Thursday, 22 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 (25/6), Transmisi Lokal kembali Melonjak, Dewa Indra: Masih Ada Warga yang tak Indahkan Upaya Pencegahan

BALIILU Tayang

:

de

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali, melalui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, menyampaikan perkembangan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali, Kamis (25/6-2020) sampai pukul 18.00 Wita terjadi penambahan kasus positif yang cukup signifikan hingga mencapai 56 orang WNI. Mereka terdiri dari 3 orang PMI, 1 orang imported case Indonesia dan 52 orang transmisi lokal. Sehingga jumlah kumulatif pasien positif 1.214 orang.

Namun ada penambahan jumlah pasien yang telah sembuh sebanyak 11 orang WNI. Mereka terdiri dari 11 orang transmisi local. Sehingga jumlah komulatif pasien sembuh sebanyak 657 orang.

Kamis ini juga terjadi penambahan pasien Covid-19 yang telah meninggal sebanyak 2 orang WNI dari transmisi local. Sehingga total pasien yang meninggal sejumlah 11 orang (9 WNI & 2 WNA).

Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 546 orang yang berada di 11 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah dan BPK Pering.

Dewa Indra yang juga selaku Sekda Bali dalam siaran persnya Kamis (25/4) melaporkan jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

de

Berdasarkan Surat Edaran Nomor: 270/GugasCovid19/VI/2020 tanggal 18 Juni 2020 tentang Evaluasi Screening PPLN dengan ini disampaikan beberapa penyesuaian pengaturan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) sebagai berikut : a) Seluruh PPLN akan tetap dilakukan swab test dengan PCR oleh Gugus Tugas Provinsi Bali, kecuali yang sudah memiliki Surat Keterangan Sehat (Klirens) dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nasional yang menyatakan sudah mengikuti test PCR dengan hasil negatif. b) Penanganan PPLN diatur melalui mekanisme sebagai berikut : 1. Gugus Tugas Provinsi Bali bertugas mengkoordinasikan keterlibatan pihak agen tenaga kerja dalam pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Anak Buah Kapal (ABK), antara lain untuk menyediakan akomodasi/penginapan selama waktu tunggu hasil swab test PCR. 2. PPLN yang tidak ada agennya, maka setelah dilakukan swab di provinsi mohon dijemput langsung oleh kabupaten/kota dan dikarantina sampai dengan keluarnya hasil swab test PCR. 3. PPLN yang sudah memiliki Surat Keterangan Sehat (Klirens) dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nasional yang menyatakan sudah mengikuti test PCR dengan hasil Negatif, setibanya di Bali mohon dijemput langsung oleh kabupaten/kota untuk selanjutnya dapat diserahkan ke Satgas Gotong-Royong Desa Adat masing-masing untuk melakukan karantina mandiri. 4. Untuk hasil swab test PCR positif tetap akan ditangani langsung oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali. 5. PPLN yang tidak memiliki KTP wilayah Bali namun dengan alasan khusus tinggal di Bali maka Gugus Tugas Provinsi Bali mengijinkan yang bersangkutan untuk melakukan karantina mandiri dengan syarat memiliki hasil swab test PCR negatif dan melengkapi Surat Pernyataan serta Surat Jaminan (diunduh dari http://cekdiri.baliprov.go.id).

Baca Juga  Gubernur Bali Launching QRIS untuk Dana Punia dan UMKM

Berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Provinsi Bali Nomor : 281/GugasCovid19/VI/2020 tanggal 21 Juni 2020, Hal : Tim Penanganan Jenasah Covid-19 dengan meningkatnya kasus konfirmasi positif Covid-19 dan jumlah pasien yang dirawat, maka dipandang perlu melakukan peningkatan kesiapsiagaan terhadap penanganan jenasah. Terkait hal ini, disampaikan hal sebagai berikut : a). Seluruh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten/Kota se-Bali dimohon menyiapkan tim untuk menangani jenasah yang meninggal akibat Covid-19. b). Tim penanganan jenasah dimaksud dapat diatur dalam 2 (dua) tim yaitu tim pemulasaran jenasah dan tim evakuasi/pemakaman. c). Seluruh rumah sakit rujukan Covid-19, wajib membentuk tim pemulasaran jenasah. d). Tim evakuasi/pemakaman dibentuk dari unsur luar rumah sakit dengan tugas pokok antara lain: Membantu evakuasi ke instalasi penanganan/pemulasaran jenasah, mengkoordinasikan pihak-pihak yang terkait seperti keluarga korban, keamanan dan/atau tempat pemakaman atau crematorium, mengkoordinasikan mobil jenasah, membantu evakuasi dari kamar jenasah dan di tempat pemakaman, tim penanganan jenasah agar melibatkan TNI dan Polri.

Untuk itu dimohon pengertian masyarakat untuk mematuhi peraturan dan lebih baik tetap di tempat. Masyarakat Bali yang akan mudik lebih baik mempertimbangkannya. Pengetatan ini tidak hanya dilakukan Pemprov Bali namun juga pemerintah daerah lain juga melakukan hal yang sama. Untuk itu sebaiknya tidak mudik tetap di tempat. Begitu pula krama Bali yang ada di luar daerah khususnya di daerah yang melakukan PSBB atau daerah zona merah dimohon agar tetap di tempat jangan dulu pulang ke Bali. Kepulangan krama Bali bisa berdampak negatif pada anda, keluarga dan masyarakat Bali, karena kita tidak tahu jika  kita terinfeksi atau tidak sampai  dilakukan tes. Untuk itu masyarakat Bali diminta tetap tinggal di tempat dulu kecuali  ada hal yang sangat penting atau mendesak.

Baca Juga  Dari Festival Budaya Adiluhung Nusantara, Wagub Cok Ace: Jangan Berhenti pada Ungkapan 'Nak Mule Keto'

Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin kita semua dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19 yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapa pun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19 sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain. (*/gs)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Silaturahmi Bersama Ketua Ikatan Keluarga Sumba

Published

on

By

Ikatan Keluarga Sumba
PERTEMUAN: Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H., selaku Kabid Humas Polda Bali melakukan pertemuan dengan Ketua Ikatan Keluarga Sumba (IKKES) Fredik Billy, Rabu (21/2/2024). (Foto: Hms Polda Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H., selaku Kabid Humas Polda Bali menyampaikan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Ketua Ikatan Keluarga Sumba (IKKES) Fredik Billy, Rabu (21/2/2024).

Pertemuan tersebut dilakukan terkait beberapa peristiwa akhir-akhir ini sudah cukup membuat resah akibat ulah oknum warga Sumba terlibat masalah hukum di Wilkum Polda Bali.

‘’Dalam pertemuan itu kami minta kepada bapak Fredik Billy selaku Ketua Ikatan Keluarga Sumba, yang saat itu didampingi para pengurus IKKES dan perwakilan warga Sumba, agar selalu mengingatkan dan memberikan arahan serta ketegasan terhadap warga Sumba khususnya yang ada di Bali untuk ikut menjaga kamtibmas di Bali, dimana tempat mereka beraktivitas dan melakukan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainnya,‘‘ ujar Jansen.

‘‘Selain itu untuk oknum warga Sumba yang sedang bermasalah kami pastikan akan diproses dengan tegas dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,‘‘ sambungnya.

Jansen berharap dengan adanya pertemuan antara IKKES dengan kepolisian, dapat memberikan efek positif bagi warga Sumba yang lain untuk dapat menyadari betapa pentingnya menjaga situasi kamtibmas.

Selesai pertemuan tersebut, Fredik Billy bersama pengurus dan perwakilan warga Sumba langsung membuat video imbauan dan ajakan kepada seluruh warga Sumba untuk ikut berperan menjaga keamanan Bali dan bersama memastikan Bali tetap damai dan tertib. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Baca Juga  Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 7 Orang, Semua Transmisi Lokal
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kantor SAR Denpasar Gelar Donor Darah Peringati HUT Ke-52 Basarnas

Published

on

By

basarnas denpasar
DONOR DARAH: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar saat menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan instansi terkait dan juga stakeholder pada Kamis pagi, 22 Februari 2024. (Foto: Hms SAR)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-52 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan instansi terkait dan juga stakeholder pada Kamis pagi, 22 Februari 2024. Dalam kegiatan ini Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali dan melibatkan beberapa tenaga medis.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya TNI Kusworo, S.E., M.M. yang membuka kegiatan donor darah secara virtual mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan simbol kepedulian dan keberanian kita berbagi untuk berbagi.

“Donor darah itu tindakan mulia yang sederhana namun berdampak luar biasa, setiap tetes darah yang bapak-ibu sumbangkan pada hari ini sangat berarti untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, S.E. mengatakan kegiatan donor darah ini dilaksanakan secara serentak di seluruh UPT di Indonesia dan dilakukan rutin setiap tahunnya dalam rangka peringatan HUT Basarnas.

Ditambahkannya, dari 70 orang peserta yang ikut berpatisipasi, kita berhasil mengumpulkan 55 kantong darah. “Target kita 52 kantong darah, syukur kita mendapatkan lebih. Semoga darah yang dikumpulkan dapat bermanfaat bagi banyak orang,” terangnya.

Dalam kegiatan ini Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar juga menyerahkan piagam ucapan terima kasih kepada PMI Provinsi Bali yang telah berkontribusi dalam kegiatan donor darah tahun ini. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dari Festival Budaya Adiluhung Nusantara, Wagub Cok Ace: Jangan Berhenti pada Ungkapan 'Nak Mule Keto'
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sebanyak 469 Peserta Ikuti Seleksi Pakibraka 2024 Badung

Published

on

By

kengbangpol
Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Badung I Nyoman Trisna Aditya Warma. (Foto: Kominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sedang melaksanakan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Pakibraka) di tingkat Kabupaten melalui pendaftaran online.

Sebanyak 469 peserta calon Paskibraka yang terdiri dari 297 laki-laki dan 172 perempuan, mendaftarkan dirinya di website paskibraka.bpip.co.id.

Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Badung I Nyoman Trisna Aditya Warma mengatakan, seleksi Paskibraka Kabupaten Badung sampai saat ini sudah berjalan sampai dengan pendaftaran online, dan sedang dilaksanakan pendataan untuk dipanggil kembali dan melaksanakan tes selanjutnya.

“Sesuai dengan arahan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), awalnya yang kami laksanakan sosialisasi pembukaan pendaftaran kepada seluruh SMA/SMK di Kabupaten Badung. Kami juga sudah memasang baliho guna mendukung sosialisasi tersebut,” ujarnya, Rabu (21/2/2024).

Ia menjelaskan, seleksi Paskibraka ini memiliki beberapa tahapan antara lain, seleksi administrasi, seleksi Pancasila dan wawasan kebangsaan, lanjut ke seleksi intelegensia umum, seleksi kesehatan, seleksi parade, seleksi baris-berbaris dan kesamaptaan serta seleksi kepribadian.

Setelah dinyatakan lolos seluruh tahapan tersebut, maka akan diumumkannya hasil akhir dari tes tersebut.

“Nantinya kita mencari calon Paskibraka sejumlah 70 orang dengan 35 orang laki-laki dan juga 35 perempuan yang akan dididik dan dilatih di lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Mereka juga akan melaksanakan tugas pengibaran di tempat yang sama,” tambahnya.

Untuk calon Paskibraka yang lolos, akan mendapatkan fasilitas baju latihan, hotel dan Pusdiklat selama 14 hari sebelum pengibaran, sehingga diharapkan calon Paskibraka dapat lebih fokus dan semangat dalam mengabdi kepada negara melalui bidangnya.

“Saya berharap semoga kita bisa mempersiapkan anak muda yang lebih kreatif dan juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi serta mempunyai rasa bela negara, menuju generasi emas 2045 mendatang,” harapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Coca-Cola Amatil Indonesia Rayakan Hari Raya Idul Adha 1441 H dengan Berbagi Kebahagiaan bersama Masyarakat

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca