Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

45 Anggota DPRD Badung Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

BALIILU Tayang

:

dprd badung
PELANTIKAN DPRD PERIODE 2024-2029: Rapat Paripurna DPRD Badung dengan agenda acara peresmian pemberhentian Anggota DPRD Kabupaten Badung periode 2019-2024 dan peresmian pengangkatan Anggota DPRD Kabupaten Badung periode 2024-2029 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, pada Senin, 5 Agustus 2024. (Foto: Hms DPRD Badung)

Badung, baliilu.com – DPRD Kabupaten Badung pada Senin, 5 Agustus 2024 menggelar Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung.

Rapat Paripurna dilaksanakan dengan agenda acara peresmian pemberhentian Anggota DPRD Kabupaten Badung periode 2019-2024 dan peresmian pengangkatan Anggota DPRD Kabupaten Badung periode 2024-2029.

Turut hadir, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa bersama pejabat di lingkungan Pemkab Badung, Forkompinda Kabupaten Badung, Pimpinan Instansi Vertikal, Direksi Perusahaan Daerah dan para undangan lainnya.

Didapuk sebagai Pimpinan Sementara DPRD Kabupaten Badung, Putu Parwata mengakui hal tersebut sebagai amanah penugasan Partai PDI Perjuangan sebagai Pimpinan Sementara yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Bahkan, dengan rasa bangga, bahwa pihaknya bisa melakukan totalitas kepada pilihannya kembali hingga masyarakat.

“Hal itu bisa mengantarkan semua mekanisme yang akan dibentuk di DPRD mengenai Tata Tertib, Alat Kelengkapan Dewan, kemudian Pemilihan Pimpinan Definitif dan semuanya ini kita lakukan, sesuai dengan mekanisme yang ada,” kata Putu Parwata.

Hal tersebut, lanjutnya menjadikan benar-benar fungsi DPRD ini berjalan dengan baik, agar orang-orang yang tepat duduk di masing-masing Alat Kelengkapan Dewan akan bisa memberikan sesuatu output positif, agar amanah yang dijalankan sesuai harapan masyarakat bisa berjalan dengan baik.

“Selain itu, semuanya bisa berjalan selaras, sesuai dengan apa yang dimaklumatkan dalam Undang-Undang dan bekerja bersama-sama dengan Pemerintah,” paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya dari DPRD Kabupaten Badung selalu menjaga kebersamaan dengan Pemerintah, lantaran rohnya bersama-sama mengabdikan diri sebagai Pimpinan dan Anggota DPRD Badung, untuk sepenuhnya demi kepentingan masyarakat.

“Kami juga mendorong semua potensi yang ada untuk meningkatkan ekonomi kita secara optimal dan kesejahteraan berkelanjutan bisa kita wujudkan di Kabupaten Badung buat bahagia dan sejahtera bersama-sama,” ungkapnya.

Baca Juga  Fraksi Badung Gede DPRD Badung Sependapat Dua Raperda Ditetapkan Menjadi Perda

Setelah tahapan pelantikan, lanjutnya tahapan berikutnya akan menyelesaikan Tata Tertib yang baru, lantaran ada beberapa aturan yang harus diubah sesuai dengan jumlah Anggota DPRD Kabupaten Badung sekarang dari 40 kursi menjadi 45 kursi.

“Jadi, Fraksi itu totalnya jumlahnya 45 Anggota DPRD, kemudian akan melanjutkan ke dalam pembentukan Alat Kelengkapan Dewan, yang selanjutnya akan menetapkan Pimpinan-pimpinan Definitif, pada 22 Agustus 2024 mendatang, termasuk Komisi-komisi kita akan selesaikan, lanjut baru kita akan bekerja gas full, untuk masyarakat,” paparnya.

Terkait Partai Gerindra menjadi satu Fraksi, namun saat dipotong sebagai Pimpinan menjadi tiga orang Anggota, secara diplomatis Putu Parwata menyebutkan akan melihat lagi dalam peraturannya, semestinya dia satu Fraksi.

“Itu sudah cukup, tapi karena jadi Pimpinan, maka kita akan lihat apakah ada perubahan peraturan yang baru mengenai Alat Kelengkapan Dewan. Apakah Pimpinan itu termasuk sekaligus sebagai Anggota Fraksi. Nanti kita akan lihat kembali ke dalam peraturan Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan,” tegasnya.

Jika kembali ditunjuk sebagai Pimpinan DPRD Badung, Putu Parwata menyebutkan hal tersebut sebagai penugasan Partai PDI Perjuangan, yang akan dilakukan dengan sebaik-baiknya, yang tentunya dilaksanakan kinerja yang lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung.

Meski demikian, sekarang ini ada beberapa inovasi yang harus dibangun secara bersama-sama, agar Kabupaten Badung ini dalam mengelola asetnya yang disebut dengan Investment Asset harus dilakukan secara bersama-sama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Badung.

“Jadi, persamaan pola pikir ini yang kita bangun, dimana potensi itu kita gali semaksimal mungkin kita akan maksimalkan untuk kepentingan masyarakat dan RPJMD-nya kita sudah ubah, dimana kita meningkatkan terus potensi dan ekonomi yang ada di Badung,” pungkasnya.

Baca Juga  Evaluasi Festival Ogoh-ogoh, Komisi IV DPRD Badung dan Disbud Badung Gelar Raker

Sementara itu, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyebutkan nama Putu Parwata layak untuk dijadikan kembali sebagai Ketua DPRD Kabupaten Badung periode 2024-2029.

“Itu masih Putu Parwata, kami pasang sebagai Ketua DPRD Badung. Saya kira, kita melihat SDM seseorang, yang kedua, sudah berpengalaman dan ketiga, cukuplah dituakan di DPRD ini,” kata Bupati Giri Prasta.

Mengenai ada nama Anom Gumanti, disebutkan PDI Perjuangan harus mengajukan dua nama selain Putu Parwata, untuk diusulkan menjadi Ketua DPRD Kabupaten Badung. Meski demikian, Putu Parwata masih dianggap sebagai tokoh mumpuni yang layak sebagai Pimpinan DPRD Badung.

“Semua keputusan itu dari Pusat. Astungkara, ini sudah diizinkan dan diaminkan oleh Pimpinan kami yang ada di DPP PDI Perjuangan dan siapapun nanti yang diputuskan Pusat, kita hormati bersama-sama,” tandasnya.

Saat menjalankan tugas konstitusi, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengucapkan terima kasih kepada Penyelenggara Pemilu, yaitu KPU dan Bawaslu, khususnya di Kabupaten Badung bertalian dengan Pemilihan Anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Bali dan DPRD Kabupaten Badung.

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada TNI Polri yang telah terlibat langsung bertalian dengan menyukseskan Pemilu. Selain itu, kami juga berterima kasih kepada masyarakat Badung atas pelaksanaan Pemilu ini sudah dilaksanakan dengan jujur dan adil, bahkan KPPS kami taat hukum,” kata Bupati Giri Prasta.

Berkaitan dengan Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Badung Terpilih periode 2024-2029 dan Pemberhentian Anggota DPRD Badung periode 2019-2024, Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas pengabdian Anggota DPRD Badung yang lebih dari 5 tahun dan telah ikut membangun Kabupaten Badung.

Menurutnya, terpilihnya Anggota DPRD Badung Terpilih periode 2024-2029 itu bukan puncak tujuan, karena terpilihnya ini dianggap sebagai jembatan, sehingga menuju puncak itu, jika Anggota DPRD nanti mampu memberikan pelayanan sebagai penyambung lidah rakyat pemilihnya.

Baca Juga  Ketua Komisi IV DPRD Badung Graha Wicaksana Dorong Perda Pengendalian Rabies Lindungi Pariwisata Kuta

“Ya, paling tidak memfasilitasi membangun Merajan, Dadia, Pura, Bale Banjar, jalan rumah sehat layak hunian dan seterusnya. Itu yang kami inginkan. Jika ini bisa diwujudkan berarti Anggota DPRD Terpilih dia sudah mampu menjalankan tugas dengan baik. Jika ini tidak bisa difasilitasi dan tidak bisa dilakukan, apalagi di Badung ini hingga tidak mau hadir di tengah-tengah masyarakat, saya rasa itu tidak berhasil,” tambahnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Komisi II DPRD Badung Gelar Rapat Kerja Bahas LKPJ Bupati Badung 2024

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  Dipimpin Wakil Ketua II DPRD Badung Made Sunarta, Dewan Rekomendasikan Permohonan Hibah kepada Pura Subak Alas Harum Desa Taman dan Desa Sedang 

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  Sekretariat DPRD Badung Pelajari Program Humas dan Publikasi DPRD DKI Jakarta

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca