Thursday, 22 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 Selasa (28/4), Kasus Besar Terjadi di Bali: Positif Nambah 22 Orang, 8 Orang dari Banjar Serokadan Bangli

BALIILU Tayang

:

de
KETUA HARIAN GUGUS TUGAS COVID-19 BALI DEWA MADE INDRA

Denpasar, baliilu.com –  Pemerintah Provinsi Bali melalui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewa Made Indra menyatakan perkembangan kasus Covid-19 yang kita hadapi bersama sampai Selasa petang (28/4-2020) belum memperlihatkan tanda-tanda kapan akan berakhir.

Pernyataan Dewa Indra pada pembuka video conference di Kantor Dinas Kominfos Provinsi Bali Renon Denpasar, Selasa petang (28/4) ini, terkait laporan yang terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini ada penambahan kasus positif Covid-19 dalam jumlah yang sangat besar.

‘’Belum pernah saya melaporkan jumlahnya sebesar ini, yakni 22 orang. Mereka ini adalah WNI, dibagi dalam kategori imported case oleh PMI (pekerja migran Indonesia-red) sebanyak 9 orang, dan transmisi lokal 13 orang. Sehingga sampai sore ini jumlah akumulatif terkonfirmasi positif menjadi 215 orang,’’ ujar Dewa Indra.

Namun hari ini pihak rumah sakit juga melaporkan ada pasien yang sembuh sebanyak 7 orang. Dengan demikian jumlah akumulatif yang sembuh 88 orang. Sementara yang meninggal astungkara tidak ada pertambahan, tetap 4 orang. Dewa Indra berharap ke depan tidak ada lagi sahabat kita yang meninggal karena Covid-19.

Selanjutnya yang masih dalam perawatan sebanyak 123 orang tersebar di 11 rumah sakit rujukan dan di tempat karantina yang dikelola Pemerintah Provinsi Bali.

Sebagian besar mereka dilaporkan dalam kondisi yang sehat, fisiknya sehat hanya harus diwajibkan diisolasi dan diperiksa swabnya sehingga akhirnya nanti bisa dinyatakan sembuh. ‘’Mari kita berdoa sahabat kita yang dalam perawatan bisa sembuh dalam waktu yang secepat mungkin,’’ kata Dewa Indra.

Dewa Indra kemudian lebih merinci data akumulatif positif sebanyak 215 orang. Di antaranya sebanyak 8 orang WNA dan 207 orang WNI. Dari 207 orang WNI ini dirinci kategori terinfeksi 133 orang positif karena imported case, dibawa dari luar negeri yang mayoritas PMI yang baru pulang dari luar negeri. Kemudian positif dari daerah terjangkit sebanyak 20 orang, serta sisanya positif melalui transmisi lokal 54 orang.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Minta TP PKK Sebarluaskan Informasi terkait Resiko Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19

Kalau ketiga kategori ini dipersentasekan dari total positif 215 orang, maka imported case 65,58%, terinfeksi di daerah terjangkit 9,30 % dan melalui transmisi lokal 25,11%.

Ini artinya kasus yang terkonfimasi  positif sebagian besar imported case, kemudian transmisi lokal. Dan ini harus menjadi perhatian bersama terutama sekali transmisi lokalnya. ‘’Hari ini saya laporkan bertambah kasus positif 22 orang, 13 orang di antaranya transmisi lokal. Ke-13 ini saya lihat dan saya baca ternyata 8 orang berasal dari 1 Banjar Serokadan, Desa Abuan Bangli. 8 orang positif ini terinfeksi melalui transmisi lokal,’’ ujar Dewa Indra.

Sementara 4 orang lainnya juga sama dari satu lingkungan di Karangasem, dari lingkungan Banjar Padang Kerta. Mereka ini satu rumah, satu keluarga besar. Penyebab utamanya adalah mereka mendapatkan trasmisi lokal karena kontak dengan yang positif terlebih dahulu yakni pekerja migran yang pulang dan melakukan karantina mandiri.

‘’Karena jumlahnya sangat besar 8 orang dalam 1 banjar, saya sudah menelpon langsung Bupati Bangli hal ihwal sampai terjadi dalam jumlah yang besar ini. Saya mendapatkan informasi dari Bupati Bangli bahwa awalnya, 1 PMI yang positif melakukan karantina mandiri di rumah. Ia tanpa genjala kemudian ia berinteraksi biasa dengan keluarganya hingga kemudian 8 orang terinfeksi dalam satu banjar itu. Begitu juga di Karangasem, di satu lingkungan Padang Kerta ada 4 orang terinfeksi. Saya langsung menanyakan hal tersebut kepada Wakil Bupati Karangasem yang memperoleh jawaban gambaran yang sama. Sekaligus saya meminta kepada Bupati Bangli dan Wakil Bupati Karangasem untuk menjaga dengan baik supaya tidak ada lagi transmisi lokal di banjar, di lingkungan, di keluarga itu. Saya mohon untuk menjaga dengan baik karena ini adalah kasus yang cukup besar hari ini di Bali, paling banyak dari laporan beberapa hari yang lalu,’’ ujar Dewa Indra.

Baca Juga  Cegah Penyebaran Covid-19, PKB XLII Tahun 2020 Ditiadakan

Dari kedua peristiwa ini, di Bangli dan Karangasem, Dewa Indra mengambil kesimpulan bahwa arahan yang telah diberikan Pemprov Bali, oleh Gugus Tugas Pemprov Bali, bupati dan walikota pada tingkat implementasinya di lapangan belum dilaksanakan dengan penuh disiplin.

Kalau saja warga masyarakat, PMI yang baru pulang mengikuti arahan pemerintah dengan baik untuk melakukan karantina mandiri di rumah dengan menjaga jarak, dengan rajin mencuci tangan, tidak kontak dekat dengan orang lain maka kasus ini pasti tidak akan terjadi.  

Jika kasus ini terjadi berarti ada ketidakdisiplinan, ada ketidaktaatan kepada arahan pemerintah, ketidaktaan protokol pencegahan Covid-19. Mudah-mudahan peristiwa ini bisa menginspirasi kita semua tentang pentingnya disiplin melaksanakan protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Terutama sekali kepada sahabat PMI yang berasal dari Bali semuanya agar disiplin. Karena satu tidak disiplin atau ada dua tidak disiplin maka sudah menghasilkan 8 orang dan 4 orang menjadi 12 transmisi lokal. Bayangkan jika sebagian PMI tidak disiplin maka berapa yang akan terjadi kasus transmisi lokal.

‘’Maka dari pengalaman ini kami Gugus Tugas meminta kepada seluruh PMI baik yang melakukan karantina mandiri di rumah, maupun karantina pengelola pemerintah kabupaten kota untuk disiplin. Disiplin dalam menjaga jarak, disiplin membatasi interaksi dengan orang lain, disiplin mencuci tangan, disiplin menggunakan masker. Dan benar-benar mengisolasi diri dari orang lain sampai benar-benar tuntas melalui 2 kali rapid test dinyatakan negatif barulah benar-benar hadir bersama masyarakat,’’ ujar Dewa Indra.

Dewa Indra selaku Sekda Bali berharap jumlah ini yang terbesar dan tidak akan pernah terjadi lagi. Kuncinya adalah kedisiplinan kita semua. Sekali di antara kita meremehkan penyebaran Covid-19 maka hal ini akan terulang lagi. ‘’Karena itu sekali lagi saya berharap mari kita semuanya disiplin. Menyadari banyaknya orang tanpa gejala tetapi ia positif Covid-19 maka ini harus menguatkan kita disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, supaya tidak ada lagi yang  terinfeksi melalui transmisi lokal,’’ kata Dewa Indra.

Baca Juga  Transmisi Lokal Merebak di Pasar Tradisional, Tim Gabungan GTPP Lakukan Evaluasi dan Pembinaan

Karena infeksi transmisi local bisa memiliki tingkat penyebaran yang tinggi jika di antara warga tidak disiplin. Oleh karena itu, mari kita disiplin, mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa memberkati kita semua dan penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan dengan baik, agar kehidupan dan penghidupan bisa segera pulih kembali.  (*/gs)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Berkas Perkara Kasus Ujaran Kebencian soal Papua TikTokers AB Dinyatakan Lengkap

Published

on

By

ujaran kebencian papua
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Erdi A. Chaniago. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Berkas perkara kasus ujaran kebencian berdasarkan SARA tentang Papua yang dilakukan oleh pemilik, pengguna dan yang menguasai akun media sosial TikTok dengan username “@presiden_ono_niha/Jay Komal” dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Erdi A. Chaniago mengatakan, berkas perkara dinyatakan lengkap pada tanggal 7 Februari 2024 dengan satu orang tersangka.

“Berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/A/21/XII/2023/SPKT.Dittipidsiber/Bareskrim Polri tanggal 30 Desember 2023, penyidikan perkara dugaan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan SARA yang dilakukan oleh pemilik, pengguna dan yang menguasai akun media sosial TikTok dengan username @presiden_ono_niha/Jay Komal telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, sebagaimana telah diterimanya surat P21 dari JPU dengan satu orang tersangka pada tanggal 7 Februari 2024,” kata Erdi dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 22 Februari 2024.

Adapun satu orang tersangka tersebut yaitu atas nama Aperlinus Bu’Ulolo (AB) memiliki peran sebagai pemilik, pengguna dan yang menguasai akun media sosial TikTok @presiden_ono_niha yang membuat konten video dengan durasi 2 (dua) menit, dan juga yang memposting konten video tersebut di media sosial TikTok miliknya pada tanggal 30 Desember 2023.

“Adapun penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap 2 akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2024 di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat,” kata Erdi.

Dalam kasus ini penyidik menyita sejumlah barang bukti dari tersangka yaitu satu buah kartu tanda penduduk atas nama tersangka, akun media sosial tiktok dengan username @presiden_ono_niha, satu buah akun email, satu unit handphone oppo warna biru, satu buah wig/rambut palsu, satu buah kaos warna biru, satu buah blazer warna hitam dan satu buah kaca mata hitam.

Baca Juga  1 Pasien Covid-19 Meninggal di Denpasar (7/9), Kasus Positif Bertambah 36 Orang dan Kasus Sembuh Bertambah 21 Orang

Adapun tersangka dijerat dengan Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 9 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 16 Jo Pasal 4 huruf b angka 1 dan 2 UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 156 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Resmikan 27 Ruas Jalan, Presiden Harap Konektivitas Antardaerah dan Antarprovinsi Makin Baik

Published

on

By

inpres jalan daerah sulawesi selatan
RESMIKAN RUAS JALAN: Presiden Joko Widodo meresmikan 27 ruas jalan yang merupakan Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis, 22 Februari 2024. (Foto: BPMI Setpres/Kris)

Sulawesi Selatan, baliilu.com – Presiden Joko Widodo meresmikan 27 ruas jalan yang merupakan Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Sulawesi Selatan. Peresmian tersebut dipusatkan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), pada Kamis, 22 Februari 2024.

“Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini saya resmikan 27 ruas pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Presiden.

Presiden mengatakan bahwa pada tahun 2023 pemerintah pusat telah memberikan anggaran sebesar Rp. 669 miliar untuk Provinsi Sulawesi Selatan. Anggaran tersebut dialokasikan untuk membangun dan memperbaiki 201 kilometer jalan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Ada 27 ruas jalan yang dibangun dan diperbaiki, hari ini telah selesai,” ungkap Presiden.

Presiden menyebut anggaran tersebut akan terus ditingkatkan. Presiden berharap pembangunan ruas-ruas jalan tersebut akan memberikan banyak manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Kita berharap jalan-jalan di seluruh Provinsi Sulawesi Selatan semuanya bisa halus, mulus akan memperbaiki konektivitas antardaerah dan antarprovinsi,” ucap Presiden.

Sementara itu, Indriyani, salah seorang warga sekitar mengaku sangat bersyukur dengan pembangunan ruas jalan tersebut. Menurutnya, jalan yang tadinya rusak dan banyak menimbulkan korban jiwa kini sudah lebih baik.

“Alhamdulillah sudah baik, sudah bersih tidak ada berlubang lagi. (Sebelumnya) parah, rusak-rusak sampai ada korban jiwa meninggal kecelakaan,” tutur Indriyani.

Senada, Syahrir, warga lainnya turut merasakan manfaat dari keberadaan jalan tersebut. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintahan Presiden Jokowi.

“Saya mewakili warga setempat sangat berterima kasih atas Instruksi Presiden programnya jalanan inpres kami masyarakat disini terkhusus Pangkep itu sangat berterima kasih atas program Pak Jokowi ini. Kami sangat menikmati dan terima kasih atas 10 tahunnya Pak Jokowi,” ucap Syahrir.

Baca Juga  Update Covid-19 Rabu (22/4), 5 PMI Sembuh, Dewa Indra: Cegah Transmisi Lokal Kuncinya Pakai Masker, Jaga Jarak dan Cuci Tangan

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin, serta Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Jokowi Resmikan Makassar New Port

Published

on

By

makassar new port
RESMIKAN MAKASSAR NEW PORT: Presiden Joko Widodo meresmikan Makassar New Port di Kota Makassar, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis, 22 Februari 2024. (Foto: BPMI Setpres/Vico)

Makassar, Sulawesi Selatan, baliilu.com – Presiden Joko Widodo meresmikan Makassar New Port di Kota Makassar, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis, 22 Februari 2024. Presiden berharap kehadiran pelabuhan dengan nilai investasi Rp 5,4 triliun tersebut dapat meningkatkan nilai efisiensi bagi biaya logistik di Tanah Air.

“Ini akan menjadi pelabuhan besar di Indonesia bagian timur yang kita harapkan bisa mengefisiensikan biaya-biaya logistik yang ada di Tanah Air kita,” ujar Presiden.

Presiden mengingatkan bahwa persaingan antarnegara saat ini sangat ketat, baik produk-produk hasil dalam negeri maupun negara lain. Oleh karena itu, Presiden menekankan pentingnya efisiensi untuk memenangkan persaingan antarnegara.

“Siapa yang memiliki efisiensi yang baik, itulah yang memenangkan pertandingan, itulah yang akan memenangkan persaingan,” ungkap Presiden.

Presiden menyebut bahwa biaya logistik di Indonesia masih berada di angka 24 persen pada 10 tahun yang lalu. Hal itu dikarenakan lokasi antara pelabuhan, kawasan industri, hingga pabrik-pabrik yang tidak saling terintegrasi sehingga biaya logistik menjadi tidak efisien.

Presiden pun mengapresiasi biaya logistik di Indonesia yang saat ini sudah turun ke angka 14 persen. Meski masih lebih tinggi dibanding dengan negara lain, Presiden meyakini kehadiran Makassar New Port akan membantu menurunkan biaya logistik di Tanah Air.

“Makassar New Port ini adalah terbesar setelah Tanjung Priok. Kedalamannya 16 meter, juga termasuk pelabuhan terdalam yang sangat baik untuk bersandarnya kapal-kapal besar untuk mengangkut kontainer,” ucap Presiden.

Selain biaya logistik, Presiden juga mengapresiasi dwelling time yang turun dari yang semula tujuh hari menjadi dibawah tiga hari. Terkait kapasitas, Makassar New Port juga memiliki kapasitas hingga 2,5 juta TEUs sehingga diharapkan dapat bersaing dengan pelabuhan-pelabuhan besar di negara lain.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Minta TP PKK Sebarluaskan Informasi terkait Resiko Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19

“Inilah kekuatan, potensi yang terus kita perbaiki sehingga competitiveness kita, daya saing kita menjadi lebih baik dari negara-negara lain,” tutur Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, dan Dirut PT Pelindo (Persero) Arif Suhartono. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca