Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Dampingi Menhub Tinjau Pembangunan Pelabuhan Sanur dan Terminal VVIP Bandara Ngurah Rai

Progress Pelabuhan Sanur Capai 89,72% dan Terminal VVIP Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Capai 84,26% Berpenampilan Ukiran Klasik Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

gubernur
Gubernur Bali Wayan Koster saat mendampingi Menhub Budi Karya Sumadi meninjau Pembangunan Pelabuhan Sanur. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi meninjau progress Pembangunan Pelabuhan Sanur di Kota Denpasar serta Pembangunan dan Revitalisasi Terminal VVIP Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai di Kabupaten Badung pada, Rabu (Buda Wage, Mrakih) 27 Juli 2022.

Dalam kunjungannya ke Pembangunan Pelabuhan Sanur turut juga dihadiri oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Arsitek Bali, Popo Danes. Sedangkan kunjungan di Pembangunan dan Revitalisasi Terminal VVIP Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai dihadiri oleh Arsitek Universitas Udayana, Wayan Kastawan.

PT Hutama Karya (Persero) Tbk yang mengerjakan konstruksi Pelabuhan Sanur melaporkan secara keseluruhan progress pembangunannya sudah mencapai 89,72 persen yang meliputi pekerjaan : 1) Breakwater 1 (Sisi Selatan) sudah 97,75 persen; 2) Breakwater 2 (Sisi Utara) sudah 97,69 persen; 3) Pekerjaan Persiapan sudah 93,11 persen; 4) Pengerukan sudah 74,17 persen; 5) Pekerjaan Talud sudah 83,14 persen; 6) Area Pengembangan sudah 95,10 persen; 7) Dermaga Apung sudah 94,89 persen; 8) Pekerjaan Fasilitas Darat sudah 50,40 persen; 9) Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi sudah 82,28 persen; dan 10) Pekerjaan lain-lainnya sudah 80,79 persen.

Sementara PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk yang mengerjakan konstruksi Pembangunan dan Revitalisasi Terminal VVIP Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai melaporkan progress pembangunannya sudah mencapai 84,26 persen.

Mendengar laporan tersebut, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menyampaikan Pembangunan Pelabuhan Sanur adalah salah satu infrastruktur yang disiapkan untuk mendukung kegiatan kepariwisataan di Bali, khususnya Sanur, Denpasar dengan Nusa Penida, Klungkung serta akan mendukung Presidensi G20. “Kita tahu penerbangan ke Bali cukup banyak dan ini menunjukkan daya tarik Bali luar biasa. Saya juga menyempatkan waktu berbincang dengan wisatawan dan mereka menyatakan sangat enjoy dan gembira sampai di Bali. Atas hal ini, kita harus memberikan pelayanan terbaik dan saya sudah pesan ke Bapak Gubernur Bali agar ketika Pelabuhan ini dioperasikan, kita harus cari tim pelayanan yang terbaik,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi usai meninjau pembangunan Pelabuhan Sanur dan kondisi pedagang di sepanjang pesisir Pantai Sanur bersama Gubernur Wayan Koster.

Baca Juga  Gubernur Koster Mohon Secara Niskala dan Sekala untuk Kesuksesan Presidensi G20

Mengenai Pembangunan dan Revitalisasi Terminal VVIP Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menyampaikan tampilan bangunannya sangat keren, karena menampilkan ukiran klasik Bali dan bangunan yang minimalis. “Terima kasih Pak Gubernur Bali, kita sudah berkolaborasi dengan baik dan kita akan pamerkan ini kepada Kepala Negara yang hadir pada acara Presidensi G20 dengan tampilan bangunan modern, namun masih mempertahankan warna Bali yang khas, kita yakin ini akan menjadi ikon,” ujar Budi Karya Sumadi.

Gubenur Wayan Koster menyatakan terima kasihnya kepada Menteri Perhubungan RI, Bapak Budi Karya Sumadi yang telah melakukan peninjauan ke Pembangunan Pelabuhan Sanur serta Pembangunan dan Revitalisasi Terminal VVIP Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai. Khusus untuk Pelabuhan Sanur, kita harapkan bulan September 2022 sudah selesai dan saya sebagai Gubernur Bali sekaligus mewakili Pemerintah Provinsi Bali serta Masyarakat Bali mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Menteri Perhubungan yang berkenan memenuhi usulan kami untuk membangun Pelabuhan Sanur untuk menyeberang ke Nusa Penida.

Sudah bertahun – tahun, kata Gubernur Wayan Koster orang yang nyeberang ke Nusa Penida harus mengangkat kain, melepas sepatu dan melepas sandalnya untuk menuju kapal boat agar tidak terkena air laut akibat tidak adanya perhatian terhadap infrastruktur penyeberangan laut dari Sanur ke Nusa Penida ini. Sehingga, kalau pelabuhan ini bisa selesai, saya yakin kita bisa menyeberang dengan nyaman ke Nusa Penida dan Umat Hindu yang tangkil ke Pura Ratu Gede Dalem Ped dan para wisatawan yang berlibur ke Nusa Penida, hingga masyarakat yang beraktivitas sehari – hari dari Sanur ke Nusa Penida begitu juga sebaliknya bisa dengan aman dan nyaman.

Baca Juga  Ida Rsi Agung Pinatih Kusuma Yoga: Perayaan Tumpek Krulut Wujud Komitmen Gubernur Koster Lestarikan Nilai Kearifan Lokal Bali

Lebih lanjut Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menegaskan Pelabuhan Sanur merupakan salah satu program prioritas pembangunan infrastruktur darat, laut, dan udara secara terkoneksi dan terintegrasi yang monumental di Bali dan baru pertama bisa dilaksanakan, karena selama ini masyarakat begitu tidak nyaman menyeberang ke Nusa Penida. “Begitu pelabuhan ini selesai, kita akan tata keseluruhan kawasan ini agar rapi, termasuk pedagangnya ditata lebih rapi, sehingga kawasan wisata ini tampil cantik dan indah,” pungkas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini yang tercatat dalam sejarah pembangunan infrastruktur laut di Bali telah mewujudkan Pembangunan Pelabuhan Sanur di Denpasar, Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida, dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Klungkung ini. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Pimpinan TNI, Perkuat Sinergi Pertahanan dan Percepat Pembangunan hingga Pelosok Negeri

Published

on

By

Presiden Prabowo
TERIMA PIMPINAN TNI: Presiden Prabowo Subianto menerima pimpinan TNI di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Letjen TNI Tandyo Budi Revita, serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan berbagai program strategis TNI yang mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Menurut Seskab Teddy, Panglima TNI bersama para Kepala Staf melaporkan sejumlah capaian program yang telah dijalankan oleh TNI.

“Dalam pertemuan tersebut, Panglima dan para Kepala Staf melaporkan perkembangan berbagai program strategis yang dilaksanakan oleh TNI, termasuk capaian program yang secara langsung mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya.

Seskab Teddy menyebut bahwa salah satu program yang menjadi perhatian adalah upaya menghadirkan akses listrik bagi masyarakat di Papua, khususnya di wilayah pegunungan. Program listrik masuk Papua yang dijalankan TNI Angkatan Darat terus menunjukkan perkembangan positif dan kini telah menjangkau lebih dari 200 desa.

Selain itu, pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berfungsi menghubungkan desa-desa di berbagai wilayah Indonesia juga terus berjalan. “Saat ini telah mendekati 2.000 titik,” ungkap Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy mengatakan bahwa TNI juga terus meningkatkan program pipanisasi dan pembangunan sumur bor di daerah yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Hingga Juni 2026, pembangunan fasilitas tersebut telah mendekati 2.000 lokasi dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga di berbagai daerah.

Baca Juga  Ribuan Penonton Tak Bergeming Nikmati Pagelaran Drama Gong Lawas Paguyuban Peduli Seni

“Program pipanisasi dan pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih juga terus ditingkatkan. Hingga Juni 2026, jumlah titik pembangunan telah mendekati 2.000 lokasi dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga,” ucap Seskab Teddy.

Di bidang kesejahteraan prajurit, KSAD turut melaporkan perkembangan berbagai program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan personel TNI sekaligus mendukung pelaksanaan tugas pokok pertahanan negara di seluruh wilayah Indonesia. Melalui berbagai program tersebut, TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“Melalui berbagai program tersebut, TNI terus berkontribusi dalam memperkuat pemerataan pembangunan, meningkatkan konektivitas antardaerah, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga ke wilayah terpencil,” pungkas Seskab Teddy. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala BGN serta Penasihat Khusus Presiden

Published

on

By

kepala bgn
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional serta Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional serta Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026.

Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang, Agustina Arumsari, dan Trenggono didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta Pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Selain itu, Presiden Prabowo juga turut melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden (PKP) Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh yang didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 58/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara langsung mengambil sumpah jabatan para pejabat yang dilantik.

“Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, para pejabat yang dilantik kemudian masing-masing menandatangani berita acara pengambilan sumpah. Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan diikuti para tamu undangan lainnya.

Tampak hadir dalam pelantikan yakni para pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (gs/bi)

Baca Juga  Ribuan Penonton Tak Bergeming Nikmati Pagelaran Drama Gong Lawas Paguyuban Peduli Seni

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Terima Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

Published

on

By

survei mbg
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, DEN melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penciptaan ekosistem ekonomi baru di daerah.

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa survei tersebut dilakukan secara profesional dan independen untuk memastikan kredibilitas hasil yang disampaikan kepada Presiden Prabowo. “Hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi yang kita lakukan di 800 titik, jadi betul-betul dengan profesional. Jadi kita harus, kami di DEN menjaga betul kredibilitas kami dan itu kami laporkan ke Presiden,” ujar Luhut dalam keterangannya usai pertemuan.

Sekretaris DEN Septian Hario Seto menjelaskan bahwa survei dilakukan secara independen dan dibiayai langsung oleh DEN dengan mengambil sampel secara acak di 800 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan hasil survei tersebut, DEN menemukan bahwa program MBG telah menciptakan peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi SPPG.

“Hasil pertama yang kami melihat positif adalah bahwa ada 86,9 persen dari SPPG yang ada saat ini, itu paling tidak memiliki satu supplier kecil. Jadi ini adalah UMKM yang memang ada di dekat lokasi dari SPPG tersebut. Kalau dihitung secara rata-rata ada tiga UMKM yang digandeng oleh SPPG ini,” ungkap Septian.

Menurut Septian, temuan tersebut menunjukkan bahwa Program MBG tidak hanya mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga mendorong terbentuknya rantai pasok baru yang melibatkan pelaku usaha lokal. DEN juga mencatat bahwa sekitar 65 persen UMKM yang terlibat dalam rantai pasok Program MBG berasal dari kabupaten yang sama dengan lokasi SPPG.

Baca Juga  Bupati, Panglingsir Puri Sampai Tokoh Masyarakat Se-Kabupaten Gianyar Dukung Gubernur Wayan Koster Lanjutkan Pembangunan di Bali

“Nah, yang lebih menarik ada sekitar 65 persen sektor UMKM-nya ini berada di dalam satu kabupaten di mana SPPG itu berada. Jadi ini juga penting bahwa ini bukanlah supplier besar yang masuk, tapi UMKM-UMKM yang muncul itu memang UMKM yang ada di dalam kabupaten atau lokasi di mana SPPG tersebut berada,” jelas Septian.

Selain mendorong pertumbuhan UMKM, survei DEN juga menunjukkan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Hampir seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam operasional SPPG berasal dari masyarakat sekitar.

“Yang ketiga temuan kita adalah tenaga kerja, itu hampir 99% memang dari warga sekitar,” ujar Septian.

Meski demikian, DEN menilai masih terdapat ruang perbaikan, khususnya dalam aspek dukungan permodalan bagi UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas variasi produk yang disuplai kepada SPPG. DEN menilai dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh Program MBG turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jadi ini kami juga melihat, ini juga menjadi salah satu pendorong kenapa kemarin pertumbuhan kita mencapai 5,61 persen,” kata Septian.

Hasil survei tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi yang disampaikan kepada Presiden Prabowo untuk memastikan Program MBG tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan dan pemenuhan gizi, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

“Jadi ini yang tadi kami laporkan kepada Bapak Presiden terkait dengan survei MBG yang dilakukan secara independen oleh Dewan Ekonomi Nasional,” pungkas Septian.

Program MBG kini tidak hanya menghadirkan makanan bergizi di meja anak-anak Indonesia, tetapi juga menghadirkan peluang usaha, lapangan kerja, dan harapan baru bagi masyarakat di berbagai daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca