Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Terima DPRD Bitung, Nyoman Satria Beberkan Penyertaan Modal di Badung

BALIILU Tayang

:

satria
TERIMA KUNJA: DPRD Kabupaten Badung yang diwakili Anggota Dewan I Nyoman Satria, S.Sos., M.Si. pada Kamis, 7 Desember 2023 menerima Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Bitung, Sulawesi Utara berlangsung di ruang Pimpinan Kantor Sekretariat DPRD Badung. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung yang diwakili Anggota Dewan I Nyoman Satria, S.Sos., M.Si. pada Kamis, 7 Desember 2023 menerima Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Bitung, Sulawesi Utara yang dipimpin Wakil Ketua Pansus Erwin Wurangian berlangsung di ruang Pimpinan Kantor Sekretariat DPRD Badung. Kunjungan kerja ini dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Penyertaan Modal Daerah ke Perusahaan Umum Daerah (PUD) Bitung.

Wakil Ketua Erwin Wurangian didampingi anggota Steifly Tangka, Handry Avugerahang, M Sultan, bersama Dirut BB Hendra Tawas, para tenaga ahli DPRD, dan staf Sekretariat DPRD Bitung.

Usai pertemuan, Nyoman Satria kepada media mengatakan telah menjelaskan beberapa hal terkait penyertaan modal di Kabupaten Badung yang dilakukan di lima tempat yakni di Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, Perumda Air Minum Tirta Mangutama, PT Jasa Marga Bali Tol, Bank BPD Bali, dan Jamkrida Provinsi Bali.

‘‘Pada intinya, mereka (DPRD Bitung, red) ingin bagaimana kiat kenapa kami terus rugi saja,‘‘ ujar Nyoman Satria mengungkapkan keluhan Pansus II DPRD Bitung yang perusahaan daerahnya selalu merugi.

satriaAnggota DPRD Badung I Nyoman Satria, S.Sos., M.Si. (Foto: gs)

Nyoman Satria menegaskan, sebagai anggota dewan, pihaknya harus keras dan kritis terhadap semua perusahaan daerah. Pertama, kalau mereka tidak mampu sesuai dengan apa yang dijanjikan pada saat fit and propertest, maka mereka harus mundur. Kedua, mereka harus mengurangi pegawai yang kelihatannya seperti ‘‘pengangguran terselubung‘‘ seperti PD Pasar yang jumlah karyawannya sempat mencapai 300 lebih. Setelah BPK RI melakukan audit ternyata pegawainya overload yang seharusnya cukup 90-an orang. Maka dari 15 tahun lalu tidak boleh menerima pegawai baru sampai jumlahnya diizinkan oleh BPK RI. ’’Dulu karyawannya 300 orang tetapi sekarang mungkin di bawah 200 orang,’’ ucap Politisi PDI Perjuangan asal Mengwi Badung ini.

Baca Juga  Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi terhadap LKPJ Bupati, DPRD Badung Usulkan Rekrut Tenaga P3K

Ketiga, diberikan hak monopoli secara lisan-tidak tertulis seperti pengadaan beras, menjual beras kepada PNS dan itu mendapatkan keuntungan yang luar biasa.

Nyoman Satria juga mengungkapkan penyertaan modal di BPD Bali mendapatkan deviden cukup tinggi. Dari penyertaan modal sampai di APBD Perubahan 2022 sudah sebesar Rp 850 miliar, dimana Badung mendapatkan deviden sekitar 180-190 miliar per tahun. Dari target total penyertaan modal 10 tahun ke depan sebesar Rp 2,6 triliun atau kurang sekitar 1,750 triliun. Oleh karena itu, Satria menyampaikan Badung harus banyak melakukan penyertaan modal di BPD Bali karena PAD Badung sangat tinggi. Sekarang PAD Badung 7,5 triliun.

‘’Kalau penyertaan modalnya 2,6 triliun, mungkin 600 miliar dapat deviden. Itu kan salah satu sumber pendapatan daerah Kabupaten Badung nantinya,’’ ujar Satria berharap bisa diterapkan di Bitung.

Selanjutnya, kata Satria, bagaimana sekarang terus melakukan kiat-kiat dan solusi agar perumda-perumda di Badung bisa jauh lebih dahsyat menguntungkan. Terutama PDAM Tirta Mangutama. Karena mereka sekarang disorot sering mati, di Pecatu tidak ada air dan seterusnya, harga bisa dikendalikan dimana di daerah pariwisata harga air 17 ribuan per kibik. Jika harga air di daerah pariwisata 17 ribu per kibik maka akan bisa mensubsidi masyarakat kecil kurang mampu yang hanya mampu membeli air di 5 ribu per kibik di daerah Badung Utara baik di Mengwi, Abiansemal dan Petang.

Sementara, Wakil Ketua Pansus II DPRD Kota Bitung Erwin Wurangian mewakili rombongan mengucapkan terimakasih kepada DPRD Badung yang telah menerima kehadirannya di Badung. Apa yang didapatkan di Badung ini akan menjadi bahan berharga dimana saat ini sedang melakukan pembahasan Ranperda Penyertaan Modal Daerah (PMD) ke Perusahaan Umum Daerah Bitung dan Pasar. Saat ini kondisi PUD Bitung dan Pasar masih dalam kategori sakit karena saat ini belum bisa menghidupi dirinya sendiri. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Apresiasi Peran Anak Muda FAD dan Forum GenRe Direkrut Dinas DP2KBP3A Badung Atasi Stunting

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Penegakan Hukum Penyadapan Ilegal Harus Profesional, Transparan, dan Objektif

Published

on

By

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Sampaikan Keterangan Tertulis
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan pihaknya menghormati sepenuhnya proses penegakan hukum yang tengah berlangsung terkait penetapan beberapa perwira tinggi Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal kepada beberapa tokoh politik, pengusaha, bahkan Presiden Prabowo. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari mekanisme hukum yang harus kita percayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum yang berwenang.

“Kami di Komisi III berharap seluruh rangkaian proses hukum tersebut dapat berjalan secara profesional, objektif, dan transparan dari awal hingga akhir,” jelas Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/11/2026) yang dikutip dari laman dpr.go.id.

Mabes Polri mengumumkan kasus dugaan penyadapan atau dugaan ilegal akses, Selasa (3/11) malam.

Ada tiga anggota polisi yang ditetapkan sebagai tersangka. Tiga anggota polisi itu adalah inisial LSP, ASN, dan EH.

“Berdasarkan hasil sidik sesuai scientific investigation, penyidik telah menetapkan 3 orang tersangka, LSP, ASN, dan EH,” ujar Kabareskrim Komjen Pol Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11) malam.

Dia menerangkan sebelumnya Bareskrim Polri telah melakukan serangkaian lidik dan sidik terkait dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta ilegal akses.

Dalam konferensi pers itu, ia bersama Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Irwasum Komjen Pol Asep Edi Suheri, dan Kadiv Propam Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap “Kapolri memerhatikan dengan sangat serius atas peristiwa yang berkembang,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

“Kita ingat bersama sejalan dengan program kapolri yakni bersih ke dalam, kepercayaan masyarakat dimulai dari polisi yang bersih dalam menjalankan tugas dan amanah,” sambungnya.

Baca Juga  Raker Pansus Inisiatif DPRD Badung Bahas Raperda Fasilitasi Kekayaan Intelektual

Dikutip dari laman kumham-imipas.go.id, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menjelaskan bahwa ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 258 serta Pasal 332 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal-pasal tersebut berkaitan dengan dugaan penyadapan tanpa hak serta tindakan melawan hukum terhadap informasi maupun dokumen elektronik.

Menurut Yusril, dugaan penyadapan tersebut menyasar sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden Republik Indonesia, sejumlah menteri, politisi, dan pengusaha. Dalam proses penyidikan, aparat kepolisian telah menghimpun keterangan saksi serta mengamankan barang bukti berupa perangkat komunikasi dan peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan penyadapan.

Ia juga meluruskan berbagai spekulasi yang mengaitkan perkara tersebut dengan dugaan tindak pidana makar. Yusril menegaskan bahwa hingga saat ini pasal-pasal yang digunakan dalam penyidikan hanya berkaitan dengan dugaan penyadapan dan intersepsi ilegal sebagaimana diatur dalam KUHP dan Undang-Undang ITE. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Prihatin atas Dugaan Penyadapan terhadap Kepala Negara dan Sejumlah Tokoh

Published

on

By

Mensesneg Prasetyo Hadi Sampaikan Keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta
SAMPAIKAN KETERANGAN: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 4 November 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/prsidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan atas dugaan tindak pidana penyadapan, penghapusan bukti elektronik, serta akses ilegal terhadap Kepala Negara maupun sejumlah pimpinan dan tokoh lainnya. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 4 November 2026.

Mensesneg menjelaskan bahwa berdasarkan perkembangan yang disampaikan, sejumlah individu telah dipetakan karena diduga terkait dengan perbuatan tersebut. Pemerintah memandang kasus ini secara serius karena dinilai dapat mengarah pada tindakan yang membahayakan kepentingan dan keselamatan negara.

“Kami juga berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori bisa kita anggap ini perbuatan mengarah ke perbuatan makar, ini juga mengarah ke perbuatan yang membahayakan keselamatan kepentingan negara termasuk membahayakan keselamatan pimpinan negara,” ujar Mensesneg dikutip dari laman presidenri.go.id.

Menyusul perkembangan proses hukum yang tengah ditangani aparat penegak hukum, Presiden Prabowo telah mengambil keputusan untuk memberhentikan Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Mensesneg menyampaikan bahwa Keputusan Presiden terkait pemberhentian tersebut telah ditandatangani pada pagi hari.

“Bapak Presiden telah mengambil keputusan dan telah menandatangani keputusan Presiden berkenaan dengan pemberhentian Saudara Listyo Sigit Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan,” ungkapnya.

Untuk memastikan tugas dan fungsi Kepala Staf Kepresidenan tetap berjalan, Presiden menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan.

“Untuk selanjutnya Bapak Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk mengisi kekosongan tersebut, untuk sementara beliau menunjuk Letnan Jenderal TNI, yang namanya Ariyo Windutomo untuk menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas Kepala Staf Kepresidenan,” lanjutnya.

Pemerintah, menurut Mensesneg, juga telah berkoordinasi dengan Kapolri untuk memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan. Pemerintah menegaskan bahwa mekanisme penyadapan telah diatur dalam peraturan perundang-undangan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap proses yang dilakukan secara sah.

Baca Juga  Gelar Rapat Paripurna terkait Alat Kelengkapan Dewan, Putu Parwata : DPRD Badung Lakukan Penyegaran

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tidak perlu khawatir bahwa ini dilakukan tentunya oleh beberapa oknum-oknum tertentu,” kata Mensesneg. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Gianyar Gelar Rembug Warga di TPS-3R Temesi, Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

Published

on

By

Polsek Gianyar Gelar Rembug Warga di TPS-3R Temesi
REMBUG WARGA: Polsek Gianyar saat menggelar kegiatan Rembug Warga di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) “Wiguna Amerta Sari”, Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Rabu (4/11/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dalam rangka pelaksanaan Program Quick Wins Kapolri, Polsek Gianyar menggelar kegiatan Rembug Warga di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) “Wiguna Amerta Sari”, Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., didampingi PS. Kanit Binmas, PS. Kanit Intelkam, PS. Kanit Sabhara, Bhabinkamtibmas Desa Temesi, serta personel Polsek Gianyar. Turut hadir Perbekel Desa Temesi, para Klian Dinas, Ketua Bank Sampah Induk (BSI), pekerja TPS-3R, dan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Gianyar berdialog langsung dengan aparatur desa, pengelola, pekerja, dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus mengetahui kondisi serta perkembangan pengelolaan TPS-3R. Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), memperkuat komunikasi dengan pihak kepolisian, serta menjaga hubungan harmonis antara warga lokal dan warga pendatang. Selain itu, disampaikan imbauan agar pengelolaan TPS-3R tetap memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan, mengingat lokasi tersebut terdapat material mudah terbakar seperti kertas, plastik, dan barang rongsokan.

Kapolsek Gianyar juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat puntung rokok dan penggunaan kompor, serta mengantisipasi bencana alam di musim penghujan, seperti banjir dan tanah longsor. Masyarakat juga diimbau menjauhi penyalahgunaan narkoba, termasuk kewaspadaan terhadap penyalahgunaan cairan vape yang mengandung zat terlarang, serta mengawasi aktivitas di lingkungan tempat tinggal dan rumah kos. Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, seluruh masyarakat diharapkan turut menjaga kerukunan dan situasi keamanan agar tetap kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., menyampaikan, “Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh aparatur desa, tokoh masyarakat, pengelola, pekerja, dan warga untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian. Apabila menemukan gangguan Kamtibmas maupun terjadi keadaan darurat seperti kebakaran dan bencana alam, segera hubungi layanan Kepolisian Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.” Kapolsek juga menegaskan pentingnya pendataan identitas warga pendatang sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Baca Juga  Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi terhadap LKPJ Bupati, DPRD Badung Usulkan Rekrut Tenaga P3K

Sementara itu, Perbekel Desa Temesi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Polsek Gianyar serta menyatakan kesiapan pemerintah desa bersama masyarakat untuk mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Dalam sesi dialog, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait aktivitas anak-anak muda yang masih berkumpul hingga melewati tengah malam.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Gianyar memerintahkan personel untuk meningkatkan patroli dan penertiban terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat serta terus berkoordinasi dengan aparatur Desa Temesi. Melalui kegiatan Rembug Warga ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca