Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Raker Pansus Retribusi PBG DPRD Badung, Berharap Biaya yang Ditimbulkan Bisa Lebih Meringankan Beban Masyarakat

BALIILU Tayang

:

de
RAKER PANSUS: Raker Pansus Retribusi PBG dipimpin Ketua Pansus I Nyoman Dirgayusa, S.E. didampingi I Gusti Ngurah Shaskara, S.E., M.M. dan I Made Yudana, S.T., di Ruang Gosana Gedung DPRD Kabupaten Badung, Kamis (9/9).

Badung, baliilu.com – Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) digelar di Ruang Gosana Gedung DPRD Kabupaten Badung, Kamis (9/9). Rapat kerja yang melibatkan pihak-pihak terkait dengan tujuan untuk mematangkan materi Ranperda sehingga menjadi lebih komprehensif.

Rapat dipimpin oleh Ketua Pansus I Nyoman Dirgayusa, S.E. didampingi I Gusti Ngurah Shaskara, S.E., M.M. dan I Made Yudana, S.T. Turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) IB Surya Suamba beserta jajaran, Kabag Hukum AA Asteya Yudhya, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Nyoman Satria, S.Sos., M.Si., anggota pansus Kadek Suastiari, serta tenaga ahli DPRD Badung.

Ketua Pansus I Nyoman Dirgayusa saat membuka raker menyampaikan harapannya agar raker ini bisa mematangkan materi ranperda, dan memberikan kesempatan kepada pihak-pihak yang diundang untuk memberikan masukan-masukan terkait ranperda ini.

Dirgayusa menyampaikan, ranperda ini bisa mempermudah proses PBG yang merupakan penjelmaan dari Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Ia berharap biaya yang ditimbulkan dari ranperda ini bisa lebih meringankan beban masyarakat. “Jangan sampai masyarakat justru lebih terbebani oleh ranperda ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua Bapemperda I Nyoman Satria menyampaikan, rapat kerja pertama ini merupakan langkah baik ke depan. “Mudah-mudahan dengan peraturan daerah tentang persetujuan bangunan gedung ini bisa mempermudah investasi kita ke depan,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan Dapil Mengwi ini juga mengajukan pertanyaan, terkait bagaimana nantinya jika ada bangunan-bangunan gedung yang sudah terbangun akan tetapi tidak sesuai dengan peraturan daerah, seperti bangunan-bangunan yang didirikan di daerah jalur hijau. Dari target pemerintah sendiri dalam hal ini PUPR sampai kapan harus selesai, sebab sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja batas peraturan daerah ini seharusnya sudah jadi pada 2 Agustus 2021, apa yang menyebabkan keterlambatan tersebut.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Badung Wayan Suyasa: Pendapatan Berkurang Dekati 86 Persen, Harapkan Pemerintah Lakukan Skala Prioritas

Nyoman Satria juga menanyakan seandainya tidak selesai tahun ini, retribusi ijin mendirikan bangunan sesuai perda lama apakah tidak bisa dipakai untuk sementara, sampai terbentuknya peraturan daerah tentang persetujuan bangunan gedung ini. “Kalau kita tidak melakukan pungutan retribusi IMB berarti orang berinvestasi di Kabupaten Badung ini akan terhambat, lalu langkah apa yang dilakukan Dinas PUPR dalam hal ini?” tanyanya lagi.

Sementara itu, anggota Pansus Kadek Suastiari juga menyampaikan, masyarakat akan terbebani lagi akibat adanya sertifikat laik fungsi (SLF) bangunan. Hal ini karena SLF harus dikeluarkan oleh konsultan yang tentu saja memerlukan biaya tambahan.

Kepala Dinas PUPR Ida Bagus Surya Suamba menjawab sejumlah pertanyaan tersebut dan berharap ranperda ini segera rampung. Hal ini disebabkan ada 200 lebih pemohon yang menunggu untuk mendapatkan PBG. Ia menyebut, yang menyebabkan keterlambatan pembahasan itu dikarenakan sistem yang lambat.

Menyoal SLF, Surya Suamba tidak memungkiri bahwa warga akan terkena biaya tambahan. Hal ini dikarenakan ranperda ini hanya berupa izin registrasi bangunan bukan memberi jaminan kualitas bangunan. Diperlukan arsitektur serta teknik sipil yang memiliki sertifikat keahlian dalam hal kualitas bangunan. Akan tetapi, ada poin yang mempermudah karena PBG ini tidak lagi perlu penyanding.

Mengenai bangunan yang berubah, Surya Suamba mengatakan, pemilik bangunan wajib mengajukan perubahan PBG dan biaya yang dikenakan adalah untuk perubahannya saja. “Jadi biayanya hanya untuk yang berubah atau diperluas saja,” katanya.

Soal bangunan di jalur hijau, dikarenakan OSS masih belum sempurna akan membuat peluang keluarnya ijin tersebut. Hal ini dikarenakan masih ada beberapa trial yang diijinkan oleh mesin terutama daerah- daerah yang belum ada rencana detail tata ruangnya.

Baca Juga  Raker BMPS Badung, Ketua Dewan Putu Parwata: Hayati Guideline dari Menteri Pendidikan

Kabag Hukum AA Asteya Yudhya menyatakan, Ranperda PBG ini harus segera diselesaikan agar pemerintah memiliki landasan hukum untuk memungut retribusi. Struktur tarif berubah sehingga penyesuaian ini mendesak,” tegasnya.

Seusai Rapat Kerja, I Nyoman Dirgayusa menambahkan, ini baru rapat permulaan belum ada yang substansi tetapi yang pasti ini adalah amanat dari Undang-Undang Cipta Kerja, kita akan kebut tetapi tidak mengurangi makna.

“Saya dengan tim pansus begitu urgen karena ini berkaitan dengan peluang apalagi sudah disampaikan tadi oleh Kadis PUPR ada 200 yang menunggu untuk mendapatkan PBG. Karena kebetulan saya diamanatkan untuk mengomandani tim pansus ini, saya ingin kebut dari segi waktu. Saya harap masukan dari teman-teman pers juga, karena ini amat penting dan kita akan pastikan bahwa perda ini kita tidak hanya meng-collect dana. Tetapi lebih daripada itu bahwa ini dalam rangka untuk menjaga gawang daripada tata ruang ini, karena ini berkaitan. Nanti segera sebelum retribusi ini akan ada bangunan gedung, disana secara teknis nanti akan dibahas,” pungkas Politisi PDI Perjuangan Dapil Abiansemal ini. (eka/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  Tuntaskan Kasus Kekeringan di Subak Balangan, Komisi II DPRD Badung Minta Dukungan Ombudsman

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Giri Prasta Apresiasi Fraksi-fraksi DPRD Badung

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua DPRD Putu Parwata Dukung Program GenRe Edukasi Remaja soal Pernikahan Dini, Seks Bebas dan Napza

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca