Friday, 19 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KESEHATAN

Terima Keluhan Tenaga Medis, Gubernur Koster: Sebagai Petugas Penyelenggara harus tetap Jaga Semangat dan Spirit

BALIILU Tayang

:

de
GUBERNUR BALI WAYAN KOSTER, Didampingi Sekda Bali Dewa Made Indra

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster tidak ada hentinya memberikan dukungan dan perhatian serius terhadap petugas maupun berbagai pihak yang terlibat dan bersentuhan langsung dengan penanggulangan pandemi Covid-19 di Bali. Salah satunya pihak tenaga medis, manajemen rumah sakit, laboratorium serta karantina yang menangani pasien positif Covid-19.

Maka untuk mengetahui langsung terhadap persoalan yang mereka hadapi, Gubernur Koster menggelar teleconference dengan berbagai pihak tersebut pada Sabtu (13/6-2020) di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar.

Pada acara pertemuan yang dipandu Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Gubernur Koster selain memompa semangat para tenaga medis yang bekerja di garis terdepan, pertemuan ini juga dilakukan untuk mengevaluasi dan menerima masukan terhadap upaya penanganan Covid-19 yang sudah dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali.

Mengawali pengarahannya, Gubernur Koster memberikan aspirasi yang setinggi-tingginya terhadap dedikasi dan kinerja tenaga medis di Bali yang tanpa mengenal lelah dan penuh disiplin serta etos kerja yang luar biasa menangani pasien positif Covid-19. Diakui Gubernur Koster, atas kerja keras mereka itulah yang menjadi salah satu kunci keberhasilan Bali dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Hasilnya, jumlah pasien sembuh sangat tinggi mencapai rata-rata 64 persen dengan angka meninggal yang juga sangat rendah. Pun rata-rata lama perawatan kesembuhan pasien yang terbilang singkat dengan rata-rata masa perawatan selama 13 hari.

“Sebab saya menyadari salah satu kunci utama penanganan Covid adalah dukungan fasilitas, tenaga medis dan manajemen rumah sakit dan unit layanan lainnya. Terima kasih sudah bekerja dengan baik, penuh tanggung jawab, keuletan untuk kerja-kerja kemanusiaan ini,” ucapnya.

Bahkan dedikasi yang luar biasa ini menurut Gubernur Koster ditunjukkan oleh tiadanya keluhan yang muncul di media sosial maupun saluran lainnya. Untuk itulah salah satu alasan pihaknya sejak lama ingin bertemu dengan para tenaga medis yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19.

Baca Juga  Penyebaran Covid sangat Masif di Denpasar, Rai Mantra Berharap GTPP, Lurah/Perbekel dan Bandesa Lakukan Langkah Antisipasi

“Sudah sejak lama saya ingin bertemu berbincang-bincang dengan bapak-ibu pimpinan yang melayani rumah sakit maupun unit layanan lainnya. Namun karena banyak kesibukan, baru hari ini kita bisa bertemu. Saya belum pernah mendengar keluhan yang berarti tentang tenaga medis dan pengelola rumah sakit di media sosial, jejaring saya di daerah maupun media massa. Pada pertemuan ini saya mengharapkan masukan, saran, unek-uneknya, aspirasinya dalam penanganan Covid-19. Sekaligus saya bisa belajar banyak tentang penanganan Covid-19 dari bapak-ibu sekalian,” terangnya.

Selanjutnya Gubernur Koster mengajak  para tenaga medis tersebut untuk tetap menjaga semangat kerja mereka supaya tidak kendor dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Bali. Sebab disadari pihaknya, para tenaga medis telah bekerja keras tanpa henti lebih dalam tiga setengah bulan ini. Apalagi belakangan ini kasus transmisi lokal cenderung meningkat. Bahkan saat ini kasus positif didominasi berasal dari penularan transmisi lokal yang secara akumulatif mencapi 55 persen dari total 695 kasus positif di Bali per Jumat (12/6).

“Saya memahami penanganan sudah tiga setengah bulan, pasti ada capek ada jenuhnya tapi kita sebagai petugas penyelenggara harus tetap menjaga semangat dan spirit. Saya juga sebagai Gubernur tidak boleh capek kita menjalankan tugas kemanusiaan ini. Kita ini harus bekerja dengan semangat yang sama. Tidak boleh kendor. Semuanya harus semangat. Karena Covid-19 masih jadi ancaman,” ujarnya.

Sebagai dukungan nyata terhadap kinerja dan keselamatan tenaga medis dan rumah sakit serta unit layanan lainnya, Gubernur Koster menginstruksikan agar menyiapkan segala kebutuhan tugas mereka seperti Alat Pelindung Diri (APD), peralatan medis, insentif serta hal lainnya. “Setelah menunggu Peraturan Menteri Kesehatan soal insentif tenaga medis, Pergub-nya (Peraturan Gubernur-red) sudah dua hari lalu saya tanda tangani. Mudah-mudahan paling lambat akhir Juni sudah bisa dicairkan,” sebutnya.

Baca Juga  Wabup Suiasa, Buka Lomba Mancing di Mengwi dan Tanam Pohon Cemara di Canggu

Adapun sejumlah aspirasi yang disampaikan di antaranya dari Direktur RSUD Klungkung dr. I Nyoman Kesuma menyayangkan adanya masyarakat yang percaya teori konspirasi sehingga menurunkan semangat para tenaga medis yang berjuang di garis depan. “Pendapat itu melecehkan kami yang bekerja di RS karena dianggap mengambil keuntungan dari pandemi ini,” kata Kesuma. Menurutnya kondisi pandemi membuat tenaga medis bekerja lebih keras dari biasanya karena harus melakukan berbagai persiapan dan menjaga kontak untuk menghindari resiko penularan Covid-19.

Beberapa RSUD mengakui adanya peningkatan transmisi lokal dan perubahan pola serta kondisi pasien yang berbeda mempengaruhi tingkat kesembuhan pasien di Bali. Menurut tenaga kesehatan di RS Sanjiwani mengatakan pasien transmisi lokal yang muncul belakangan berada dalam kondisi kebugaran dan usia yang berbeda dengan para PMI. Selain itu Dokter Spesialis Paru RSUD Wangaya yang merawat pasien transmisi lokal mengatakan sejak bulan Mei para pasien mengalami kondisi yang lebih berat dengan penyakit penyerta.

Meningkatnya volume tes swab juga menjadi masukan para peserta pertemuan. Laboratorium RSPTN Unud mengatakan telah bekerja penuh bahkan di hari libur dan hari raya untuk memenuhi target pemeriksaan sampel yang masuk. Padahal dengan dukungan Pemprov Bali, kapasitas pemeriksaan sudah meningkat dari 180 sampel per hari menjadi 250-270 sampel per hari.

Kabar gembira datang dari Bapelkes Provinsi Bali yang berhasil menyembuhkan pasien Covid-19 melalui pendekatan herbal dan spiritual. Tempat perawatan pasien positif Covid-19 ini rutin memberikan madu kele dan suplemen lainnya untuk meningkatkan daya imun para pasien. Selain itu para pasien juga diberikan tirtha yang di-tunas oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali ternyata mampu meningkatkan psikologis terhadap kesembuhan pasien. Pendekatan ini ternyata secara psikologis berdampak positif  terhadap kecepatan kesembuhan pasien Covid-19.

Baca Juga  Desa Dangin Puri Kangin Rutin Laksanakan Patroli Prokes

Beberapa laporan ini menjadi bahan masukan bagi Gubernur Bali selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali. Sebelum mengakhiri pertemuan Gubernur Koster kembali menegaskan agar pimpinan di rumah sakit dan tempat karantina memastikan dan menjaga agar semua petugas medis yang menangani Covid-19 betul-betul dalam keadaan sehat. “Jadi harus disiplin menggunakan alat pelindung diri dan juga fasilitas lain yang harus digunakan pada saat penanganan Covid-19 serta mengatur wilayah-wilayah di rumah sakit yang menjadi lintasan penanganan Covid-19 dengan lintasan penanganan pasien yang umum,” kata putra Desa Sembiran, Buleleng ini.

Mantan anggota DPR RI tiga periode ini mengatakan dirinya setiap hari bekerja keras tak kenal waktu, begitu juga dengan instansi terkait yang bertugas di pintu masuk Bali. Oleh karena itu ia kembali mengajak semua pihak yang terlibat dalam penanganan Covid-19 untuk menjaga semangat dan imunitas sehingga bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu yang sudah melaksanakan tugas dengan baik menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tinggi sehingga penanganan Covid-19 di Bali berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ketua GGTP C-19 Provinsi Bali mengatakan pihaknya berkomitmen memenuhi kebutuhan RS rujukan dalam penanganan Covid-19 di Bali. Bahkan dalam waktu dekat Bali akan kembali memiliki dua Lab pemeriksaan PCR tambahan lagi. Diharapkan ini akan membantu mempercepat penanganan Covid-19 di Bali. (*/gs)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KESEHATAN

Sekda Alit Wiradana Resmikan RSIA Bali Royal

Dukung Peningkatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Published

on

By

peresmian RSIA bali royal
RESMIKAN RUMAH SAKIT: Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bali Royal yang berlokasi di Jalan Tantular No. 18 Renon Denpasar, Rabu (19/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bali Royal yang berlokasi di Jalan Tantular No. 18 Renon Denpasar telah rampung melaksanakan pembangunan.

Pada Rabu, 19 Juni 2024 pelaksanaan peresmian gedung RSIA dihadiri Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar yang sekaligus melaksanakan peresmian dengan penandatanganan prasasti.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar, Eko Supriadi, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA Ayu Agung Candrawati, Direktur Utama (Dirut) PT. Puja Mulia Utama, Dr. Ida Ayu Oka Purnama Wati, SS., MM,  Dirut RSIA Bali Royal, dr. Ida Ayu Candra Puspita Dewi M.BioMed serta undangan lainnya.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan pelayanan yang berkesinambungan, saling terkait dan kesehatan anak sangat ditentukan sejak berada dalam kandungan.

“Kesehatan ibu dapat berpengaruh terhadap kesehatan bayi dikandungnya, dan upaya penurunan angka kematian ibu dan anak saling berkaitan,” ujar Sekda Alit Wiradana.

Lebih lanjut Sekda Alit Wiradana menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Denpasar selama ini fokus terhadap peningkatan kualitas, serta mutu fasilitas kesehatan yang ada di wilayah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar sangat mendukung dibukanya RSIA Bali Royal yang sejalan dengan komitmen memberikan pilihan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat di Kota Denpasar terkait pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Pemkot Denpasar mendukung telah diresmikannya RSIA Bali Royal dan langkah positif untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak. Ini dapat membantu mengurangi angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan aksesibilitas terhadap perawatan medis yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka,” ujarnya.

Baca Juga  Jelang New Normal, Kelurahan Sanur Edukasi Protokol Kesehatan di Pasar dan Restoran

Sementara Dirut Utama PT. Puja Mulia Utama, Dr. Ida Ayu Oka Purnama Wati, SS., MM dalam sambutannya mengatakan, pembangunan RSIA Bali Royal telah dimulai sejak bulan Oktober tahun 2022 lalu dan diresmikan pada bulan ini.

“Dari segi perijinan kami telah memenuhi berbagai ketentuan dan dokumen yang ditetapkan oleh dinas terkait, dan ijin telah keluar pada 17 Juni 2024. Kami berterimakasih atas dukungan Pemkot Denpasar sehingga peresmian RSIA Bali Royal dapat dilaksanakan hari ini,” ucapnya.

Sementara Dirut RSIA Bali Royal, dr. Ida Ayu Candra Puspita Dewi, M.BioMed menjelaskan, RSIA Bali Royal memiliki visi menjadi pusat layanan kesehatan untuk wanita dan anak-anak yang unggul, dengan mengutamakan keselamatan pasien dan inovasi di bidang pelayanan.

Ditambahkannya, dari segi fasilitas kami terdiri dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang Radiologi, ruang operasi, ruang bersalin, ruang panoramic, poliklinik. Di samping itu terdapat fasilitas ruang rawat inap, lobby untuk IVF Clinic (Klinik Kesuburan), ruang NICU (penanganan bayi) dan PICU (penanganan anak), ruang ICU (Perawatan Intensif) dan HCU (perawatan yang sudah membaik) , hall pertemuan, area bermain anak, dan Basement parkir yang luas.

“Kami hadir di tengah-tengah masyarakat Kota Denpasar dengan tujuan untuk pemerataan pelayanan kesehatan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan, khususnya perempuan dan anak,” ungkapnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Sinergi RS Bhayangkara dan Pemkot Denpasar, Gelar Bakti Kesehatan

Published

on

By

bakti kesehatan pemkot denpasar
BAKTI KESEHATAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa berkesempatan mengunjungi stand pelayanan kesehatan pada acara Bakti Kesehatan, Minggu (9/6) dipusatkan di Banjar Yang Batu Kauh, Desa Dangin Puri Klod, Denpasar Timur. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Peringati Hari Ulang Tahun ke-78 Bhayangkara, Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar bersinergi dengan Pemkot Denpasar menggelar Bakti Kesehatan, Minggu (9/6) dipusatkan di Banjar Yang Batu Kauh, Desa Dangin Puri Klod, Denpasar Timur.

Bakti Kesehatan kali ini difokuskan pada screening serta penyuluhan terkait stunting. Selain itu juga terdapat pelayanan pemeriksaan untuk lansia yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam kegiatan ini, terlihat dari banyaknya masyarakat mengantri sejak pagi walaupun sedang turun hujan.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa berkesempatan mengunjungi stand pelayanan kesehatan yang ada, serta turut membagikan secara simbolis bantuan enam paket sembako serta paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita stunting.

Di sela kegiatan mengunjungi Bakti Kesehatan ini, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik kolaborasi Polda Bali melalui Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar dalam upaya membantu pemerintah dalam menekan angka stunting di Kota Denpasar.

Di samping itu, Pemkot Denpasar dalam kesempatan yang sama juga menyelanggarakan Posyandu secara serentak di Kota Denpasar. Hal ini dilakukan guna mengetahui data valid terkait stunting yang ada.

“Kami berterima kasih kepada  Polda Bali melalui Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar dalam penyelanggaran Bakti Kesehatan saat ini, apalagi difokuskan untuk pencegahan dan penanganan stunting. Dan kita harapkan kolaborasi seperti ini dapat terus dilaksanakan, khususnya dalam menekan angka stunting di Kota Denpasar,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, dr Suriya, M. Kes, M.Biomed, Sp THT-KL, FISQua mengatakan, kegiatan ini melibatkan dokter,  serta ahli gizi untuk menscreening balita yang terkena stunting. Dari kegiatan ini nantinya akan mendapatkan tindakan sesuai kondisinya, selain itu kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui data valid jumlah balita yang terkena stunting.

Baca Juga  Penyebaran Covid sangat Masif di Denpasar, Rai Mantra Berharap GTPP, Lurah/Perbekel dan Bandesa Lakukan Langkah Antisipasi

“Kita harapkan untuk ibu-ibu yang memiliki balita untuk senantiasa memperhatikan tumbuh kembang buah hatinya, dengan rutin datang ke posyandu untuk mengecek kondisi kesehatanya, untuk mendapatkan penyuluhan terkait pencegahan hingga penanganannya,” pungkasnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Dekatkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat, Pemkot Gelar Safari Kesehatan di Wilayah Kelurahan Ubung

Published

on

By

safari kesehatan denpasar
SAFARI KESEHATAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa cek tensi saat meninjau giat Safari Kesehatan di Banjar Sari Kelurahan Ubung, Jumat (7/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan kembali menggelar Safari Kesehatan yang menyasar wilayah desa/kelurahan. Safari Kesehatan yang menyasar wilayah Kelurahan Ubung ini ditinjau Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Banjar Sari Kelurahan Ubung, Jumat (7/6).

Tidak sekadar meninjau Safari Kesehatan, Wawali Arya Wibawa juga ikut mengecek tensi dan gula darah. Ia juga menyerahkan kacamata gratis kepada warga yang sudah selesai menerima pelayanan pemeriksaan mata.

Wawali Arya Wibawa yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA. Ayu Agung Candrawati serta Lurah Ubung, Dwi Karyna Paramita ini mengatakan bahwa safari kesehatan sebagai langkah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Dimana, kegiatan ini turut bersinergi dengan Yayasan Kemanusiaan Indonesia, JCC Bali, serta pihak terkait lainnya.

“Kami mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan program Safari Kesehatan untuk mendukung terwujudnya kesehatan masyarakat Kota Denpasar yang berkelanjutan,” ujar Arya Wibawa.

Ia menjelaskan, Pemkot Denpasar terus berupaya mengoptimalkan serta meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat. Pelaksanaan Safari Kesehatan ini penting dilaksanakan guna menyasar masyarakat hingga lapisan terbawah, serta memudahkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dimana, dalam Safari Kesehatan ini berbagai pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat.

“Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapat penyuluhan tentang kesehatan. Dengan demikian masyarakat secara tidak langsung bisa mendapatkan edukasi dalam menjaga kesehatannya,” ujarnya.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA. Ayu Agung Candrawati menambahkan, Safari Kesehatan kali ini turut menghadirkan pemeriksaan mata secara umum, pemeriksanan kesehtaan dan pemberian obat secara gratis, pemberian kacamata minus dan plus sesuai standar tanpa dipungut biaya, serta pelayanan fisioterapi. Dimana, tujuan kegiatan ini adalah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga  Update Covid-19 Senin (11/5) Positif Nambah 3 Sembuh 6, Dewa Indra: Transmisi Lokal 119, Masih Ada Tak Indahkan Upaya Pencegahan

“Safari Kesehatan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai upaya promotif, preventif, dan kuratif demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Harapan kami, dengan adanya berbagai pelayanan pada Safari Kesehatan ini, masyarakat diharapkan bisa menjaga kesehatannya dan menjaga pola hidup dan pola makan,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca