Saturday, 3 December 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

APBD Bali Hendaknya Didesain Mampu Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Bali

Pendapat Akhir DPRD Provinsi Bali terhadap Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2021

BALIILU Tayang

:

kusuma putra
Koordinator Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2021 Drs. Gede Kusuma Putra, Ak., MBA, MM. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Pendapat Akhir DPRD Provinsi Bali terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2021 disampaikan di depan Rapat Paripurna ke-19 masa persidangan II Tahun Sidang 2022 pada Senin, 18 Juli 2022 di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Bali Jalan Dr. Kusuma Atmaja Denpasar.

Rapat yang dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Nyoman Adi Wiryatama dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Provinsi Bali, anggota Forkopimda Provinsi Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, undangan, dan Pokli.

Koordinator Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2021 Drs. Gede Kusuma Putra, Ak., MBA, MM berkesempatan membacakan pendapat akhir DPRD Provinsi Bali terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2021.

Gede Kusuma Putra menyampaikan, setelah mengikuti dan menyimak bersama-sama pembahasan Raperda ini, sejak penyampaian Pengantar oleh Gubernur Bali pada Senin, 20 Juni 2022, Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Provinsi Bali pada Senin, 27 Juni 2022, Jawaban Gubernur Bali atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Provinsi Bali pada Senin, 4 Juli 2022, dan Rapat Kerja dengan TAPD Provinsi Bali, Selasa 12 Juli 2022, maka DPRD Provinsi Bali menyampaikan beberapa catatan dan rekomendasi terhadap hasil pembahasan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD SB Tahun Anggaran 2021 serta adanya LHP BPK RI  atas  LKPD Provinsi Bali TA. 2021.

kusuma
Kusuma Putra saat menyerahkan dokumen pendapat akhir DPRD Provinsi Bali kepada Ketua Dewan. (Foto: Ist)

Pertama, kualitas opini BPK RI yang WTP sembilan (9) kali berturut- turut tentu makin tahun diharapkan makin baik (makin berkualitas) dengan tolak ukur sederhana adanya temuan pemeriksaan BPK yang tidak mempengaruhi secara signifikan kewajaran penyajian LKPD semakin berkurang.

Baca Juga  DPRD Bali Sampaikan Raperda Inisiatif Dewan tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah

‘’Semua catatan dan temuan pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, agar ditindaklanjuti segera dengan mengacu kepada rencana aksi (action plan) atas rekomendasi BPK RI dan mengikuti batasan waktu yang diatur dalam perundang- undangan, dalam hal ini 60 (enam puluh) hari,’’ ujarnya.

Kedua, lebih dari 15 tahun (terakhir TA. 2019) APBD Pemprov Bali didisain defisit tetapi realisasinya surplus. Namun sekarang sudah dua tahun berturut-turut (2020-2021) APBD Pemprov Bali didisain defisit dan realisasinya juga betul defisit sehingga keadaan ini memberikan tekanan terhadap kemampuan keuangan Pemerintah Provinsi. Karenanya mengingat kapasitas fiskal atau celah fiskal keuangan Pemprov Bali saat ini cukup terbatas, Dewan berharap terhadap program-program yang menyerap anggaran besar (di luar yang sudah berjalan atau berproses) bisa dikaji ulang sambil menunggu Perekonomian Bali pulih kembali serta adanya peningkatan penerimaan Pendapatan Daerah.

Ketiga, sudah dua tahun juga pertumbuhan ekonomi Bali mengalami kontraksi, dimana TA. 2020 -9,33% dan TA. 2021 -2,47% karenanya ke depan APBD hendaknya didesain sedemikian rupa melalui politik anggaran untuk mampu mendorong pertumbuhan Ekonomi Bali melalui memperluas kesempatan kerja, mendorong pengeluaran pemerintah daerah, peningkatan dan pemerataan investasi di daerah, mendorong eksport daerah baik hasil kerajinan dan hasil hasil produk pertanian, menekan laju inflasi, dan menumbuhkembangkan jiwa-jiwa kewirausahaan di kalangan masyarakat.

Keempat, mengingat kebutuhan dana atau anggaran untuk pembangunanan dari tahun ke tahun selalu meningkat tentu harus dipersipakan penerimaan pendapatan yang mampu mengimbanginya. Karenanya Dewan mendorong Pemprov Bali melalui OPD terkait untuk selalu mengupayakan penataan perda-perda dan kebijakan-kebijakan yang berpotensi mampu meningkatkan PAD.

‘’Dan kelima, isu-isu kekinian yang ada dan berkembang seperti rabies, PMK yang sudah mendapat penanganan dengan baik perlu selalu dipantau dimonitor guna mencegah meluasnya cakupan wilayah terdampak sehingga secepatnya bisa ditanggulangi, mengingat Bali dalam waktu dekat akan menjadi tempat terselenggaranya beberapa international event,’’ pungkas Kusuma Putra. (gs/bi)

Baca Juga  Kapolri Hadiri Pungukuhan Bankamda dan Peresmian Sipanduberadat

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan

POLITIK

Sekda Adi Arnawa Hadiri Pelantikan Panwaslucam Kabupaten Badung

Published

on

By

sekda badung
Sekda Badung Adi Arnawa menghadiri Pelantikan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Kabupaten Badung Tahun 2022 dalam rangka penyelenggaraan pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2024 di Gedung Gosana III DPRD Kabupaten Badung, Jumat (28/10). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Sekda Badung Adi Arnawa mewakili Bupati Badung menghadiri langsung Pelantikan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) Kabupaten Badung Tahun 2022 dalam rangka penyelenggaraan pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2024 bertempat di Gedung Gosana III DPRD Kabupaten Badung, Puspem Badung, Jumat (28/10).

Pelantikan ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2017 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2019, dan setelah Bawaslu Kabupaten Badung melakukan Rapat Pleno penetapan nama-nama Panwaslu Kecamatan terpilih pada tanggal 25 Oktober tahun 2022 maka Pokja Pembentukan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Badung pada tanggal 26  Oktober tahun 2022 secara resmi mengumumkan 18 orang Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Badung.

Turut hadir Ketua Bawaslu Badung I Ketut Alit Astasoma dan jajaran, Kaban Kesbangpol I Nyoman Suendi, Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta, Forkopimda Kabupaten Badung, Perwakilan Bawaslu Provinsi Bali, Camat se-Kabupaten Badung serta pejabat terkait di lingkungan Pemkab Badung.

Dalam sambutannya Sekda Adi Arnawa mengatakan bahwa kesiapan Bawaslu terkait penyelenggaraan Pemilu maupun Pilkada sangat tampak sekali sangat siap dengan dilantiknya Panwaslucam. Sebagaimana diketahui bersama, pada tahun 2024 negara akan melaksanakan dua agenda besar pesta demokrasi yakni penyelenggaraan Pemilu Serentak dan penyelenggaraan Pilkada Serentak. Perhelatan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak ini akan menjadi pemilihan pertama terbesar di Indonesia karena untuk pertama kalinya Pemilu dan Pilkada dilaksanakan pada tahun yang sama. Penyelenggaraan Pemilihan Umum wajib menjamin tersalurkannya suara rakyat secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Di sisi yang lain penyelenggaraan pemilu juga harus memenuhi prinsip-prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif dan efisien.

Baca Juga  Rayakan HUT Ke-77 RI dan Hari Jadi Pemprov Bali Ke-64, DPRD Bali Gelar Lomba Mancing Lele

“Untuk itulah pengaturan penyelenggaraan pemilu menjadi sangat penting, yang bertujuan untuk memperkuat sistem ketatanegaraan yang demokratis, mewujudkan Pemilu yang adil dan mewujudkan Pemilu yang efektif dan efisien,” jelasnya.

Pihaknya juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua dan Komisioner Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Badung serta seluruh jajaran Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Badung yang telah melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh Anggota Panwaslucam yang telah dilantik pada hari ini. Kami perlu tegaskan kepada saudara, bahwa saudara adalah orang-orang yang telah dipilih melalui tahapan seleksi ketat dari masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Badung. Untuk itu, kami berharap anggota Panwaslu Kecamatan yang telah dilantik dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Anggota Panwaslu Kecamatan juga kami harapkan dapat bekerja secara profesional, berintegritas dan memahami aturan-aturan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Badung I Ketut Alit Astasoma mengucapkan selamat kepada Anggota Panwaslucam terpilih yang sudah dilantik pada hari ini. Diharapkan anggota Panwaslucam untuk dapat segera bekerja dengan semangat dan penuh rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas mengawal tahapan Pemilu di tingkat kecamatan sebagaimana tugas, kewenangan, dan kewajiban seperti diamanatkan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Sebagai Pengawas Pemilu, pihaknya juga berharap agar Anggota Panwaslu Kecamatan dapat beradaptasi dengan tugas dan fungsi yang diemban, tegakkan prinsip-prinsip sebagai seorang penyelenggara Pemilu yang mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif, dan efisien.

“Terakhir, saya berpesan kepada anggota Panwaslucam, agar senantiasa berkoordinasi dan membina kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, demi lancar dan suksesnya penyelenggaraan Pemilu tahun 2024. Maka dari itu anggota Panwaslucam wajib menjalin komunikasi dengan pihak terkait di wilayah kerjanya. Tiada henti untuk mensosialisasikan dan membumikan pengawasan partisipatif. Ingat untuk selalu menegakkan integritas, independen, serta netralitas sebagai pengawas pemilu,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Penutupan Masa Sidang Kedua DPRD Tahun 2022

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Hadiri Pelantikan Panwascam, Bupati Sanjaya Berharap Kolaborasi Demokrasi yang Kritis Tetap Dipertahankan

Published

on

By

bupati sanjaya
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., saat menghadiri pelantikan Panwaslu Kecamatan dan Pengukuhan Kepala Sekretariat Panwaslu Kecamatan, yang digelar di Dewi Sinta Hotel & Restaurant, Tanah Lot, Kediri, Kamis (27/10/2022). (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., mengharapkan kolaborasi demokrasi yang kritis tetap dipertahankan dan ditingkatkan di Tabanan. Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri pelantikan Panwaslu Kecamatan dan Pengukuhan Kepala Sekretariat Panwaslu Kecamatan, yang digelar di Dewi Sinta Hotel & Restaurant, Tanah Lot, Kediri, Kamis (27/10/2022).

Sebanyak 30 kandidat terlantik mewakili masing-masing 10 kecamatan di Tabanan, berkumpul dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan se-Kabupaten Tabanan dalam Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 mendatang. Turut menghadiri, Forkopimda Tabanan, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Sekda Tabanan dan Asisten 2, Ketua KPU Kabupaten Tabanan, Ketua Bawaslu Tabanan, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat se-Kabupaten Tabanan.

Pelantikan Panwaslu yang berlangsung pada hari ini merupakan langkah awal memasuki tahapan-tahapan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024. Menilai pentingnya pemilu dalam proses penyelenggaraan dan pengelolaan sebuah bangsa dan negara, sebab pemimpin-pemimpin bangsa dan negara akan dipilih dalam momen tersebut. Oleh sebab itu, kualitas penyelenggaraan pemilu sangatlah penting dan menjadi kata kunci, karena merupakan tonggak awal penyelenggaraan pembangunan lima (5) tahun ke depan.

bupati sanjaya
Penandatanganan SK Pelantikan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan se-Kabupaten Tabanan. (Foto: ist)

Bagi Sanjaya, ini adalah entry point untuk mewujudkan pesta demokrasi yang mempunyai legitimasi di hadapan rakyat sebagai pemilik kedaulatan. “Saya selaku kepala daerah Kabupaten Tabanan, ikut mendorong secara aktif agar tahapan-tahapan pemilu ke depan dapat mencerminkan bahwa Tabanan memang betul-betul siap melaksanakan pemilu yang berkualitas dan bermartabat, tidak hanya dari sisi pelaksanaan tetapi juga dari sisi kondusifitas daerah yang solid,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sanjaya juga menyampaikan agar semua pemangku kebijakan terkait Pemilu, betul-betul mencurahkan segala energi dan fokusnya pada upaya menciptakan pemilu yang damai. Pihaknya menekankan pelaksanaan pemilu yang sebelumnya agar dijadikan pelajaran, agar kekurangan-kekurangan yang pernah ada tidak terulang kembali.

Baca Juga  DPRD Bali Setujui dan Tetapkan Perda APBD Semesta Berencana Provinsi Bali TA 2023

“Bagaimana agar pesta demokrasi ini suasananya harus riang gembira, harus betul-betul dinikmati dengan baik, jujur, adil dan demokratis,” imbuhnya.

Kepada 30 kandidat terlantik, Bupati Sanjaya ucapkan selamat dan mengingatkan agar pencapaian ini dijadikan sebuah awalan dari pencapaian. Bekerja dengan penuh dedikasi, eratkan komunikasi dan solidkan organisasi untuk meminimalisir berbagai penyimpangan dalam pemilu. Serta agar tetap memastikan hak-hak politik rakyat dapat tersalurkan dengan baik dan fenomena kaum milenial terhadap pemilu agar dapat disikapi dengan bijak, sehingga peran aktif mereka dapat turut serta menyukseskan pemilu.

Terlebih, partisipasi pemilih Tabanan sempat mencapai angka tertinggi, mencapai 82,6% secara nasional. Oleh sebab itu, pelantikan Panwaslu Kecamatan dan Pengukuhan Sekretariat Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Tabanan ini dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas demokrasi dengan harapan pemilu akan semakin baik didukung oleh partisipasi pemilih yang tinggi.

“Harapan saya, kepada Panwascam, teman-teman unsur Forkopimcam yang baru dilantik, ayo bekerja sama berkolaborasi, bagaimana membangun demokrasi di Tabanan yang sudah baik ini tetap ditingkatkan terus, sehingga menjadi lebih baik. Itu harapan kita bersama, saya yakin pasti bisa dilaksanakan oleh Panwascam yang baru dilantik, dan harapan kita juga ke depan, mudah-mudahan Tabanan selalu dijadikan percontohan,” pungkas Sanjaya.

Harapan serupa juga diungkapkan oleh I Ketut Winasa, S.Sos, selaku Plh. Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tabanan. Pihaknya berharap, dengan terpilih dan dilantiknya Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan diharapkan nantinya dapat melaksanakan tugas-tugas pengawasan dengan baik sehingga Pemilu 2024 dapat berjalan sesuai dengan harapan. “Besar harapan saya agar dalam seluruh tahapan Pemilu tahun 2024 nanti, dapat berjalan dengan Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Kesbangpol Denpasar dan KPU Sosialisasi Pemilu dan Pilkada bagi Pemilih Pemula

Published

on

By

kesbangpol
KPU Kota Denpasar bersinergi dengan Pemkot Denpasar melalui Kesbangpol menggelar sosialisasi Pemilu/Pilkada bagi pemilih pemula, di kantor KPU Kota Denpasar, pada Senin (26/9/2022). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar bersinergi dengan Pemkot Denpasar melalui Kesbangpol Kota Denpasar menggelar sosialisasi Pemilu/Pilkada bagi pemilih pemula, yang dilaksanakan di kantor KPU Kota Denpasar, pada Senin (26/9/2022). 

Tahapan sosialisasi kali ini menyasar kepada 3 perwakilan karang taruna yang ada di Kecamatan Denpasar Barat.

Kabid Poitik Dalam Negeri Kesbangol Kota Denpasar, I Putu Agus Jayadi menyampaikan, pelaksanaan tahapan pemilu serentak 2024, akan dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024 mendatang.

Lebih lanjut dikatakannya dalam pemilu yang akan digelar bulan Februari tahun 2024 mendatang akan memilih sebanyak 5 pemimpin.  “Untuk itu saya sangat berharap kepada pemilih pemula atau yang baru memiliki KTP atau baru pertama mengikuti pemilihan agar dapat menentukan hak pilihnya masing-masing sesuai hati nurani. Dan kami berharap dalam situasi pemilu mendatang agar tidak membuat atau menerima dan menyebarkan berita hoax. Sebagai pemilih harus mencari informasi yang memang jelas asal usulnya sehingga nantinya dapat menentukan hak pilih yang tepat,” ujar Agus Jayadi.

Sementara Anggota KPU Kota Denpasar, Ni Ketut Dharmayanti Laksmi saat diwawancarai mengatakan kegiatan ini akan terus dilakukan untuk memberikan edukasi kepada pemilih pemula lainnya.

“Kali ini kami mengundang 3 karang taruna di Denpasar Barat untuk diberikan pemahaman mengenai pemilu/pilkada,” ujar Dharmayanti Laksmi.

Lebih lanjut dikatakannya dalam pemilihan yang akan datang ini akan memilih 5 pemimpin yaitu Presiden serta Wakil Presiden, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan DPD. “Saya harap para pemilih pemula dapat memilih calon pemimpin, baik di eksekutif maupun legislatif yang sesuai dengan hati nuraninya,” pungkas Ketut Dharmayanti. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Baca Juga  DPRD Bali Sampaikan Raperda Inisiatif Dewan tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah
Lanjutkan Membaca