Tuesday, 16 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bali Sedang Menuju New Normal, Dewa Indra: Sebelum Itu Bertekad Hentikan Transmisi Lokal

BALIILU Tayang

:

de
KETUA HARIAN GUGUS TUGAS COVID-19 BALI DEWA INDRA: Saat tinjau Pelabuhan Gilimanuk Kabupaten Jembrana awal April. (Foto:Ist)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali memahami bahwa stay at home, work from home sudah cukup lama. Tentu kondisi ini menimbulkan kejenuhan bahkan berdampak ke hal-hal yang kurang positif dari sisi produktifitas maupun dari sisi perputaran perekonomian.

‘’Oleh karena itu, sesuai dengan tagline pemerintah ‘produktif dan aman Covid-19’, maka kita bersama-sama silakan memulai melakukan aktivitas yang bisa meningkatkan produktifitas kita sendiri. Tetapi tetap disiplin menaati protokol kesehatan. Sehingga produktifitas ini tidak berpengaruh negatif terhadap penyebaran Covid-19,’’ ujar Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra saat live streaming, Jumat (22/5-2020) di Kantor Dinas Kominfos Provinsi Bali, Renon Denpasar.

Dewa Indra yang juga selaku Sekda Bali mengajak masyarakat mari berupaya memastikan diri kita, keluarga kita, lingkungan kita, instansi kita supaya bisa meningkatkan produktifitas. Tetapi juga bisa menjaga tidak terinfeksi Covid-19 dan tidak menyebarkan kepada pihak lain. ‘’Mudah-mudahan upaya kita bersama meningkatkan produktifitas dan aman Covid-19 bisa diwujudkan di Bali,’’ harap Dewa Indra.

Dengan demikian, antara dampak kesehatan dan ekonomi bisa dikendalikan pada situasi yang baik ke depan. Mudah-mudahan menguatkan tekad kita dan juga menguatkan kepemimpinan kita untuk menggerakkan masyarakat menaati protokol kesehatan. Karena angka transmisi lokal masih bergerak naik. Ini sesuatu yang kita tidak kehendaki bersama.

‘’Saya mengajak elemen masyarakat untuk menggunakan kepemimpinan kita, mengimbau masyarakat, menggerakkan masyarakat untuk lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan guna mencegah Covid-19 melalui transmisi lokal. Mudah-mudahan mendapat sinar terang dari Ida Shang Hyang Widhi Wasa,’’ ujarnya.

Dikatakan, Bali salah satu daerah yang tidak menerapkan PSBB. Karena itu aktivitas masyarakat di Bali sesungguhnya lebih longgar. Kalau aktivitas yang lebih longgar ini kemudian diwujudkan dengan kerja-kerja yang lebih produktif dan sekaligus tetap menjaga disiplin yang kuat dalam protokol kesehatan maka berharap menjadi lebih baik.

Baca Juga  Beri Rasa Aman Wisatawan, Polsek Ubud Gelar Patroli Dialogis di Monkey Forest

Pemerinah Pusat mengatakan Bali cepat dan bisa menjadi leading menormalisasi situasi, dengan kata lain, ingin Bali di depan dalam menuju new normal. Tetapi Dewa Indra menegaskan kita berhati-hati karena masih ada angka transmisi lokal yang bertumbuh dari hari ke hari.

Ini yang harus diwaspadai. Kalau saja angka transmisi lokal bisa dihentikan, maka kita sesungguhnya mulai menggerakkan produktifitas itu. ‘’Kalau saya katakan mulai kita produktif, tetapi produktif secara terbatas. Karena ada transmisi lokal yang bertumbuh dari hari ke hari. Artinya belum new normal sepenuhnya tetapi sedang menuju ke sana,’’ tegasnya.

Dewa Indra menegaskan terkait gagasan new normal pada 1 Juni, itu baru skema gagasan yang belum diputuskan pemerintah. Tentu dari hari ke hari akan diikuti perkembangan. Setiap kebijakan sifatnya sangat dinamis, bisa berubah dari hari ke hari sesuai dengan dinamika Covid-19 itu sendiri. Jika tidak berubah atau tetap statis sementara dinamika Covid-19 bergerak cepat, maka akan ketinggalan.

Bali mengikuti skema new normal dan semua daerah juga mengikuti frame itu. Kapan mulai dan selebar mana perlu kajian masing-masing daerah. Yang menjadi prioritas Bali sekarang sebelum menuju new normal mari bertekad hentikan transmisi lokal. (*/gs)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sekda Adi Arnawa Pantau Pelaksanaan Pemeriksaan Katarak di Desa Baha

Published

on

By

Sekda Adi Arnawa
PANTAU PEMERIKSAAN KATARAK: Sekda Wayan Adi Arnawa saat memantau pelaksanaan pemeriksaan katarak dan operasi katarak yang diselenggarakan oleh John Fawcett Foundation yang bekerjasama dengan KKN. UGM, di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Baha, Selasa (16/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus memantau langsung pelaksanaan pemeriksaan katarak dan operasi katarak yang diselenggarakan oleh John Fawcett Foundation (JFF) yang bekerjasama dengan KKN Universitas Gadjah Mada (UGM), bertempat di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Baha, Selasa (16/7). Turut hadir Ketua Pengda KAGAMA Bali, I Gusti Ngurah Agung Diatmika, Perbekel Desa Baha, Kelian Dinas se-Desa Baha, Pengurus JFF, Mahasiswa KKN UGM serta masyarakat setempat.

Seusai pemantauan, Sekda Adi Arnawa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada JFF yang merupakan salah satu lembaga sosial sudah melaksanakan kegiatan pemeriksaan katarak serta operasi katarak sekaligus membagikan kacamata gratis kepada masyarakat Kabupaten Badung khususnya masyarakat Desa Sobangan dan Baha.

“Ini merupakan langkah yang sangat luar biasa dan ke depan kerja sama ini pasti akan tetap dilanjutkan antara Pemkab Badung dengan JFF. Untuk memperhatikan kesehatan masyarakat Pemerintah tidak akan bisa sendiri pasti diperlukan kerja sama dan dukungan dari lembaga-lembaga sosial seperti JFF dan langkah ini ke depan akan terus berlanjut ke seluruh desa-desa yang ada di Kabupaten Badung,” ucapnya.

Sementara Ketua Pengda KAGAMA Bali, I Gusti Ngurah Agung Diatmika mewakili JFF menyampaikan, seluruh pelayanan yang diadakan JFF diberikan secara gratis tidak dipungut biaya. Setiap orang baik secara pribadi atau instansi pemerintah dan swasta dapat membawa pasien untuk memperoleh pelayanan kesehatan dari JFF dengan kategori pasien tidak mampu. JFF tidak pernah memungut bayaran baik uang maupun barang kepada keluarga, pengantar pasien dan panitia penyelenggara dalam melakukan pelayanan, apabila ada yang memungut biaya dengan mengatasnamakan JFF maka akan dituntut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (gs/bi)

Baca Juga  Aliansi Mahasiswa Manggarai Salurkan Sembako buat Petugas Linmas Desa Adat Kesiman

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Adi Arnawa Kembali Serahkan Santunan Pensiunan bagi Anggota KORPRI Badung

Published

on

By

Sekda Adi Arnawa
SERAHKAN SANTUNAN: Sekda I Wayan Adi Arnawa menyerahkan dana santunan kepada 50 orang anggota KORPRI Kabupaten Badung yang telah purna tugas di Ruang Rapat Kriya Gosana Puspem Badung, Selasa (16/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sekda I Wayan Adi Arnawa selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI Badung menyerahkan dana santunan kepada 50 orang anggota KORPRI Kabupaten Badung yang telah purna tugas (pensiun) dan sumbangan dana kematian kepada 1 orang yang diwakili oleh ahli waris.

Penyerahan dilaksanakan di Ruang Rapat Kriya Gosana Puspem Badung, Selasa (16/7). Turut hadir Sekretaris KORPRI Kabupaten Badung I Wayan Wijana beserta anggota Dewan Pengurus KORPRI Badung, serta pensiunan dan ahli waris.

Sekda Adi Arnawa menyampaikan, kegiatan penyerahan santunan pensiun dan sumbangan dana kematian/tali kasih ini merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten Badung melalui salah satu program dari KORPRI Badung. Untuk pensiunan ASN Gol IV dan III sebanyak 42 orang diberikan santunan sebesar Rp. 3,5 juta, Gol II dan I sebanyak 8 orang diberikan santunan sebesar Rp. 3 juta, serta 1 orang yang meninggal sebesar Rp. 5 juta. Adapun dananya bersumber dari dana suka duka KORPRI Badung.

“Kita jangan melihat dari besaran dana yang diserahkan, namun dibalik itu kita dapat meningkatkan tali silaturahmi dan kebersamaan antara Pemkab Badung dengan pensiunan KORPRI Badung dan atas nama Pemerintah Kabupaten Badung sangat berterima kasih kepada pensiunan ASN yang telah berdedikasi untuk pelayanan publik dan pembangunan di Badung. Ke depan kami harapkan pula pemikiran, masukan dari para pensiunan bagi Pemerintah Kabupaten Badung demi terwujudnya pelayanan yang prima bagi masyarakat,” harapnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gubernur Koster Umumkan Skema dan Paket Kebijakan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Sebesar Rp 756 Milyar
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Adi Arnawa Sembahyang Bersama di Pura Sarin Bwana Desa Adat Jimbaran

Published

on

By

Sekda Adi Arnawa
HADIRI ULEMAN: Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri uleman persembahyangan bersama dari Pasemetonan Puna Kuta Sri Karang Buncing Jimbaran yang diselenggarakan di Pura Dalem Sarin Bwana, Jimbaran, Senin (15/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri uleman persembahyangan bersama dari Pasemetonan Puna Kuta Sri Karang Buncing Jimbaran yang diselenggarakan di Pura Dalem Sarin Bwana, Jimbaran, Senin (15/7).

Setelah melaksanakan persembahyangan, Sekda Adi Arnawa menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas undangan Pasemetonan Puna Kuta bersama-sama menghaturkan bhakti kepada Ida Sesuhunan yang berstana di Pura Dalem Sarin Bwana serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersatu menjaga kebersamaan dan kekompakan. Dengan adanya acara ini, diharapkan kebersamaan dan gotong-royong dalam masyarakat Jimbaran semakin kuat, sehingga dapat mendukung tercapainya kemajuan yang lebih baik bagi Kabupaten Badung.

“Kegiatan seperti ini sangat penting dalam memperkuat ikatan sosial dan spiritual kita. Semoga karya memargi antar labda karya, sida purna, sida sidaning don. Semoga persembahyangan ini membawa kedamaian, kesejahteraan bagi seluruh warga Desa Adat Jimbaran dan Kabupaten Badung,” ujar Adi Arnawa.

Pada acara tersebut, Sekda Adi Arnawa menghaturkan punia dana secara pribadi sebesar Rp. 5 juta.

“Kami dari pemerintah daerah selalu berkomitmen untuk terus mendukung dan bekerjasama dengan masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan potensi daerah. Kebersamaan kita adalah kunci utama dalam mencapai kemajuan,” tambahnya.

Ketua Pasemetonan Puna Kuta Sri Karang Buncing, I Gusti Ngurah Wijaya, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Sekda Adi Arnawa. “Mewakili krama disini, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Sekda karena memberikan semangat dan motivasi bagi kami untuk terus melestarikan tradisi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Kami merasa sangat dihargai dengan kehadiran Bapak Sekda, ini menunjukkan perhatian dan dukungan pemerintah terhadap kegiatan masyarakat dan pelestarian budaya. Semoga kerja sama ini terus terjalin dengan baik,” ungkapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Putri Koster Puji Ibu Rumah Tangga di Bali tetap Kreatif meski Beban Tanggung Jawab Bertambah di Masa Pandemi

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca