Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bali Harus Bertahan dengan Kekhasannya, Made Arya Amitaba “Support” Penuh Diskusi Nasional “Quality Tourism”

BALIILU Tayang

:

AUDIENSI: Direktur Utama BPR Kanti Made Arya Amitaba saat menerima audiensi Panitia Pelaksana Diskusi Nasional di kantor pusat BPR Kanti di Batubulan Gianyar, Jumat (2/5/2025). (Foto: Hms SMSI Badung)

Gianyar, baliilu.com – Direktur Utama BPR Kanti Made Arya Amitaba memberi support penuh terhadap penyelenggaraan Diskusi Nasional Quality Tourism yang akan digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Badung berkolaborasi dengan SMSI Provinsi Bali pada Selasa, 20 Mei 2025 mendatang. Dukungan ini disampaikan saat menerima audiensi Panitia Pelaksana Diskusi Nasional di kantor pusat BPR Kanti di Batubulan Gianyar, Jumat (2/5/2025).

Hadir pada acara tersebut Ketua SMSI Badung I Nyoman Sarmawa bersama panitia pelaksana yang terdiri atas Ketua Nyoman Sunaya, Sekretaris Komang Purnama Sari, dan Bendahara Christavo Vinhas. Hadir juga perwakilan SMSI Provinsi Bali Wayan Gede Sumida.

Mantan Ketua Perbarindo Bali tersebut sepakat Bali harus mulai mengarah kepada quality tourism (pariwisata berkualitas) dibanding dengan mess tourism. Salah satunya karena daya dukung Bali yang terbatas sehingga mau tidak mau, suka tidak suka, Bali harus menuju pariwisata berkualitas.

Dia juga merasa prihatin terhadap kondisi wisatawan mancanegara yang datang ke Bali saat ini. “Berita yang lagi hangat, wisman banyak ke Bali tetapi tingkat hunian hotel malah turun. Mereka diduga banyak menempati kamar-kamar kos,” ujarnya.

Berikutnya, ujar Arya Amitaba, banyak wisman yang mengambil alih profesi masyarakat lokal. Di antaranya, ada yang menjadi guide, ada yang menyewakan motor. “Wisman ke Bali sudah tidak lagi sebagai wisatawan tetapi sudah mengambil alih pekerjaan masyarakat,” tegasnya.

Yang lain, ujarnya, banyak wisman yang melakukan tindakan-tindakan kriminal serta melakukan pelecehan terhadap simbol-simbol suci Hindu di Bali. Karena itu, ujar Made Arya Amitaba, perlu ada seleksi wisatawan untuk bisa ke Bali. Dia menunjuk warga yang ingin ke Australia atau ke negara lain harus memiliki jaminan. “Selain jaminan yang bertanggung jawab di negara tujuan, warga juga wajib memiliki jaminan dari segi finansial,” tegasnya.

Baca Juga  Pemerintah Pusat akan Buka Pariwisata Internasional untuk Bali, Dinas Pariwisata Provinsi Bali Segera Siapkan SOP Terintegrasi

Untuk Bali, katanya, sudah memiliki kekhasan dan keunggulan dari segi adat dan budaya. Karena itu, Bali harus bisa menjaga dan merawat adat dan budaya ini untuk tetap menjadi keunggulan Bali. “Adat dan budaya Bali unik, tidak ada di wilayah lainnya. Karena itu, harus dipertahankan dan dirawat dengan baik,” tegasnya.

Satu lagi, Made Arya Amitaba meminta Bali jangan ikut-ikutan latah mengembangkan destinasi atau atraksi wisata yang sudah ada di negara lain. Misalnya atraksi wisata di negara lain di-cloning dan dikembangkan di Bali. “Kalau di banyak negara ada, untuk apa mereka ke Bali lagi,” ujarnya sembari menegaskan, Bali cukup menjaga dan merawat adat budaya yang sudah berkembang dengan baik sehingga tetap menjadi keunggulan Bali.

Terkait diskusi nasional quality tourism ini, Made Arya Amitaba berharap bisa mendapatkan hal-hal yang konkret atau riil terkait pariwisata Bali. Pariwisata berkualitas bisa dijabarkan secara konkret sehingga menjadi acuan bagi stakeholder kepariwisataan. “Kami berharap ada hasil riil yang didapat dari diskusi nasional ini,” ungkapnya.

Diskusi nasional ini akan digelar Selasa, 20 Mei 2025 di Ruang Kertha Gosana Pusat Pemerintah (Puspem) Kabupaten Badung. Narasumber yang akan tampil Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Luh Enik Ermawati atau populer dengan Luh Puspa, pengamat pariwisata Tantowi Yahya, praktisi yang juga Ketua PHRI Bali Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), Bupati Badung Wayan Adi Arnawa, dan unsur akademisi Prof. I Nengah Dasi Astawa. (*/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Polsek Kutsel Fasilitasi Mediasi Kasus Dugaan Perundungan yang Libatkan Pelajar di Wilayah Jimbaran

Published

on

By

perundungan smp di jimbaran
MEDIASI: Polsek Kuta Selatan memfasilitasi kegiatan mediasi yang berlangsung pada Minggu (14/6/2026) pukul 18.00 Wita di kediaman Jro Bendesa Adat Jimbaran. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Menindaklanjuti beredarnya video viral terkait dugaan perundungan terhadap seorang siswa SMP jajaran Polsek Kuta Selatan memfasilitasi kegiatan mediasi yang berlangsung pada Minggu (14/6/2026) pukul 18.00 Wita di kediaman Jro Bendesa Adat Jimbaran, Jalan Bukit Permai No. 1, Jimbaran, Kuta Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri unsur kepolisian, perangkat desa, tokoh masyarakat, orang tua korban, serta orang tua para siswa yang terlibat.

Kasus yang terjadi di Wantilan Quari Desa Adat Jimbaran pada 5 Juni 2026 dan kemudian viral di media sosial pada 11 Juni 2026 itu melibatkan Pelajar SMP. Dalam mediasi tersebut, seluruh pihak sepakat mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan demi menjaga hubungan baik antarwarga dan masa depan anak-anak yang terlibat.

Jro Bendesa Adat Jimbaran I Putu Subamia berharap proses mediasi dapat menghasilkan penyelesaian terbaik bagi semua pihak. Senada dengan itu, tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD Badung, Dr. I Made Sudira, S.H., M.H., menegaskan pentingnya perdamaian dan komitmen bersama agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Sementara itu, Kanit Intelkam Polsek Kuta Selatan AKP I Wayan Dirga Adnyana mengimbau para siswa agar menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran berharga serta tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Said Husen, S.I.K., M.H. mengimbau para pelajar untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran penting dalam membangun sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dalam forum mediasi, orang tua korban menyatakan menerima permohonan maaf dari pihak pelaku dan berharap seluruh anak dapat kembali menjalin hubungan pertemanan dengan baik dan seluruh pihak berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. (gs/bi)

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Pungutan bagi Wisatawan Asing

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat Penemuan Penyu Langka, Polsek Blahbatuh Bersama Sat Polairud Evakuasi Penyu Lekang di Keramas

Published

on

By

penyu langka di subak umadewa
PENEMUAN PENYU: Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Blahbatuh bersama Sat Polairud Polres Gianyar setelah menerima laporan masyarakat terkait penemuan seekor penyu jenis Lekang di aliran irigasi Subak Umadewa, Jalan Kurusetra, Banjar Gelgel, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, pada Senin (15/6/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Blahbatuh bersama Sat Polairud Polres Gianyar setelah menerima laporan masyarakat terkait penemuan seekor penyu jenis Lekang di aliran irigasi Subak Umadewa, Jalan Kurusetra, Banjar Gelgel, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, pada Senin (15/6/2026). Langkah sigap tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian satwa yang dilindungi sekaligus memastikan keselamatan penyu yang ditemukan di luar habitat alaminya.

Penemuan satwa tersebut berawal saat seorang warga, I Wayan Eka, melihat seekor penyu berada di dalam telabah atau aliran irigasi saat hendak mandi sekitar pukul 06.00 Wita. Menyadari bahwa satwa tersebut tidak lazim berada di lokasi tersebut, ia segera melaporkan temuannya kepada Bendesa Adat Keramas, I Ketut Puja Waisnawa, yang kemudian meneruskan laporan tersebut ke Polsek Blahbatuh.

Menerima informasi tersebut, piket fungsi Polsek Blahbatuh yang dipimpin Pawas Ipda I Nyoman Balik Suparta bersama personel Sat Polairud Polres Gianyar yang dipimpin Kasat Polairud AKP I Gede Budarasa segera mendatangi lokasi. Setelah melakukan pengecekan dan pengamanan, penyu jenis Lekang tersebut dievakuasi menuju Penangkaran Penyu Saba Asri di Banjar Saba, Desa Saba, untuk mendapatkan perawatan dan penanganan lebih lanjut oleh para relawan konservasi.

Selain melakukan evakuasi, petugas juga melaksanakan olah tempat kejadian, meminta keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Berdasarkan informasi awal, tidak diketahui adanya warga sekitar yang memelihara satwa langka jenis penyu tersebut sehingga diduga satwa itu berasal dari luar wilayah setempat. Saat ini penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Sat Polairud Polres Gianyar yang berkoordinasi dengan BKSDA Provinsi Bali dan Kementerian Kelautan dan Perikanan guna memastikan kondisi satwa serta langkah konservasi yang tepat.

Baca Juga  Wagub Cok Ace: Pariwisata Bali Mesti Ditata Sesuai Potensi dan Kondisi yang Dimiliki Masing-masing Daerah

Seijin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., menerangkan bahwa sinergi antara masyarakat dan aparat sangat penting dalam upaya pelestarian satwa yang dilindungi. “Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan penemuan penyu tersebut. Respon cepat yang dilakukan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan dan satwa liar. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan satwa yang dilindungi agar dapat ditangani dengan tepat dan aman,” terang Kapolsek Blahbatuh. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Mudah dan Praktis, Ini Cara Memiliki SIM Digital Resmi dari Korlantas Polri

Published

on

By

sim digital
SIM DIGITAL: Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kini menghadirkan layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) dalam format digital untuk mempermudah masyarakat. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kini menghadirkan layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) dalam format digital untuk mempermudah masyarakat. Proses mendapatkan SIM digital juga terbilang sederhana dan dapat dilakukan dengan cepat.

Inovasi ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital yang terus dilakukan Polri guna menghadirkan layanan publik yang lebih efisien, modern, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Hadirnya SIM digital menjadi solusi bagi pengendara yang sering khawatir ketika lupa membawa SIM fisik saat berkendara. Dengan memanfaatkan teknologi smartphone, informasi terkait legalitas berkendara kini dapat diakses langsung melalui perangkat seluler.

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Wibowo mengatakan, masyarakat yang ingin menggunakan layanan ini harus terlebih dahulu mengunduh aplikasi Digital Korlantas. Aplikasi tersedia di App Store untuk pengguna iPhone dan Play Store bagi pengguna Android.

Setelah aplikasi terpasang, pengguna cukup melakukan proses registrasi yang relatif singkat. Tahap awal mencakup verifikasi identitas untuk memastikan keamanan akun sebelum data SIM disinkronkan ke dalam sistem.

“Jika sudah install, selanjutnya pilih SIM. Lalu, masukkan nomor SIM. Kemudian, tinggal tunggu verifikasi,” ujar Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol Wibowo yang dikutip pada laman resmi Korlantas Polri.

Verifikasi dilakukan secara otomatis melalui basis data terintegrasi milik Korlantas Polri. Jika data yang dimasukkan sesuai dengan identitas pemilik, maka SIM digital akan langsung aktif dan tersimpan di akun aplikasi pengguna.

Menurut Brigjen Pol Wibowo, aplikasi tersebut juga memungkinkan pengguna menyimpan lebih dari satu jenis SIM. Dengan demikian, pemilik beberapa kategori SIM dapat mengintegrasikan seluruh dokumen mereka ke dalam satu aplikasi.

Fitur ini memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat yang memiliki lebih dari satu izin mengemudi, seperti SIM A untuk kendaraan roda empat dan SIM C untuk sepeda motor.

Baca Juga  Bangkitkan Pariwisata Bali, Tjok. Bagus Komit Lanjutkan PR yang Belum Selesai

Selain memudahkan akses, penggunaan SIM digital diharapkan dapat mengurangi kendala yang sering dialami pengendara, seperti kehilangan atau lupa membawa SIM fisik. Kehadiran layanan ini sekaligus menunjukkan adaptasi Polri terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin mengutamakan kepraktisan dan efisiensi.

“Jika ada petugas kepolisian yang ingin memeriksa SIM, tinggal tunjukkan saja SIM digital di aplikasi Digital Korlantas,” pungkasnya.

Karena telah memiliki dasar hukum yang sah, masyarakat tidak perlu khawatir saat menunjukkan SIM digital ketika dilakukan pemeriksaan di jalan. Cukup membuka aplikasi Digital Korlantas, petugas dapat langsung memeriksa dan memvalidasi keaslian dokumen elektronik tersebut dengan mudah. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca