Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Terkait Pengelolaan Angkutan Bandara Ngurah Rai, Komisi III DPRD Bali akan Terbitkan Rekomendasi

BALIILU Tayang

:

de
RAKER: Rapat Kerja Komisi III DPRD Provinsi Bali soal permasalahan pengelolaan angkutan di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai antara Koperasi Taksi Ngurah Rai, Kopkapura, dan Angkasa Pura 1 digelar, Jumat (28/5) di Kantor DPRD Bali, Jalan Dr. Kusuma Atmaja, Renon Denpasar.

Denpasar, baiilu.com – Rapat Kerja Komisi III DPRD Provinsi Bali soal permasalahan pengelolaan angkutan di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai antara Koperasi Taksi Ngurah Rai, Kopkapura, dan Angkasa Pura 1 digelar, Jumat (28/5) di Kantor DPRD Bali, Jalan Dr. Kusuma Atmaja, Renon Denpasar. Dalam raker tersebut Komisi III DPRD Bali akan menerbitkan rekomendasi untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Rapat kerja yang dibuka Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry, S.E.,AK, M.M., selanjutnya pertemuan dipimpin Ketua Komisi III DPRD Bali Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, S.T. serta dihadiri Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi, General Manager Commercial PT Angkasa Pura 1 Rahmat Adil Indrawan beserta jajarannya, Ketua Koperasi Taksi Ngurah Rai Kadek Ari Sucitha beserta anggota, dan Ketua Koperasi Karyawan Angkasa Pura Alit Suryana.

Dalam sambutannya, Adhi Ardhana menyampaikan rapat kerja ini untuk menindaklanjuti audiensi yang dilakukan oleh Koperasi Taksi Angkasa Pura kepada Ketua DPRD Bali sebelumnya. Koperasi Taksi Ngurah Rai menyampaikan dalam situasi kondisi saat ini mereka berharap tetap dapat melaksanakan kegiatan sebagaimana adanya. Karena sejak lama mereka sudah merintis koperasi ini, hingga saat ini harus berkerja sama dengan Koperasi Karyawan Angkasa Pura (Kopkapura).

 “Sejak hari itu (audiensi-red), saya sudah berusaha untuk mengumpulkan pandangan pemikiran dan permasalahan apa yang terjadi. Kami berhubungan dengan dinas perhubungan dan berdiskusi terkait kemungkinan dan kelemahan yang terjadi. Kami juga berdiskusi dengan GM Angkasa Pura 1 dan berharap agar Angkasa Pura 1 tidak melupakan sejarah serta berupaya dengan segala sistem yang ada sehingga kerja sama atau pelayanan yang dilakukan oleh Koperasi Taksi Ngurah Rai ini bisa tetap berjalan dengan baik,” Adhi Ardhana.

Baca Juga  Rapat Dengar Pendapat Pansus TRAP DPRD Bali, Ungkap Hotel The Edge Beroperasi 14 Tahun Tanpa Izin Lengkap

Sementara itu, Sugawa Korry menyampaikan, dengan pertemuan ini berharap menemukan solusi- solusi yang terbaik bagi kita semua, bagi pembangunan Bali dan bagi kesejahteraan masyarakat Bali, karena apa pun pembangunan yang dilakukan di Bali diharapkan muaranya adalah kesejahteraan masyarakat Bali. Jika ada masalah mudah-mudahan dengan komunikasi dan diskusi yang elegan nanti kita akan menemukan jalan keluar yang lebih baik.

Pada kesempatan itu, Kadek Ari Sucitha selaku Ketua Koperasi Taksi Ngurah Rai menyampaikan harapannya, agar Angkasa Pura 1 tidak melupakan sejarah bagaimana Koperasi Taksi Ngurah Rai ini berdiri dari tahun 1979 dan merupakan bagian dari sejarah Airport Ngurah Rai itu sendiri. Dari tahun 1979 sampai tahun 1997 itu kerjasamanya langsung dengan Angkasa Pura. Namun di tahun 1997 kontrak kerja sama dialihkan ke Koperasi Karyawan Angkasa Pura (Kopkapura) sampai saat ini.

“Inti dari laporan ini adalah kami mohon kontrak pola kerjasama yang diketahui sebelum tahun 1997 yang mana kontrak kami langsung kepada Angkasa Pura mohon dikembalikan sehingga jelas posisi kami dan legalitas hukum keberadaan kami di airport,” tandas Sucitha.

Di sisi lain, Ketua Koperasi Karyawan Angkasa Pura Alit Suryana menyampaikan bahwa dirinya baru diangkat sebagai ketua koperasi sejak tahun 2020 dan sudah mendapati Koperasi Taksi Ngurah Rai ada kerjasama dengan Kopkapura.

“Jadi saya hanya melanjutkan amanat yang sudah dilakukan oleh ketua yang sebelumnya,” imbuh Alit Suryana.

Menanggapi hal tersebut, General Manager Commercial PT Angkasa Pura 1 Rahmat Adil Indrawan memaparkan, semangatnya Angkasa Pura 1 adalah selalu ingin melindungi UMKM dan koperasi yang berusaha di Bandara Ngurah Rai, dengan jalan akan terus berusaha memperpanjang kerjasama sehingga mereka masih bisa beroperasi. Hanya ini lebih kelihatan bahwasannya ada isu internal di antara mereka yang harus mereka selesaikan.

Baca Juga  Gubernur Koster Serahkan Hadiah Lomba Esai Film Jayaprana Layonsari Serangkaian Hari Jadi Ke-65 Provinsi Bali

“Pada prinsipnya Angkasa Pura 1 sangat memperhatikan rakyat Bali, UMKM dan koperasi. Tapi tentu saja ada ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi pada saat melakukan perpanjangan kerjasama,” jelasnya.

Menanggapi kisruh antara Koperasi Taksi Ngurah Rai, Kopkapura, dan Angkasa Pura 1, Sugawa Korry menegaskan agar sistem pelayanan angkutan di bandara harus dilakukan secara profesional untuk memberikan pelayanan dan keselamatan yang maksimal, namun pimpinan Angkasa Pura 1 juga tidak boleh melupakan historis koperasi taksi yang sejak awal mengawal pelayanan taksi di bandara.

“Kami mengharapkan pimpinan Angkasa Pura 1 segera mengembalikan dengan bekerjasama langsung dengan koperasi taksi. Kemudian membinanya mengarahkannya untuk menjadi taksi angkutan yang profesional,” tegasnya.

Untuk mengatasi hal ini, Adhi Ardhana juga meminta agar Koperasi Taksi Ngurah Rai tidak lagi bekerjasama dengan Kopkapura melainkan langsung bekerja sama dengan Angkasa Pura 1. Untuk hal tersebut Komisi III DPRD Bali akan menerbitkan rekomendasi sebagai jalan keluar kekisruhan ini. (eka)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Laksanakan Mediasi Pasca Keributan Antar Penghuni Kos, Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Published

on

By

Polsek Dentim
DAMAI: Polsek Denpasar Timur (Dentim) saat melaksanakan mediasi terhadap kedua belah pihak yang sempat ribut pada Kamis (9/7/2026) di Ruang Reskrim Polsek Dentim. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Sebagai tindak lanjut atas keributan yang melibatkan penghuni kos di Jl. Akasia XVI, Gang Durian, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Polsek Denpasar Timur (Dentim) melaksanakan mediasi terhadap kedua belah pihak pada Kamis (9/7/2026) di Ruang Reskrim Polsek Dentim.

Mediasi tersebut turut dihadiri Kelian Lingkungan Kesiman Banjar Buaji Anyar, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kesiman, serta kedua belah pihak yang terlibat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penyelesaian permasalahan melalui musyawarah guna menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Keributan diketahui terjadi pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 02.20 WITA. Peristiwa bermula saat sejumlah penghuni kos merayakan kemenangan tim Argentina usai menonton bersama pertandingan Piala Dunia 2026 dengan menggeber sepeda motor dan berteriak. Suara bising tersebut mengganggu penghuni kos di seberang gang yang sedang beristirahat. Teguran yang diberikan kemudian berkembang menjadi cekcok hingga berujung keributan. Berkat kesigapan warga, pecalang, dan personel Polsek Dentim, situasi berhasil dikendalikan sehingga tidak berkembang lebih jauh.

Dalam proses mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dengan menandatangani Surat Kesepakatan Perdamaian di atas materai. Selain sepakat untuk tidak saling menuntut, keduanya juga berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta bersedia diproses sesuai ketentuan hukum apabila mengulangi perbuatan serupa maupun melanggar isi kesepakatan yang telah dibuat.

Kapolsek Dentim, AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan bahwa penyelesaian melalui mediasi merupakan bentuk pendekatan problem solving yang selalu dikedepankan Polri dalam menangani permasalahan sosial yang masih dapat diselesaikan secara musyawarah.

“Kami mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan dengan tetap memperhatikan aturan hukum yang berlaku. Kami berharap kedua belah pihak dapat memegang komitmen yang telah disepakati bersama, menjaga hubungan baik, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan tempat tinggalnya,” ujar AKP Udiana. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Serahkan Hadiah Lomba Esai Film Jayaprana Layonsari Serangkaian Hari Jadi Ke-65 Provinsi Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Blahbatuh dan Masyarakat Bersinergi Dalam Pencarian Korban Kecelakaan Tunggal di Medahan

Published

on

By

Polsek Blahbatuh
Polisi dan warga masyarakat saat mengevakuasi korban. (Foto: ist)

Gianyar, baliilu.com – Pada Kamis, 9 Juli 2026 sekitar pukul 12.00 Wita, terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal Out of Control (OC) di Jalan Persatuan Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh. Sepeda motor yang dikendarai WEP, laki-laki, 35 tahun, warga Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, diduga kehilangan kendali hingga terjatuh ke aliran Tukad Uma. Warga sekitar yang mendengar suara benturan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal.

Setelah menemukan sepeda motor di aliran sungai tanpa pengendaranya, warga bersama perangkat desa segera melakukan pencarian di sekitar lokasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Blahbatuh. Respons cepat masyarakat menjadi langkah awal yang sangat membantu dalam penanganan peristiwa ini.

Personel Polsek Blahbatuh yang dipimpin Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., didampingi Wakapolsek AKP Dewa Nyoman Gede Wiratmaja, S.H., bersama unsur terkait segera mendatangi tempat kejadian perkara. Pencarian dilakukan secara terpadu bersama pemerintah desa, prajuru adat, dan warga setempat di sepanjang aliran Tukad Uma.

Sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tenggelam dan tersangkut di bendungan sungai. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa dengan ambulans PMI Kabupaten Gianyar ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Blahbatuh menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kerja sama seluruh pihak dalam proses pencarian dan evakuasi. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi sehingga kejadian ini diduga berkaitan dengan kambuhnya penyakit tersebut saat berada di area perairan. Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan mengikhlaskan kepergian korban. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gubernur Koster Serahkan Hadiah Lomba Esai Film Jayaprana Layonsari Serangkaian Hari Jadi Ke-65 Provinsi Bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kolaborasi Ogoh-ogoh Gajah Tainsiat dan Palawara Siap Buka Malam Puncak D’Youth Fest 6.0

Usung Pesan Kebangkitan Harmoni Alam

Loading

Published

on

By

d youth fest
JELANG PEMBUKAAN: Persiapan menjelang pembukaan Denpasar Youth Festival (D'Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kolaborasi spektakuler Ogoh-ogoh Gajah, karya ST. Yowana Saka Bhuwana, Banjar Tainsiat bersama Kedux Garage bersama Palawara Music Company dan Manubada Art bertajuk “Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta” siap membuka malam puncak Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar.

Mengusung tema besar Feel the Growth, pertunjukan pembuka tersebut menjadi representasi semangat kebangkitan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan yang selaras dengan semangat D’Youth Fest sebagai ruang tumbuh kreativitas generasi muda.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra Putra, saat ditemui di sela-sela gladi, Jumat (10/7), mengatakan bahwa kolaborasi seni tersebut menjadi salah satu sajian utama yang memadukan kekuatan seni tradisi, kreativitas kontemporer, dan pesan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, karya tari kolosal “Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta” mengangkat kisah perjalanan dari kehancuran menuju harapan. Berangkat dari tema Regrow, pertunjukan ini menggambarkan bagaimana keserakahan manusia merusak keseimbangan alam hingga menghadirkan kehancuran. Di tengah kondisi tersebut hadir sosok Sang Penjaga Agung sebagai simbol kebijaksanaan yang membangkitkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama.

Pertunjukan dibagi dalam tiga babak. Babak pertama menggambarkan eksploitasi alam yang melahirkan kerusakan, babak kedua menjadi titik balik ketika kesadaran mulai tumbuh dan alam kembali bernapas, sedangkan babak ketiga menghadirkan harmoni baru ketika manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual kembali menyatu.

“Melalui kolaborasi Ogoh-ogoh Gajah Tainsiat dan tari kolosal Palawara, kami ingin menghadirkan sebuah pertunjukan yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam. Semangat Feel the Growth kami maknai sebagai ajakan untuk terus bertumbuh bersama melalui kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Luh Putu Ryastiti.

Baca Juga  Sidak Daerah Aliran Sungai, Pansus DPRD Bali Temukan Bangunan Langgar Sempadan

Lebih lanjut dijelaskan, malam puncak D’Youth Fest 6.0 akan menghadirkan beragam atraksi unggulan yang memadukan seni budaya, kreativitas modern, ekonomi kreatif, hingga hiburan musik dari musisi lokal dan nasional. Sederet penampil akan memeriahkan festival tersebut, di antaranya Ari Lesmana, Tika Pagraky, Bagus Wirata, Dialog Dini Hari, Ary Kencana, Harmonia, Leeyonk Sinatra, Skoozy, hingga Wet Project. Selain itu, sedikitnya 20 pelaku UMKM kuliner dan lima unit food truck turut dilibatkan untuk memperkuat promosi produk lokal sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Rangkaian D’Youth Fest 6.0 sendiri telah berlangsung sejak pertengahan Juni hingga Juli 2026 melalui berbagai kegiatan kreatif seperti Operet This Week, Bimbingan Teknis Penyiaran, Heritage Ride, Glory of Youth, Earthsy Day, Bali Fashion Bike, Mural Exhibition, Area Creator, Makin Dekat Film Fest, Community Paradise, Bali Screen Printing Community, hingga malam puncak festival yang dikemas dengan kampanye peduli lingkungan berkolaborasi dengan Komunitas Eling Ring Pertiwi. Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan puluhan komunitas kreatif lintas sektor sebagai bentuk penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Denpasar.

Pada penyelenggaraan tahun ini, D’Youth Fest juga memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui penerapan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi selama festival berlangsung. Langkah tersebut menjadi bagian dari edukasi budaya sadar lingkungan kepada generasi muda sekaligus mendukung penyelenggaraan festival yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Denpasar berharap D’Youth Fest 6.0 mampu menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan kreativitas, budaya, inovasi, dan semangat kewirausahaan generasi muda sehingga mampu melahirkan karya-karya yang berdampak bagi pembangunan daerah.

“D’Youth Fest bukan sekadar festival hiburan, tetapi ruang bersama bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, dan menunjukkan identitas kreatif Kota Denpasar. Kami berharap semangat yang lahir dari festival ini terus tumbuh menjadi energi positif dalam memperkuat ekonomi kreatif, melestarikan budaya, serta mewujudkan Denpasar sebagai kota kreatif yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing,” tutup Luh Putu Ryastiti. (gs/bi)

Baca Juga  Rapat Dengar Pendapat Pansus TRAP DPRD Bali, Ungkap Hotel The Edge Beroperasi 14 Tahun Tanpa Izin Lengkap

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca