Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tekan Tren Meningkat Transmisi Lokal di Bali, Sekda Dewa Indra Ajak Seluruh Stake Holder Rapatkan Barisan

BALIILU Tayang

:

de
SEKDA BALI DEWA MADE INDRA

Denpasar, baliilu.com – Terkait adanya peningkatan kasus transmisi lokal di Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali yang juga sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 di Provinsi Bali Dewa Made Indra menggelar rapat koordinasi dengan seluruh stake holder terkait, baik dari pihak pemerintahan kabupaten/kota se-Bali, TNI, Polri, para pengurus desa adat serta beberapa pihak terkait lainnya yang dilakukan via video conference/daring, pada Selasa (16/6-2020).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Dewa Indra menyampaikan sejak 5 Juni 2020 tren kasus Covid-19 di Bali mengalami peningkatan pada transmisi lokal, dimana sebelumnya sejak Februari sampai awal Juni 2020 tren peningkatan kasus masih berasal dari Para Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

de
VIDEO TELECONFERENCE, Antara Sekda Bali dengan stake holder terkait.

Dengan munculnya tren baru ini, Sekda Dewa Indra menyampaikan seluruh stake holder harus kembali merapatkan barisan dan memantik semangat. Pasalnya, menurut Dewa Indra jika strategi penekanan penyebaran Covid-19 melalui PPLN bisa dilakukan melalui screening pintu masuk Bali, maka lain halnya dengan transmisi lokal yang sangat sulit untuk melakukan identifikasi dan sulit untuk menerapkan strategi pasti.

“Oleh karena itu saya mengundang seluruh komponen atau stake holder yang langsung terlibat dalam hal ini untuk ikut memberikan sumbangan pemikiran, apa yang harus kita lakukan sebagai upaya menekan penyebaran transmisi lokal ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Dewa Indra menyampaikan update kasus Covid-19 per Selasa (16/6-2020), dimana jumlah kumulatif pasien positif sebanyak 782 orang. Bertambah 22 orang yang terdiri dari 1 orang WNA dan 21 orang WNI. 1 WNA positif karena terdampak transmisi lokal, sedangkan WNI positif terdiri dari 1 orang PMI dan 20 orang transmisi lokal.

Sedangkan  jumlah pasien yang telah sembuh secara kumulatif berjumlah 510 orang. Pada hari ini bertambah sebanyak 8 orang terdiri dari 1 orang WNA dan 7 orang WNI dari transmisi lokal. Sedangkan jumlah pasien yang meninggal sejumlah 6 orang (tidak ada penambahan). Saat ini jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 266 orang yang berada di 11 rumah sakit rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah dan BPK Pering.

Baca Juga  Update Covid-19 di Kota Denpasar, Kembali 2 Orang Meninggal, Sembuh Bertambah 10 Orang

“Dari data tersebut bisa kita lihat hari ini terjadi lagi penambahan 22 orang transmisi lokal, jika dihitung dengan persentase, dimana kumulatif dari penyebaran transmisi lokal sebanyak 59,08%, jika kita teliti lebih jauh transmisi lokal ini penyebarannya paling banyak terjadi di pasar dan ini menimbulkan cluster baru yang sangat berisiko,” terang Sekda Dewa Indra.

Selanjutnya, dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah Kota Denpasar AA Ngurah Rai Iswara membenarkan saat ini terlebih sejak 5 Juni 2020 terjadi peningkatan transmisi lokal yang sangat signifikan di Kota Denpasar.

Jika dipersentasekan jumlah transmisi lokal di Kota Denpasar mencapai 73% dan hal tersebut didominasi dari penyebaran di pasar tradisional. Untuk itu, terdapat 3 hal yang sudah dan harus dilaksanakan dalam menekan transmisi lokal tersebut. Pertama, Kota Denpasar telah menerapkan Perwali No. 32 yaitu Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Kedua menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait physical distancing, Ketiga memberikan suatu hal yang bisa diadaptasi oleh masyarakat misalnya dengan membiasakan diri dalam penerapan protokol kesehatan, dan Keempat dimana semua hal tersebut bisa menuju pada kemandirian masyarakat.

Selain itu Denpasar juga sudah meningkatkan kembali peran dan fungsi dari satgas gotong-royong. “Beberapa hal ini diharapkan dapat menekan terjadinya transmisi local,”pungkasnya.

Lebih dari itu, usul lain juga muncul dari beberapa komponen di antaranya SOPS Kodam IX/Udayana yang mengatakan salah satu strategi yang harus dilakukan adalah penguatan dalam kontroling. Khususnya di area pasar tradisional yang merupakan tempat pertemuan orang banyak.

“Perlu adanya posko khusus yang terdiri dari semua komponen pemerintah, TNI dan Polri dalam melakukan pengawasan dan sosialisasi di pasar, karena biasanya jika seseorang sudah ada di pasar maka protokol kesehatan akan diabaikan meskipun para petugas sudah menyediakan tempat cuci tangan atau sarana yang lainnya. Jadi perlu dilakukan upaya penegasan,” ungkapnya.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Harapkan "CEO Goes to Bali" Gairahkan Pariwisata di Tengah Pandemi Covid-19

Menanggapi beberapa usul dari berbagai pihak, maka Sekda Dewa Indra selaku pimpinan rapat menyimpulkan beberapa hal yang akan segera ditindaklanjuti, yaitu:

1. Upaya pencegahan transmisi lokal harus dilakukan secara bersama-sama. Khususnya terkait dengan upaya pencegahan di pasar maka Dinas Perindag Provinsi Bali segera melakukan koordinasi dengan Disperindag Kabupaten/Kota untuk melakukan upaya pengawasan dan sosialisasi secara masif di pasar -pasar.

2. Diperlukan suatu upaya pengawasan atau kontrol yang kuat di lingkungan pasar yang melibatkan untur TNI/Polri sehingga penegasan terhadap masyarakat yang belum patuh terhadap protokol kesehatan dapat dilakukan.

3. Upaya sosialisasi kepada masyarakat khususnya masyarakat yang kurang informasi harus terus dilakukan baik menggunakan media sosial, cetak maupun elektronik.

4. Penguatan satgas gotong-royong harus kembali digalakkan, untuk meminimalisir penyebaran transmisi lokal di wilayah pedesaan.

“Kesimpulan ini akan segera saya tindak lanjuti baik nanti akan dituangkan dalam bentuk kebijakan atau lainnya, untuk itu saya meminta seluruh komponen mari kita bekerjasama dalam upaya menekan penyebaran virus ini, sehingga virus ini dapat segera berlalu,” pungkasnya seraya menutup rapat tersebut. (*/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Dies Natalis Ke-24 ITB STIKOM Bali

Usung Tema “Agni Jnana Jagadhita”, Sebagai Pijar Pengetahuan untuk Kesejahteraan dan Kebahagiaan Semesta

Loading

Published

on

By

Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali menggelar Dies Natalis Ke-24 dirangkai peluncuran buku "Citra dan Biaya" di aula Kampus Pusat ITB STIKOM Bali, Renon, Denpasar.
DIES NATALIS: Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali saat menggelar Dies Natalis Ke-24 yang dirangkai peluncuran buku “Citra dan Biaya” pada Senin, 10 Agustus 2026 di aula Kampus Pusat ITB STIKOM Bali di Renon, Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali menggelar Dies Natalis Ke-24 pada Senin, 10 Agustus 2026 di aula Kampus Pusat ITB STIKOM Bali di Renon, Denpasar. Dies Natalis ini mengusung tema Agni Jnana Jagadhita yang dimaknai sebagai pijar pengetahuan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan semesta.

Hadir pada puncak Dies Natalis tersebut Pembina, Pengawas dan para Pengurus Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, para Pejabat Struktural ITB STIKOM Bali serta para dosen dan mahasiswa.

Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, MA dalam sambutannya mengatakan bahwa perayaaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali mengingatkan pada tahun 2002 lalu, Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar mendirikan sebuah lembaga pendidikan tinggi dengan keyakinan bahwa masa depan Bali dan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan dan sumber daya manusia yang unggul.

“Pada saat itu ITB STIKOM Bali hadir sebagai kampus teknologi informasi pertama di Bali,” ujar Prof. Bandem.

Setelah 24 tahun perjalanan, ITB STIKOM Bali kini telah memiliki sekitar 6.000 mahasiswa aktif dan telah melahirkan 12.000 lebih lulusan. Mereka menyebar ke berbagai bidang kehidupan, menjadi profesional, pengusaha, pemimpin, pendidik, praktisi teknologi dan bagian dari masyarakat yang membangun Bali, Indonesia bahkan dunia.

Sesuai dengan tema Agni Jnana Jagadhita yang dimaknai sebagai pijar pengetahuan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan semesta maka Dies Natalis adalah momentum untuk melakukan refleksi, dari mana kita datang, dimana kita berada dan kemana kita akan melangkah.

“Oleh karena itu, ilmu pengetahuan yang dikembangkan di ITB STIKOM Bali hendaknya bukan sekedar menjadi cahaya bagi dirinya sendiri tetapi menjadi pijar menerangi kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Percepat Penanganan Covid-19, Gubernur Koster Rapatkan Barisan dengan Bupati/Walikota

“Teknologi tidak boleh berhenti pada kecanggihan, ilmu pengetahuan tidak boleh hanya menghasilkan gelar, pendididkan tinggi tidak boleh hanya menghasilkan lulusan. Lebih jauh dari itu, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni harus memberikan manfaat nyata bagi kemanusiaan dan kesejahteraan semesta,” ucap Bandem.

Prof. Bandem kemudian mengingatkan bahwa dunia sedang mengalami perubahan yang sangat cepat. Artificial intelligence telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, berkomunikasi dan menciptakan sesuatu. Oleh karena itu, tidak cukup hanya menguasai teknologi tetapi juga memiliki kreativitas, kemampuan beradaptasi, karakter, etika, kepemimpinan dan kemampuan berkolaborasi.

Sementara itu, Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan dalam sambutannya mengatakan bahwa jumlah mahasiswa ITB STIKOM Bali sebanyak 6.182 orang dengan 6 program studi dan 3 Program Dual Degree (jadi 9 program). Asal daerah dari para mahasiswa hampir 70% merupakan putera/i daerah Bali. Sedangkan sisanya datang dari hampir 38 provinsi yang ada di Indonesia bahkan dari luar negeri yakni Perancis, Irak, Jepang, China, Korea Selatan, Philipina, Thailand, Myanmar, Bela Rusia dan Timor Leste.

Sedangkan jumlah alumni sampai dengan wisuda 37 sebanyak 12.337 orang yang terdiri dari S2 sebanyak 54 orang, S1 sebanyak 11.519 orang dan D3 sebanyak 764 orang, yang telah bekerja dan berwirausaha di berbagai bidang/sektor baik pemerintah (PNS, TNI, Polri, BUMN/D) maupun swasta di dalam maupun di luar negeri.

Saat ini jumlah dosen tetap di ITB STIKOM Bali adalah 225 orang untuk 6 program studi. Dosen dengan Pendidikan S3 sebanyak 31 dosen dan 28 dosen yang studi lanjut S3 baik di dalam maupun luar negeri. Sebanyak 111 orang sudah lulus sertifikasi dosen.

Atas dukungan dan persetujuan yayasan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ITB STIKOM Bali telah memberikan beasiswa kepada 11.002 orang mahasiswa dengan taraf ekonomi kecil dan menengah dengan jumlah beasiswa sebesar Rp 68.955.625.381 bagi mahasiswa D3, S1 maupun S2. Beasiswa tersebut diberikan kepada krama Bali yang berasal dari 9 kabupaten/kota se Bali dan beberapa orang dari luar Bali.

Baca Juga  5 Juni Ini ASN Kerja Kembali, Gubernur Koster Terapkan Disiplin Ketat Prosedur Kesehatan

Saat ini, ITB STIKOM Bali sudah menerapkan program Kampus Berdampak yang telah resmi menggantikan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka mulai tanggal 2 Mei 2025 bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional.

“Eksistensi kita juga sudah diapresiasi kalangan lembaga lain baik pemerintah, swasta, BUMN, BUMD maupun sesama Perguruan Tinggi baik dalam maupun luar negeri. Pada setiap kali pelaksanaan wisuda, selalu ditandatangani MoU dengan para mitra,” ujar Dadang.

Sampai saat ini ITB STIKOM Bali telah bekerjasama dengan ratusan mitra dari kalangan Pemerintah, BUMN, Industri, dan Perbankan. Kerja sama internasional di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan beberapa negara, yakni: Amerika Serikat, Cambodia, Australia, Caymand Island, China, Hungaria, India, Jepang, Korea, Malaysia, Phillipinies, Polandia, Singapore, Taiwan dan Thailand.

Lebih lanjut, Dadang menyampaikan, dalam menyemarakkan kegiatan perayaan Dies Natalis ke-24 telah dilaksanakan pameran Robot STIKOM Grup dan pelatihan Cyber Security dengan 200 orang peserta dari STIKOM Grup yang diselenggarakan oleh Bisma Informatika bekerjasama dengan Paralaxnet, sebuah perusahaan asal Amerika yang mencari ribuan talenta digital dari Indonesia dan tidak lupa diselenggarakan juga lomba-lomba.

Pada puncak acara juga digelar peluncuran buku biografi Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan oleh Ketua Yayasan IB Dharma Adyaksa. Buku berjudul “Citra dan Biaya” ini merupakan dokumentasi tentang gagasan, perjuangan, kepemimpinan, tantangan dan nilia-nilai yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

ITB STIKOM Bali Luncurkan LinkedIn Learning Center pada Dies Natalis Ke-24

Perkuat Peran Career Center Cetak Talenta Berdaya Saing Global

Loading

Published

on

By

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan memberikan sambutan peluncuran LinkedIn Learning Center pada perayaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali.
DIES NATALIS: Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan saat memberikan sambutan pada perayaan Dies Natalis ke-24 Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali pada Senin, 10 Agustus 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-24 Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali pada 10 Agustus 2026, ITB STIKOM Bali meluncurkan LinkedIn Learning Center sebagai inisiatif strategis untuk menghadirkan akses pembelajaran digital berstandar internasional bagi mahasiswa dan dosen. Peluncuran ini sekaligus memperkuat peran Career Center ITB STIKOM Bali sebagai pusat pengembangan karier, peningkatan kompetensi, serta penghubung lulusan dengan dunia industri global melalui platform cdc.stikom-bali.ac.id dan media sosial Instagram @CDC.stikombali.

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional, ITB STIKOM Bali melalui Career Center secara resmi menghadirkan LinkedIn Learning Center sebagai bentuk kolaborasi strategis dengan ekosistem LinkedIn. “Program ini memberikan akses luas bagi mahasiswa dan dosen untuk meningkatkan keterampilan teknis (hard skills) maupun keterampilan interpersonal (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya.

Dr. Dadang menegaskan bahwa LinkedIn Learning Center dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi modern melalui akses ke ribuan kursus profesional berstandar internasional yang disampaikan oleh para pakar industri. Selain itu, program ini juga memperkuat personal branding dengan membantu optimalisasi profil LinkedIn secara profesional guna menarik perhatian perekrut global (headhunters).

Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi individu, LinkedIn Learning Center juga membuka peluang perluasan jejaring profesional internasional dengan menghubungkan mahasiswa dan dosen ke komunitas profesional global. Melalui program sertifikasi yang disediakan pada platform LinkedIn Learning Center dan diakui secara internasional, program ini turut mempersiapkan lulusan agar semakin siap memasuki dunia kerja.

Dr. Dadang mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret institusi dalam mewujudkan program Dikti Saintek Berdampak. ITB STIKOM Bali berkomitmen tidak hanya mencetak lulusan berijazah, tetapi juga melahirkan talenta digital yang kompeten, berdaya saing global, dan siap bersaing di pasar kerja internasional. (eka/bi)

Baca Juga  Maidays Drupadi, Menu Spesial buat Penikmat Kuliner

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

ITB STIKOM Bali Luncurkan Program J-1 EA Exchange pada Dies Natalis Ke-24, Buka Peluang Magang Bergaji di Amerika Serikat

Published

on

By

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan bersama perwakilan EA Exchange Rossi Chu menandatangani kerja sama Program J-1 Internship & Trainee saat Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali.
TANDA TANGAN KERJA SAMA: Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan bersama EA Exchange by Honey Hills Group yang diwakili Rossi Chu saat penandatanganan kerja sama Program J-1 Internship & Trainee, bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali pada 10 Agustus 2026. (Foto: bi)  

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-24 Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali pada 10 Agustus 2026, ITB STIKOM Bali bersama EA Exchange akan meluncurkan Program J-1 Internship & Trainee sebagai jalur karier internasional bagi mahasiswa dan lulusan. Program ini memperkuat peran ITB STIKOM Bali sebagai pusat pengembangan karier global melalui layanan informasi, pendampingan, dan penyiapan mahasiswa menuju dunia kerja internasional

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan bahwa sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing lulusan di tingkat internasional, ITB STIKOM Bali bekerja sama dengan EA Exchange untuk membuka peluang magang profesional di Amerika Serikat melalui program resmi U.S. Exchange Visitor Program (Visa J-1). “Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa aktif dan lulusan baru (fresh graduates) untuk memperoleh pengalaman kerja profesional di berbagai perusahaan di Amerika Serikat,“ ujarnya.

Melalui Program J-1 Internship & Trainee, sebut Rektor, peserta berkesempatan memperoleh kompensasi berkisar antara USD 2.400 hingga USD 6.400+ per bulan, atau setara sekitar Rp 38 juta hingga Rp 100 juta+ per bulan. Selain pengalaman bekerja di lingkungan bisnis profesional Amerika Serikat, peserta juga dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris profesional sekaligus membangun jejaring karier internasional. Dalam mempersiapkan kompetensi bahasa Inggris, calon peserta juga didorong untuk mengikuti pelatihan bahasa Inggris sejak awal perkuliahan melalui fasilitas Language Learning Center yang disediakan di kampus ITB STIKOM Bali.

EA Exchange memberikan pendampingan secara menyeluruh (end-to-end support), mulai dari konsultasi karier, optimalisasi resume, pencocokan perusahaan (employer matching), persiapan wawancara, proses pengurusan visa, hingga bantuan akomodasi selama berada di Amerika Serikat.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Harapkan "CEO Goes to Bali" Gairahkan Pariwisata di Tengah Pandemi Covid-19

Dr. Dadang mewakili Manajemen ITB STIKOM Bali menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret institusi dalam mewujudkan program Dikti Saintek Berdampak. ITB STIKOM Bali berkomitmen melahirkan talenta digital yang kompeten, berdaya saing global, dan siap bersaing di pasar kerja internasional melalui pengalaman kerja nyata di luar negeri.

Program J-1 terbuka bagi mahasiswa aktif, lulusan baru (maksimal 12 bulan setelah kelulusan untuk kategori Intern), serta profesional muda (kategori Trainee) yang memiliki latar belakang akademik yang relevan dan kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang baik. Proses pendaftaran dilakukan melalui empat tahapan, yaitu Apply & Select, Interview, Visa Processing, dan Fly to USA. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca