Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wagub Cok Ace Jadi ‘’Keynote Speaker’’ Seminar Internasional di Warmadewa

Wagub Cok Ace: Ekonomi Kerthi Bali Wujudkan Perekonomian Pulau Bali yang Selaras dengan Alam, Junjung Tinggi Kearifan Lokal, Ramah Lingkungan, Berkualitas, serta Mampu Meningkatkan Nilai Tambah, Daya Saing, dan Keberlanjutan

Loading

BALIILU Tayang

:

wagub
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat membuka Seminar Internasional “Economic Outlock Strategies in The Face of a Global Economic Regression” bertempat di Universitas Warmadewa-Denpasar, pada Jumat (18/11/2022). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati kembali didaulat sebagai Keynote Speaker pada acara Seminar Internasional “Economic Outlock Strategies in The Face of a Global Economic Regression” bertempat di Universitas Warmadewa-Denpasar, pada Jumat (18/11/2022).

Dalam paparannya Wagub Cok Ace mengatakan bahwa pandemi Covid-19 yang melanda dunia telah memberikan dampak signifikan pada perekonomian global. Pandemi ini telah menjangkit 640 juta jiwa dan menelan lebih dari 6,6 juta jiwa di seluruh dunia. Dunia belum pernah menghadapi disrupsi sedahsyat ini sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi global terhambat karena beragam kebijakan karantina dan pembatasan sosial untuk mengendalikan penyebaran virus. Namun, kita perlu bersyukur karena penyebaran kasus infeksi telah berangsur dapat dikendalikan. Hal ini seiring dengan keberhasilan program vaksinasi massal dan peningkatan kinerja sistem kesehatan publik.

Belum tuntas masalah pandemi Covid-19, kini dunia harus menghadapi tantangan lainnya yang tak kalah pelik. Perang antara Ukraina dan Rusia telah menimbulkan perlambatan ekonomi global akibat ketidakstabilan harga energi. Krisis energi di Eropa kemungkinan besar akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan jika perang ini tidak segera menemukan resolusi damai. Selain berdampak pada kehidupan masyarakat Eropa, krisis energi juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Ketika daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih dari pandemi, kini mereka harus berhadapan dengan meningkatnya harga barang-barang pokok akibat kelangkaan energi dan disrupsi perdagangan. Hal ini tentu harus menjadi perhatian serius kita bersama.

wagub
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat sebagai Keynote Speaker pada acara Seminar Internasional bertempat di Universitas Warmadewa-Denpasar, pada Jumat (18/11/2022). (Foto: ist)

Sebagai tujuan wisata dunia, Bali mengalami dampak terburuk karena jumlah wisatawan asing yang datang ke Bali pada tahun 2020-2021 mengalami penurunan hampir 100 persen. Penurunan sektor pariwisata sangat mempengaruhi perekonomian Bali, pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Bali menurun menjadi -9,31% (peringkat 34 dari 34 provinsi di Indonesia) dan pada tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Bali mulai membaik meski masih di angka -2,47% (masih peringkat 34).  

Baca Juga  Wagub Cok Ace: Forum Tetra Helix Tak Sekedar Seremonial, Tapi Berkontribusi Buat SDM Bali

Sejak Bulan Maret 2022, kondisi persebaran Covid-19 di Bali dan Indonesia sudah berangsur membaik, aturan perjalanan internasional pun menjadi semakin mudah. Penerbangan Internasional langsung menuju Bali mulai beroperasi. Hal tersebut berdampak pada kunjungan wisatawan yang semakin meningkat. Seiring dengan hal tersebut, perekonomian Bali juga turut meningkat. Pada triwulan III tahun 2022 pertumbuhan ekonomi Bali meningkat sebesar 8,09%, sebuah prestasi yang membanggakan.

Meski demikian, Bali tidak boleh terlena dengan pencapaian ini. Tantangan potensi resesi global masih harus dicermati dan ditangani dengan seksama. Pemerintah Bali sadar sepenuhnya bahwa pulau ini tidak boleh hanya bergantung pada sektor pariwisata semata. Untuk itu, perekonomian Bali juga harus didukung dengan penguatan sektor ekonomi lainnya. Data Bank Indonesia mencatat bahwa 14 dari 17 sektor lapangan usaha di Bali mengalami pertumbuhan positif sepanjang tahun 2022. Adapun 3 sektor lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah transportasi (35.37%), penyediaan akmamin (25,69%), dan pengadaan listrik (22,46%).

Pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan IV tahun 2022 diperkirakan tumbuh kuat, meski sedikit melandai dibandingkan triwulan sebelumnya. Adapun beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan ini adalah Penyelenggaraan KTT G20, Peningkatan jumlah dan frekuensi penerbangan langsung internasional menuju Bali, Proyek pembangunan infrastruktur pemerintah dan digitalisasi ekonomi pada sektor pariwisata dan perdagangan.

Dengan mengedepankan enam sektor tersebut, ‘’Ekonomi Kerthi Bali” akan mewujudkan perekonomian pulau Bali yang selaras dengan alam, bertumpu pada sumber daya lokal, menjunjung tinggi kearifan lokal, ramah lingkungan, berorientasi pada kualitas, serta mampu meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan keberlanjutan.

Tidaklah cukup untuk bangkit dan pulih seperti keadaan Bali seperti sedia kala. Mengupayakan pola perekonomian yang lebih tangguh adalah hal yang sangat penting. Selain industri pariwisata sebagai sektor unggulan Bali, sektor pertanian dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) harus dipilih sebagai sektor pendukung yang tak kalah penting. Bali juga memiliki potensi seni berkualitas tinggi karya para pelukis, pematung, dan maestro lainnya. Dengan kata lain, Bali dapat mengembangkan tidak hanya pariwisata, tetapi juga sektor pertanian, industri kreatif, dan UMKM.

Baca Juga  Dampingi Wamenkes, Cok Ace Dukung Resiliancy Alkes Dalam Negeri

Dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi Bali, terdapat beberapa rekomendasi yang perlu diupayakan oleh semua pihak. Rekomendasi tersebut yakni: Mendorong peningkatan daya saing penyelenggaraan MICE melalui insentif dan paket wisata yang menarik. Meningkatkan promosi untuk membuka jalur penerbangan langsung menuju Bali. Pengembangan Bali sebagai destinasi wisata baharí dan kerjasama pariwisata dengan skema Bali and Beyond. Peningkatan kapasitas ekspor komoditas unggulan Bali, seperti kerajinan tangan dan perikanan. Mendorong keberlanjutan program diversifikasi ekonomi, terutama di sektor pertanian dan Peningkatan program pengendalian inflasi untuk menjaga kestabilan daya beli masyarakat melalui program 4K (Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif).

Seluruh langkah pemulihan ekonomi Bali ini harus melibatkan pemangku kepentingan lainnya, mulai dari swasta hingga kelompok masyarakat. Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen penuh untuk senantiasa memberikan dukungan berupa regulasi, stimulus, peningkatan kapasitas, dan perluasan potensi pasar bagi ekonomi Bali. Perekonomian Bali harus menjadi lebih tangguh dari sebelumnya agar tidak begitu tertinggal ketika resesi ekonomi terjadi.

“Kami sadar sepenuhnya bahwa kondisi ekonomi global saat ini saling terhubung satu sama lain. Sehingga, pelemahan ekonomi di satu negara akan berdampak pada negara lainnya. Oleh sebab itu, upaya untuk memulihkan dan meningkatkan ketangguhan ekonomi harus dilakukan oleh semua negara. Di sisi lain, upaya menstabilkan ekonomi secara domestik juga akan berdampak bagi negara lain. Saya berharap apa yang dilakukan Bali dapat berkontribusi pada ekonomi global yang lebih tangguh,” pungkas Wagub Cok Ace.

wagub
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati foto bersama narasumber dan pimpinan Universitas Warmadewa pada acara Seminar Internasional bertempat di Universitas Warmadewa-Denpasar, pada Jumat (18/11/2022). (Foto: ist)

Sementara itu Rektor Universitas Warmadewa menyampaikan bahwa kegiatan seminar yang digagas oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unwar ini sebagai rangkaian dari peringatan HUT-nya, juga sangat dirasa penting dalam menghadapi perkembangan ekonomi saat ini. Ekonomi global yang berjalan sangat dinamis merupakan suatu hal yang harus menjadi perhatian kita bersama, terlebih dampak yang ditimbulkan oleh perang antar Ukraina dan Rusia, yang akan berdampak pada krisis pangan dan isu resesi tidak bisa dielakan. Untuk itu, diharapkan Seminar Internasioanal yang menghadirkan beberapa narasumber yang expert dalam bidangnya, dapat mememberikan kita pencerahan dalam menghadapi ekonomi global.

Baca Juga  Hadiri Jamuan Makan Malam di Atas Kapal Perang India

Dalam acara seminar tersebut, juga diisi oleh beberapa narasumber baik dari Indonesia maupun luar negeri. Hadir pula dalam acara tersebut, Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Unwar, Ketua KORPRI, dan undangan terkait lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Panen Raya Jagung di Gianyar, Polres Gianyar Dorong Penguatan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Published

on

By

Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Banjar Tarukan Kelod, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Rabu (2/9/2026).
PANEN JAGUNG: Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H. saat melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di lahan milik Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Banjar Tarukan Kelod, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Rabu (2/9/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Polres Gianyar bersama Pemerintah Kabupaten Gianyar dan kelompok tani melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung program swasembada jagung nasional. Kegiatan berlangsung di lahan milik Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Banjar Tarukan Kelod, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan dihadiri Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Gianyar Ny. Yen James Rajagukguk beserta pengurus, Wakapolres Gianyar Kompol Willa Jully Nendissa, S.I.K., jajaran pejabat utama Polres Gianyar, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Camat Tampaksiring, Kapolsek Tampaksiring, Danramil 1616-03/Tampaksiring, perangkat Desa Pejeng Kaja serta Kelompok Tani Subak Belong.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gianyar menegaskan bahwa kegiatan panen raya merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya melalui pengembangan komoditas jagung.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri, khususnya Polres Gianyar dan Polda Bali, dalam menyukseskan program swasembada jagung Tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional dan daerah,” ujar AKBP James.

Lahan pertanian seluas sekitar 4.500 meter persegi atau 45 are tersebut sebelumnya ditanami jagung pada 12 Juni 2026. Dari lahan tersebut, panen Kuartal II Tahun 2026 menghasilkan sekitar 3 ton jagung.

Kapolres Gianyar mengatakan, keberhasilan panen tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya para petani yang terlibat dalam pengelolaan lahan.

“Lahan yang dikelola dengan luas kurang lebih 4.500 meter persegi ini bukan hanya menjadi simbol sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik dapat menghasilkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga  Dampingi Wamenkes, Cok Ace Dukung Resiliancy Alkes Dalam Negeri

Lebih lanjut, hasil panen tersebut akan diserap oleh mitra serta pasar masyarakat di wilayah Pejeng Kaja. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan program pertanian yang melibatkan petani binaan Polri.

“Hasil panen sekitar 3 ton ini akan diserap oleh para mitra serta pasar masyarakat Pejeng Kaja. Kami berharap hasil tersebut dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi para petani dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Kapolres.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan panen jagung secara simbolis oleh Kapolres Gianyar bersama para undangan.

Panen raya ini menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi berkelanjutan antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polresta Denpasar Kerahkan Water Cannon Bantu Pemadaman Kebakaran Gudang Rongsokan di Jalan Nakula

Published

on

By

Personel Polresta Denpasar mengerahkan unit water cannon Sat Samapta untuk membantu pemadaman dan pendinginan pasca kebakaran di Jalan Nakula, Rabu, 2 September 2026.
PEMADAMAN: Personel Polresta Denpasar pada Rabu, 2 September 2026 diterjunkan untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan pasca kebakaran di Jalan Nakula dengan mengerahkan unit water cannon Sat Samapta Polresta Denpasar. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polresta Denpasar turun langsung membantu penanganan kebakaran yang melanda bangunan bedeng dan gudang rongsokan di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar.

Kebakaran yang terjadi pada Senin, 31 Agustus 2026 sekitar pukul 22.30 Wita tersebut hingga kini masih mendapatkan penanganan intensif. Mengingat masih terdapat sejumlah titik api di lokasi, personel Polresta Denpasar pada Rabu, 2 September 2026 diterjunkan untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan dengan mengerahkan unit water cannon Sat Samapta Polresta Denpasar.

Pengerahan water cannon dilakukan sebagai langkah responsif untuk membantu petugas pemadam kebakaran dalam menjangkau dan memadamkan sejumlah titik yang masih berpotensi menimbulkan api kembali. Personel juga terus berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar dan Kabupaten Badung yang sejak awal telah melakukan penanganan di lokasi.

Kebakaran tersebut melanda area dengan luas sementara diperkirakan mencapai kurang lebih 3 hektare. Sejumlah bangunan semi permanen, kendaraan dan barang-barang bekas yang berada di lokasi terdampak kebakaran.

Berdasarkan data sementara, objek yang terbakar meliputi dua unit mobil, 11 unit sepeda motor, tiga unit sepeda gayung, barang bekas/rongsokan, serta sejumlah rumah semi permanen berikut peralatan rumah tangga, dokumen penting dan barang elektronik milik warga.

Upaya pemadaman menghadapi tantangan karena kondisi angin yang cukup kencang. Bahkan, pada Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 15.13 Wita, kembali muncul titik api di bagian barat lokasi. Api sempat membesar dan merembet ke area sekitar meskipun sebelumnya petugas pemadam telah bersiaga di lokasi.

Dua unit rumah semi permanen milik warga yang berada di sebelah barat, berdekatan dengan lokasi munculnya titik api, turut terdampak kebakaran. Petugas PMK Kota Denpasar bersama PMK Kabupaten Badung kemudian kembali melakukan penanganan dengan dukungan dua unit excavator untuk membantu membongkar dan mengurai puing-puing yang berpotensi menyimpan bara api.

Baca Juga  Terima Kunker DPR RI, Wagub Cok Ace Sampaikan Keluh Kesah Pelaku Pariwisata

Selain membantu proses pemadaman dan pendinginan, kepolisian juga melakukan pengamanan lokasi serta pendataan dan pemeriksaan terhadap warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Hingga saat ini, 11 orang saksi telah dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan terkait peristiwa kebakaran tersebut.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengerahan personel dan water cannon Sat Samapta merupakan bentuk respons kepolisian untuk membantu percepatan penanganan kebakaran sekaligus mencegah api kembali meluas.

“Polresta Denpasar bersama instansi terkait terus melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi. Karena masih terdapat beberapa titik yang mengeluarkan api atau bara, kami mengerahkan water cannon Sat Samapta untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keselamatan warga dan petugas menjadi prioritas dalam penanganan kejadian tersebut. Personel kepolisian juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi agar proses pemadaman dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kondisi lokasi masih memiliki potensi bahaya, sehingga masyarakat di sekitar TKP diharapkan tetap waspada,” tambahnya.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kepolisian terus mengumpulkan keterangan dari para saksi serta melakukan pendalaman terhadap berbagai informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Polresta Denpasar bersama petugas PMK Kota Denpasar, PMK Kabupaten Badung dan instansi terkait lainnya akan terus melakukan penanganan hingga kondisi di lokasi benar-benar dinyatakan aman dan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jelang Kriyanusa 2026, Ny. Putri Koster Dorong IKM Bali Kreatif Tanpa Menjiplak Karya Orang Lain

23 IKM Bali Siap Tampilkan Produk Kerajinan Unggulan di JICC Jakarta

Loading

Published

on

By

Ny. Putri Koster memimpin rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (2/9).
PIMPIN RAPAT: Ny. Putri Koster saat memimpin rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (2/9). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mendorong perajin dan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Bali untuk terus berkreasi dan mengembangkan karya yang memiliki karakter kuat agar mampu bersaing di berbagai lini. Namun, kreativitas tersebut harus tetap menghargai orisinalitas dan tidak dilakukan dengan menjiplak karya pihak lain.

Pesan tersebut disampaikan Ny. Putri Koster saat memimpin rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (2/9).

Menurut Ny. Putri Koster, perajin Bali memiliki kekayaan seni, budaya, dan warisan leluhur yang dapat terus digali dan dikembangkan menjadi karya kreatif. Potensi tersebut harus menjadi kekuatan bagi pelaku IKM untuk melahirkan produk yang memiliki identitas dan daya saing.

“Untuk mampu bersaing di segala lini, kita tentu harus terus berkreasi dan kreatif mengembangkan karya-karya seni serta warisan leluhur. Tetapi, jangan sampai merusak produk orang lain,” tegasnya.

Dalam persiapan pameran, Ny. Putri Koster juga meminta agar IKM peserta dikelompokkan berdasarkan jenis kerajinannya. Penataan tersebut diperlukan agar produk yang ditampilkan terlihat lebih rapi dan terorganisasi sekaligus memudahkan pengunjung menemukan produk yang diminati.

Ia juga mengingatkan 23 IKM asal Bali yang akan mengikuti Pameran Kriyanusa untuk menampilkan karya-karya terbaik dan memilih produk yang tepat sesuai dengan karakter pameran. Keikutsertaan dalam ajang tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkenalkan kualitas dan kekhasan kerajinan Bali kepada pasar yang lebih luas.

“Momentum ini kita gunakan untuk memperkenalkan karya lokal kita. Peserta pameran saya minta memilih karya terbaik sesuai dengan wilayah atau lokasi pameran agar produk yang dibawa tepat sasaran sekaligus memudahkan kita dalam menawarkan produk,” ungkapnya.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Wakili Bali Terima Penghargaan Universal Health Coverage, Program Jaminan Kesehatan Nasional

Pameran Kriyanusa 2026 akan berlangsung pada 26–30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Sebanyak 23 IKM asal Bali dijadwalkan ambil bagian dengan membawa beragam produk kerajinan unggulan.

Keikutsertaan Bali dalam Pameran Kriyanusa diharapkan menjadi kesempatan bagi para perajin dan pelaku IKM untuk memperkenalkan karya lokal ke tingkat nasional, memperluas jangkauan pasar, sekaligus menunjukkan kekuatan kriya Bali yang berakar pada tradisi namun terus berkembang mengikuti kebutuhan pasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata, menjelaskan bahwa produk yang ditampilkan dalam pameran merupakan kerajinan tradisional yang memiliki nilai estetika dan budaya, mengandung unsur tradisi, serta mencerminkan kearifan lokal Bali.

Produk tersebut antara lain kerajinan anyaman dan kayu, produk fesyen berbahan tenun tradisional Bali, serta kerajinan berbahan logam dan kulit. Pemilihan produk diharapkan dapat merepresentasikan kekayaan kriya Bali sekaligus menunjukkan kreativitas para perajin dalam mengembangkan warisan tradisional menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca