yang nekat mencuri uang tunai yang ada di dalam dompet korban.

Kapolsek Densel Kompol Made Teja Dwi Permana, S.H, S.I.K., mengatakan peristiwa pencurian yang terjadi di Toko Kain Jalan Pulau Kawe No. 64 Kelurahan Pedungan Denpasar Selatan tersebut dilaporkan ke Mapolsek Denpasar Selatan pada Rabu (7/9/2022).

Berdasarkan laporan korban Tim Opsnal Unit Reskrim langsung mendatangi TKP dan mendapati ciri-ciri pelaku, selanjutnya pelaku berhasil diamankan di tempat kosnya Jalan Pulau  Bungin Gg. Kavling Bedewang Kelurahan Pedungan pada Rabu (7/9/2022) pukul 22.00 Wita.

Perempuan yang sebelumnya pernah mendekam di balik jeruji penjara dalam kasus pencurian ini awalnya datang ke lokasi berpura-pura belanja kain dan selendang pada pukul 17.15 Wita. Melihat pemilik toko bernama Komang Ayu Puspita Dewi (26) seorang diri, pelaku kemudian membuatnya sibuk.

Ia minta diambilkan barang. Namun setelah diberi, pelaku meminta diambilkan barang lain. Di saat korban lengah, pelaku mengambil dompet berisi uang Rp 10 juta di atas meja kasir.

“Korban baru mengetahui dompetnya hilang setelah pelaku pergi,” tutur Kapolsek didampingi Kanit Reskrim AKP I Made Putra Yudistira.

“Uang milik korban yang diambil sebagian sudah dia gunakan. Dari tangan pelaku kita temukan uang tunai Rp 8,9 juta,” kata Kapolsek.

Terhadap pelaku disangkakan Pasal 362 KUHP tentang tindak pencurian dan terancam hukuman paling lama 5 tahun penjara. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Baca Juga  Cegah Aksi Curanmor, Polsek Densel Pasang Spanduk Imbauan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KRIMINAL

Polres Buleleng Gerebek Judi Sabung Ayam di Sukasada Buleleng

Published

on

By

sabung ayam
Sat Reskrim Polres Buleleng saat menggerebek penyelenggaraan perjudian sabung ayam di wilayah lingkungan Bakung Kelurahan Sukasada Buleleng pada Jumat, 30 September 2022 pukul 17.00 Wita. (Foto: Ist)

Buleleng, baliilu.com – Sat Reskrim Polres Buleleng menggerebek penyelenggaraan perjudian sabung ayam di wilayah lingkungan Bakung Kelurahan Sukasada Buleleng pada Jumat, 30 September 2022 pukul 17.00 Wita. Pada penggerebekan tersebut polisi mengamankan orang yang diduga selaku penyelenggaranya.

Pengungkapan perjudian sabung ayam ini dilakukan setelah Polres Buleleng menerima adanya informasi yang disampaikan masyarakat bahwa di daerah lingkungan Bakung Kelurahan Sukasada telah terjadi adanya perjudian sabung ayam. Informasi tersebut diterima langsung Kasat Reskrim AKP Hadimastika KP, SIK, M.H.

Dengan adanya informasi tersebut, Kasat Reskrim AKP Hadimastika KP, SIK, M.H. kepada media melalui siaran pers Sabtu (1/10) malam mengungkapkan, terlebih dahulu Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Buleleng melakukan penyelidikan secara tertutup sehingga benar-benar diketahui adanya rencanya dilakukannya perjudian jenis sabung ayam.

Kemudian Kasat Reskrim bersama dengan tim opsnalnya, melakukan tindakan cepat melakukan  penggerebekan terhadap adanya perjudian sabung ayam di wilayah lingkungan Bakung Kelurahan Sukasada pada Jumat, 30 September 2022 sore dengan mengamankan orang yang diduga selaku penyelenggaranya.

‘’Dari hasil penggerebekan di tempat kejadian perkara, polisi telah berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah kurungan ayam, 1 buah tas tempat ayam aduan, 1 ekor ayam aduan dan 1 gulung paranet sebagai atap berteduh,’’ ungkap Hadimastika.

Selain itu telah diamankan orang yang diduga selaku penyelenggara sabung ayam berinisial Kacung (46), yang pada saat sekarang ini masih sedang dilakukan permintaan keterangan di ruang Sat Reskrim Polres Buleleng. “Akan dilakukan tindakan tegas terhadap dugaan tindak pidana perjudian,” kata Hadimastika. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Baca Juga  Lakukan Penganiayaan, Pria Berinisial S Diamankan Polsek Densel
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Polri: Pemecatan Ferdy Sambo Langkah Tegas dan Komitmen Usut Tuntas Kasus Brigadir J

Survei Mayoritas Warga Setuju Ferdy Sambo Dipecat, Polri: Sejak Awal Kami Komitmen!

Published

on

By

polri
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 22 September 2022. (Foto: Ist)

Jakarta, baliilu.com – Polri menegaskan bahwa sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Ferdy Sambo di kasus penembakan Brigadir J merupakan langkah tegas dan komitmen yang digaungkan sejak awal.

Keseriusan Polri dalam menindak tegas dan mengusut tuntas perkara ini terwujud dari ditolaknya banding PTDH Ferdy Sambo. Atau dengan kata lain, putusan PTDH Ferdy Sambo sebagai anggota Polri telah final dan mengikat.

“Polri sejak awal komitmen untuk mengusut tuntas dan menindak tegas siapa pun yang dianggap tidak profesional maupun terlibat dalam kasus itu,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Kamis, 22 September 2022.

Tak hanya itu, Dedi menyinggung soal hasil survei Charta Politika terkait dengan keinginan publik soal dipecatnya Ferdy Sambo sebagai personel kepolisian.

Dalam survei tersebut, Charta Politika membagi menjadi dua yakni semua responden dan yang mengetahui kasus. Hasilnya, sebesar 52,6 persen semua responden sangat setuju Ferdy Sambo dipecat.

Sedangkan, 58,1 persen yang mengetahui kasus sangat setuju Ferdy Sambo dipecat. Dengan adanya hasil survei tersebut, disimpulkan bahwa mayoritas warga sangat setuju Ferdy Sambo dipecat.

Menurut Dedi, kedepannya baik tim khusus dan inspektorat khusus sampai saat ini terus fokus untuk berkas perkara kasus dugaan pembunuhan berencana, sidang kode etik dan berkas kasus pidana menghalangi penyidikan atau Obstruction of Justice.

“Kami terus secara intens berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses pemberkasan agar segera rampung untuk dilanjutkan ke persidangan. Kami terus berkomitmen mengusut tuntas perkara ini,” tutup Dedi. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Baca Juga  Cegah Aksi Balap Liar dan Knalpot Brong, Polsek Densel Amankan Belasan Motor di Serangan
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Jadi Kurir Shabu Pasangan Kekasih Diamankan Satresnarkoba Polresta Denpasar

Published

on

By

kapolresta
Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, S.H., S.I.K.,M.H. didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mirza Gunawan, SIK Kamis (15/9) pada konferensi pers saat mewawancarai pelaku. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Selain mengamankan ganja, Satresnarkoba Polresta Denpasar juga mengamankan pasangan kekasih, RRB (33) dan MN (20) di saat kedua pelaku menempel paket shabu di Jalan Serma Gede, Banjar Sanglah, Kecamatan Denpasar Barat, Selasa (6/9) pukul 15.30 Wita.

Dari tangan pasangan kekasih berstatus mahasiswa ini polisi mengamankan barang bukti berupa 22 paket shabu seberat 185,28 gram.

Saat Press Conference Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, S.H., S.I.K.,M.H. didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mirza Gunawan, SIK Kamis (15/9) mengatakan bahwa setelah keduanya ditangkap di Jalan Serma Gede dan ditemukan 2 paket shabu, lanjut polisi melakukan penggeledahan kamar kos di Jalan Juwet Sari Gang Dewi Uma, Denpasar Selatan. Di sana polisi menemukan 20 paket shabu.

“Kedua tersangka ini mendapatkan pasokan shabu dari seseorang yang mereka kenal bernama Bos. Keduanya tergiur dengan upah besar, yakni dapat Rp 50.000 sekali tempel. Uang hasil jual narkoba ini rencananya untuk melunasi utang. Kalau shabu berhasil diedarkan semua, keduanya dapat upah Rp 6 juta,” beber Kombes Bambang Yugo Pamungkas.

Menurut pengakuan kedua pelaku saat mereka sedang kuliah di salah satu kampus swasta yang sama di Kota Denpasar. Kini keduanya sedang duduk di bangku semester III.

“Apapun alasannya, melanggar hukum harus dihukum. Keduanya dijerat Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar,” tegasnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Baca Juga  Polsek Densel Amankan 7 Tersangka Narkoba
Lanjutkan Membaca