Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 (29/6) Transmisi Lokal Tembus 1.086 Orang, Dewa Indra: Masih Ada Masyarakat tak Indahkan Upaya Pencegahan Covid-19

BALIILU Tayang

:

de

Denpasar, baliilu.com  – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyampaikan update perkembangan penanganan Covid-19 di Provinsi Bali per Senin (29/6-2020) ada penambahan pasien positif sebanyak 30 orang dengan rincian 1 orang Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dan 29 orang transmisi lokal. Dengan demikian jumlah kumulatif pasien positif menjadi 1.444 orang.

Lebih lanjut, Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali ini menyebutkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh hari ini bertambah 12 orang WNI yang terdiri dari 2 orang PMI dan 10 orang transmisi lokal. Secara kumulatif pasien sembuh berjumlah 783 orang.

Adapun jumlah kumulatif pasien yang meninggal tidak mengalami perubahan, tetap berjumlah 13 orang dengan rincian 11 orang WNI dan 2 orang WNA.

Sementara itu, tambah Dewa Indra, jumlah pasien positif dalam perawatan atau kasus aktif sebanyak 648 orang. Mereka dirawat di 12 rumah sakit rujukan yang tersebar di kabupaten / kota se-Bali. Sebagian pasien aktif ini juga ada yang dirawat / dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

Diingatkannya jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal. Secara komulatif berjumlah 1.086 orang. Hal ini berarti, masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

de

Untuk itu, Dewa Indra tidak bosan-bosannya mengimbau dalam upaya menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

Dewa Indra kembali mengingatkan adanya Surat Edaran Nomor : 270/GugasCovid19/VI/2020 tanggal 18 Juni 2020 tentang Evaluasi Screening PPLN. Disampaikan beberapa penyesuaian pengaturan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) antara lain seluruh PPLN akan tetap dilakukan swab test dengan PCR oleh Gugus Tugas Provinsi Bali, kecuali yang sudah memiliki Surat Keterangan Sehat (Klirens) dari GGTP Covid-19 Nasional yang menyatakan sudah mengikuti test PCR dengan hasil negatif.

Baca Juga  Usulan Dana Talangan untuk Pelaku Pariwisata Bali, AWK: Inilah Saatnya Jokowi Balas Budi pada Bali

Dalam SE tersebut, penanganan PPLN diatur melalui mekanisme GGTP Covid-19 Provinsi Bali bertugas mengkoordinasikan keterlibatan pihak agen tenaga kerja dalam pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Anak Buah Kapal (ABK), antara lain menyediakan akomodasi/penginapan selama waktu tunggu hasil swab test PCR.

Menurut Dewa Indra, PPLN yang tidak ada agennya, maka setelah dilakukan swab di Provinsi agar dijemput langsung oleh kabupaten/kota dan dikarantina sampai dengan keluarnya hasil swab test PCR.

Sedangkan PPLN yang sudah memiliki Surat Keterangan Sehat (Klirens) dari GGTP Covid-19 Nasional yang menyatakan sudah mengikuti test PCR dengan hasil negatif, setibanya di Bali agar dijemput langsung oleh kabupaten/kota untuk selanjutnya dapat diserahkan ke Satgas Gotong-Royong Desa Adat masing-masing untuk melakukan karantina mandiri.

Untuk hasil swab test PCR positif tetap akan ditangani langsung oleh GGTP Covid-19 Provinsi Bali. Sedangkan PPLN yang tidak memiliki KTP wilayah Bali namun dengan alasan khusus tinggal di Bali maka GGTP Covid-19 Provinsi Bali mengijinkan yang bersangkutan untuk melakukan karantina mandiri dengan syarat memiliki hasil swab test PCR negatif dan melengkapi Surat Pernyataan serta Surat Jaminan.

Lebih lanjut, Dewa Indra menjelaskan berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Provinsi Bali Nomor : 281/GugasCovid19/VI/2020 tanggal 21 Juni 2020 tentang Tim Penanganan Jenasah Covid-19, dipandang perlu melakukan peningkatan kesiapsiagaan terhadap penanganan jenasah. Terkait hal ini, seluruh GTPP Covid-19 kabupaten/kota se-Bali dimohon menyiapkan tim untuk menangani jenasah yang meninggal akibat Covid-19, yaitu yang terdiri dari tim pemulasaran jenasah dan tim evakuasi/pemakaman.

Disebutkan dalam surat tersebut, seluruh rumah sakit rujukan Covid-19, wajib membentuk Tim Pemulasaran Jenasah. Sedangkan Tim Evakuasi/Pemakaman dibentuk dari unsur luar rumah sakit dengan tugas pokok antara lain membantu evakuasi ke instalasi penanganan/pemulasaran jenasah, mengkoordinasikan pihak-pihak yang terkait seperti keluarga korban, keamanan dan/atau tempat pemakaman atau krematorium, mengkoordinasikan mobil jenasah, membantu evakuasi dari kamar jenasah dan ditempat pemakaman. Ditegaskan pula Tim Penanganan Jenasah agar melibatkan unsur TNI dan Polri.

Baca Juga  Update Covid-19 (24/9), Dewa Indra: Cara Paling Ampuh Lindungi Diri, Keluarga dan Masyarakat dengan Disiplin Laksanakan Prokes 3M

Sebelumnya Dewa Indra menyempatkan diri meninjau langsung laboratorium UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Bali di Denpasar. Laboratorium ini disiapkan untuk bisa segera melaksanakan uji swab berbasis PCR sehingga masyarakat tidak menunggu lama hasil dari pengujian PCR tersebut. (*/gs)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Junjung Tinggi Toleransi, Pemkab Gianyar Gelar Buka Puasa Bersama

Published

on

By

buka puasa bersama di gianyar
BUKA PUASA: Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun saat menghadiri buka puasa bersama di Taman Maheswara, halaman belakang Kantor Bupati Gianyar, Rabu (4/3). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar buka puasa bersama di Taman Maheswara, halaman belakang Kantor Bupati Gianyar, Rabu (4/3). Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Gianyar, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kabupaten Klungkung dan Bangli, Forkopimda Kabupaten Gianyar, Pengadilan Negeri Gianyar, Danyon Zipur 18 YKR,  FKUB Gianyar, MUI Gianyar, Dewan Masjid Indonesia Gianyar, Baznas Gianyar, para anggota DPRD Kabupaten Gianyar, Kepala OPD Kabupaten Gianyar, serta perwakilan umat Muslim di Kabupaten Gianyar.

Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menyampaikan bahwa Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat Muslim, bulan yang penuh berkah, penuh ampunan, dan mengajarkan arti kesabaran, keikhlasan, kepedulian terhadap sesama.

“Acara Buka Puasa dan Safari Ramadhan seperti ini memiliki makna yang sangat penting. Selain sebagai momentum ibadah dan rasa syukur, juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Gianyar yang kita cintai,” ujarnya.

Lebih lanjut Wabup Agung Mayun mengungkapkan bahwa keberagaman adalah hal yang patut kita pertahankan, karena keharmonisan dan toleransi antarumat beragama dapat terjaga dengan baik. Hal tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan.

“Saya percaya, kekuatan terbesar Kabupaten Gianyar terletak pada persatuan dan gotong-royong masyarakatnya. Ketika kita mampu menjaga kebersamaan, saling mendukung, dan bekerja sama, maka berbagai tantangan pembangunan dapat kita hadapi dengan lebih baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Agung Mayun juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya mewujudkan masyarakat Gianyar yang aman, maju, inklusif, berdaya saing, berbudaya dan berkelanjutan.

Baca Juga  Wakil Walikota Jaya Negara Hadiri Piodalan Pura Luhur Dalem Mutering Jagat Desa Adat Kesiman

“Kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Gianyar, saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga ibadah yang dijalankan senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, dan keberkahan, serta kita semua dapat dipertemukan kembali dengan hari kemenangan dalam keadaan penuh kebahagiaan,” tutupnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali I Gusti Made Sunartha menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan pengendalian diri. Ia juga menekankan bahwa perayaan hari raya yang waktunya berdekatan dengan Imlek dan Nyepi mencerminkan keberagaman serta kerukunan umat beragama di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, turut dibagikan bantuan sembako kepada umat Muslim yang kurang mampu sebagai bentuk kepedulian dan dukungan sosial di bulan suci Ramadhan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satpol PP Buleleng Luncurkan Inovasi KSATRIA 2026, Momentum Penguatan Satlinmas

Published

on

By

Satpol PP Buleleng
KSATRIA 2026: Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng resmi meluncurkan inovasi KSATRIA 2026 (Kompetisi Satlinmas Tangguh, Responsif, Inspiratif, dan Andal) sebagai momentum penguatan Satlinmas. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng resmi meluncurkan inovasi KSATRIA 2026 (Kompetisi Satlinmas Tangguh, Responsif, Inspiratif, dan Andal) sebagai momentum penguatan Satlinmas.

Kompetisi ini berlangsung mulai 12 Februari hingga 25 Maret 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-422 Kota Singaraja, HUT Ke-76 Satpol PP, serta HUT Ke-64 Satlinmas.

“KSATRIA 2026 diperuntukkan untuk membangkitkan semangat Satlinmas di wilayah Kabupaten Buleleng agar semakin aktif, solid, dan profesional dalam menjalankan peran perlindungan masyarakat,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Buleleng Komang Kappa Tri Aryandono dikonfirmasi, Kamis (5/2).

Lebih lanjut dijelaskan, program ini tidak sekadar lomba, melainkan gerakan pembenahan menyeluruh terhadap kualitas Satlinmas.

“Penilaian dilakukan secara terukur dan objektif berdasarkan empat pilar utama, yakni Tangguh, Responsif, Inspiratif, dan Andal. Aspek yang dinilai meliputi kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, kecepatan merespons laporan masyarakat, keterlibatan sosial, hingga tertib administrasi dan pemanfaatan sistem informasi,” ungkapnya.

Mantan Kaban Kesbang ini menegaskan bahwa KSATRIA 2026 merupakan langkah strategis untuk meningkatkan standar Satlinmas di Kabupaten Buleleng.

“KSATRIA 2026 bukan hanya mencari juara. Ini adalah gerakan penguatan agar Satlinmas semakin tangguh, responsif, dan profesional. Kami ingin Satlinmas benar-benar hadir dan siap ketika masyarakat membutuhkan,” tegasnya.

Selama ini, Satlinmas memiliki peran penting namun sering bekerja tanpa sorotan. Mereka terlibat dalam pengamanan kegiatan masyarakat, membantu penanganan situasi darurat, hingga menjaga ketertiban lingkungan.

Selain itu, Satlinmas juga memiliki peran strategis dalam penanggulangan bencana, mulai dari tahap pencegahan dan kesiapsiagaan, membantu proses evakuasi saat terjadi bencana, hingga mendukung upaya pemulihan pascabencana di wilayah masing-masing.

Melalui kompetisi ini, seluruh desa dan kelurahan diharapkan dapat menunjukkan bahwa Satlinmas mereka aktif, terlatih, dan tertib administrasi. Dengan semangat peringatan hari jadi Kota Singaraja serta institusi Satpol PP dan Satlinmas, KSATRIA 2026 diharapkan menjadi tonggak peningkatan kualitas Satlinmas di Kabupaten Buleleng.

Baca Juga  Ny. Putri Koster: Pasar Gotong-Royong Beri Dampak Positif bagi Petani, IKM dan UMKM

“Kita optimistis, melalui inovasi ini, Satlinmas akan semakin kuat dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat serta semakin sigap dalam menghadapi berbagai potensi bencana di daerah,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aksi Kolektif Bali Bersih Sampah di Jimbaran, Menteri LH dan Gubernur Koster Serukan Wajib Pilah Sampah dari Sumber

Published

on

By

Gubernur Koster
DAMPINGI MENTERI: Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Faisol Nurofiq dalam aksi Korve Bersih Sampah Pantai di Pantai Jimbaran, Kabupaten Badung, Kamis (5/3) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Faisol Nurofiq dalam aksi Korve Bersih Sampah Pantai di Pantai Jimbaran, Kabupaten Badung, Kamis (5/3) pagi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah percepatan penanganan persoalan sampah di Bali yang belakangan menjadi sorotan nasional hingga internasional.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali atas intensitas kunjungan pemerintah pusat yang dinilai cukup sering.

Ia menegaskan bahwa hal itu menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap Bali sebagai wajah pariwisata Indonesia.

“Demikian pentingnya arti Bali bagi pemerintah pusat. Banyak keluhan dari masyarakat internasional yang langsung disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan sampah di Bali telah menjadi perhatian serius Presiden. Pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi serta kabupaten/kota diminta segera mengambil langkah konkret dan substansial dalam penanganan sampah.

Menteri LH menegaskan bahwa pola lama pengelolaan sampah dengan sistem “pungut-angkut-buang” ke TPA Suwung tidak lagi dapat dipertahankan. Kondisi TPA tersebut disebut telah mengalami kelebihan kapasitas (overloaded) dan berdampak pada kerusakan lingkungan yang serius.

Bahkan, TPA Suwung kini masuk dalam proses penyidikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Pemerintah pusat memberikan sanksi berat sebagai langkah penegakan hukum dan pembenahan tata kelola.

“Kita tidak bisa lagi menunda. Mulai sekarang wajib pilah sampah dari sumber,” tegasnya.

Target Pilah Sampah Satu Bulan

Berdasarkan data Kementerian LH, sekitar 60 persen sampah di Bali merupakan sampah organik yang seharusnya dapat diselesaikan di tingkat sumber, baik rumah tangga maupun fasilitas publik.

Menteri LH meminta Walikota Denpasar dan Bupati Badung menuntaskan sistem pemilahan sampah organik di sumber paling lambat satu bulan ke depan. Ia menekankan bahwa kepala daerah bertanggung jawab penuh memimpin gerakan pilah sampah hingga level rumah tangga.

Baca Juga  Perda 5/2020, Gubernur Koster Bentuk Portal Satu Pintu untuk Integrasikan Seluruh Pemangku Kepentingan Pariwisata

“Terimakasih kepada Bapak Gubernur Bali, yang telah berupaya keras dan selalu mengawal serta mengawasi program pemerintah pusat ini di daerah,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah pusat tengah menyiapkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy). Namun proyek tersebut diperkirakan membutuhkan waktu 2,5 hingga 3 tahun hingga beroperasi penuh.

“Kalau tidak mulai pilah dari sekarang, sampah akan terus menumpuk sampai tiga tahun ke depan,” katanya.

Serahkan Mesin Pemotong Kayu

Dalam kesempatan itu, Menteri LH menyerahkan secara simbolis dua unit mesin pemotong kayu kepada Pemerintah Kabupaten Badung. Bantuan tersebut diterima langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa untuk membantu percepatan penanganan sampah kiriman berupa kayu dan bambu di kawasan pantai.

Ia juga mengakui bahwa sampah kiriman melalui laut menjadi tanggung jawab kementeriannya, namun hingga kini belum sepenuhnya dapat diatasi secara optimal.

Bantuan peralatan tersebut, menurutnya, menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menyelesaikan persoalan sampah di Bali.

Bali Bersih untuk Pariwisata Berkelanjutan

Gubernur Wayan Koster dalam kesempatan tersebut menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh langkah pemerintah pusat.

Aksi bersih pantai di Pantai Jimbaran turut dihadiri unsur TNI-Polri, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, organisasi masyarakat, organisasi perempuan, serta pelajar.

Menteri LH menutup sambutannya dengan ajakan bekerja keras dan bergerak cepat. “Bali daerah wisata tanpa sampah tentu akan semakin cantik, semakin menawan bagi wisatawan mancanegara. Mari kita hadirkan yang terbaik untuk bangsa melalui Bali Bersih,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca