Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster, Ajak Kader PKK tak hanya Tataran Wacana tetapi Berkarya Nyata di Lapangan

BALIILU Tayang

:

de
NY. PUTRI KOSTER, ketua TP PKK Provinsi Bali.

Denpasar, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengajak kader PKK tidak hanya berada pada tataran wacana, melainkan wajib turun ke lapangan dan melakukan karya nyata dalam mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas dan inovatif. Sehingga, 10 (sepuluh) program pokok PKK yang puluhan tahun sudah kita dengungkan dan saat pandemi ini diharapkan menjadi titik tolak untuk bekerja secara nyata turun ke tengah masyarakat untuk terlibat langsung dalam meringankan beban warga terdampak. Hal ini disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Keluarga ke-27, Hari Kesatuan Gerak PKK ke-48 dan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2020 Virtual, di Jaya Sabha, Selasa (23/6-2020).

Dalam sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat Ny. Tri Tito Karnavian serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-48 yang dibacakan Ny. Putri Suastini Koster selaku Ketua TP PKK Provinsi Bali disampaikan hendaknya peringatan TP PKK tidak lagi bersifat ceremonial pada tahun-tahun ke depannya. Melainkan, berupa kegiatan yang dapat dirasakan langsung oleh keluarga-keluarga di Indonesia dan kembali pada rohnya yaitu sebagai gerakan masyarakat untuk pemberdayaan keluarga.

de
NY. PUTRI KOSTER, hadiri peringatan Hari Keluarga ke-27, Hari Kesatuan Gerak PKK ke-48 dan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2020 Virtual, di Jaya Sabha, Selasa (23/6-2020).

Artinya, keluarga sebagai unit terkecil masyarakat mendapat pemberdayaan yang fokus pada potensi pada kebutuhannya yang secara langsung nantinya dapat mengetoktularkan kemampuan pada lingkungan sekitar tempat tinggal. Kemudian memberi manfaat bagi banyak pihak. Berarti gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan, sehingga sangat beralasan gerakan PKK untuk Indonesia maju.

Makna mendasar dari Indonesia maju sebagai visi pemerintah harus kita dukung sepenuhnya dengan semangat pembaharuan dan gerakan PKK dengan tujuan dapat mengembangkan daya kreasi dan kreativitas kita dalam memberdayakan keluarga dalam arti luas. Setiap perayaan yang dilakukan dalam memperingati hari Kesatuan Gerak PKK harus mampu menumbuhkan semangat yang menggelora karena TP PKK sebagai mitra kerja dari pemerintah harus mampu menjadi pelopor dan pembaharu yang inspiratif.

Baca Juga  "Menyapa dan Berbagi", Ny. Putri Koster Sambangi Dua Kecamatan di Kabupaten Tabanan

Bupati Klungkung mendampingi Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung sebagai juara umum perlombaan gerakan PKK dalam sambutannya mengatakan pihaknya akan terus bersinergi dengan Tim Penggerak PKK dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Klungkung, salah satunya dengan meningkatkan kepedulian terhadap sesama dengan cara menyalurkan bantuan atau kebutuhan masyarakat yang diperlukan dengan maksud dapat meringankan keluarga yang kurang mampu. Karya nyata TP PKK Klungkung dan pemerintah ditunjukkan dengan pemberian dan penyerahan bantuan 268 paket sembako untuk warga Banjar Cucukan dan 165 paket sembako untuk warga Desa Nyalian.

Pola pendekatan pergerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas TP PKK dalam berbagai aspek pembangunan merupakan modal sosial yang besar artinya. Pergerakan peran serta atau partisipasi masyarakat dalam pembangunan adalah prinsip dasar gotong-royong yang merupakan warisan budaya bangsa.

Gerakan PKK sesungguhnya potensi pembangunan bagi bangsa Indonesia dan dengan memahami potensi yang dimiliki maka harus digelorakan dan pelihara serta kembangkan secara terus-menerus. Atas dasar itulah untuk penyelenggaraan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke depannya sebaiknya dilakukan di tengah masyarakat dengan melakukan kegiatan sosial seperti memberikan santunan kepada warga kurang mampu, bakti sosial, memberikan kegiatan sosial pelayanan kesehatan gratis dan ada perhatian khusus pada kegiatan di posyandu karena masyarakat mendapatkan layanan kesehatan dasar yang mengandung aspek layanan kesehatan, aspek pendidikan dan aspek ekonominya sehingga posyandu dapat dijadikan arena deteksi dini bagi anak-anak bergejala stunting yang saat ini menjadi program prioritas pemerintah dalam pencegahan stunting.

Pemerintah sedang memacu berbagai program pembangunan melalui sejumlah kegiatan termasuk pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan keluarga untuk mewujudkan Indonesia maju. “Kita juga perlu menjaga sepenuhnya proses pembangunan itu dengan cara menjaga situasi yang kondusif di dalam keluarga dan lingkungan kita,” ungkap Ny. Tri Tito Karnavian dalam sambutan tertulisnya.

Baca Juga  Dampingi Kegiatan Ibu Negara, Ny. Putri Koster Haturkan Terima Kasih untuk Kepedulian Ibu Negara untuk Lingkungan dan Stunting

‘’Melalui tema Gerakan PKK untuk Indonesia Maju’ Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-48, saya mengajak seluruh kader TP PKK dan kader dasawisma untuk terus melakukan upaya penyelarasan program dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan penuh kreativitas, sehingga dua (2) hal pokok yang harus dilakukan adalah terus menggelorakan semangat dan motivasi kita untuk Indonesia maju dengan bakti dan karya nyata serta bekerja tanpa pamrih dan mengembangkan daya inovasi dan kreativitas untuk kelangsungan program PKK yang selaras dengan garis kebijakan program Pemerintah,’’ katanya.

Untuk ke depannya semangat yang ditanamkan harus tetap, pemberdayaan untuk kesejahteraan di pulau dewata ini tetap, namun penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri kita dan orang lain.

Di akhir sambutan, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengajak agar semua pihak turut serta mewujudkan visi Pemerintah Provinsi Bali yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali di tengah pandemi Covid-19 dengan cara membantu langsung warga terdampak yang khususnya tidak masuk daftar penerima bantuan dari pemerintah.

Acara juga diisi dengan penyerahan penghargaan dan piagam bagi TP PKK Kabupaten/ Kota se-Bali  sebagai pemenang dalam sejumlah lomba yang sebelumnya sudah dilaksanakan. (*/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pansus TRAP DPRD Bali Bakal Evaluasi Total Aset Pemprov Bali Buat ICCB Renon Mangkrak 22 Tahun

Published

on

By

iccb
Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali Dr. (C) I Made Supartha, S.H., M.H., saat diwawancarai awak media di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mulai menyoroti serius aset-aset milik Pemerintah Provinsi Bali di kawasan Renon, Denpasar. Salah satunya, proyek India Cultural Centre Bali (ICCB) yang diketahui mangkrak selama lebih dari 22 tahun.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aset strategis Pemprov Bali yang dinilai bermasalah maupun belum dimanfaatkan secara optimal.

Sorotan aset Pemprov Bali untuk ICCB Renon, muncul setelah aset daerah tersebut diketahui mangkrak selama lebih dari dua dekade tanpa kepastian penyelesaian. Bahkan, kini Pansus TRAP DPRD Bali mulai mendalami berbagai laporan masyarakat terkait dugaan penguasaan aset yang tidak sesuai regulasi.

“Nanti evaluasi, banyak aset-aset kita yang kemudian dikuasai dengan cara tidak benar. Ya, seluruhnya dievaluasi wilayah Renon ke depan akan diperdalam. Itu banyak Dumas dan banyak laporan,” kata Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali Dr. (C) I Made Supartha, S.H.,.M.H., saat diwawancarai awak media di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026.

Hal itu disampaikan usai menerima Forum Pemerhati Pembangunan (FOR HATI) Bali mendatangi Kantor DPRD Provinsi Bali. Dari unsur tokoh agama hadir Ida Shri Bhagawan Yogananda, sementara dari kalangan tokoh masyarakat tampak mantan anggota MPR RI utusan Bali Jro Gede Sudibya. Turut hadir Ketua Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali dr. Wayan Sayoga, akademisi Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.

Dukungan generasi muda terhadap upaya pengawasan pembangunan Bali juga tampak kuat. Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi hadir dalam audiensi tersebut, di antaranya BEM Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, Universitas Mahasaraswati, Universitas Dwijendra, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, Universitas Hindu Indonesia, Universitas Mahadewa Indonesia, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, hingga Universitas Saraswati.

Baca Juga  Dampingi Kegiatan Ibu Negara, Ny. Putri Koster Haturkan Terima Kasih untuk Kepedulian Ibu Negara untuk Lingkungan dan Stunting

Made Supartha menilai persoalan aset daerah di Bali tidak bisa lagi dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, pengelolaan aset pemerintah harus memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat, bukan justru terbengkalai selama puluhan tahun. Namun, aset tersebut diketahui belum dimanfaatkan secara optimal dan masih berstatus belum tuntas sejak awal perencanaan pada 2004.

Keberadaan aset mangkrak tersebut kini menjadi perhatian serius DPRD Bali, terutama setelah Pansus TRAP melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik aset daerah dan menemukan berbagai persoalan tata ruang, aset, serta perizinan.

Made Supartha memastikan evaluasi tidak hanya menyasar satu lokasi, tetapi seluruh aset strategis Pemprov Bali yang dinilai bermasalah atau belum dimanfaatkan secara optimal. “Selain melakukan pendalaman terhadap laporan masyarakat, kami juga mendorong adanya kepastian kebijakan dari pihak eksekutif terkait status aset yang hingga kini masih menggantung,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya yang akrab disapa Dewa Jack mengaku baru mengetahui soal tersebut. Untuk itu, pihaknya akan menelusuri permasalahan tersebut.

“Baru juga tau.”..!! Ayo nanti sama-sama telusuri,” jawab Dewa Jack secara singkat di Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026.

Untuk diketahui, rencana pembangunan proyek ICCB atau Pusat Kebudayaan India tersebut sempat diresmikan Gubernur Bali (1998-2008), Dewa Beratha, Dubes India, Hemant Krishan Singh dan DG ICCR, Rakesh Kumar, hingga saat ini justru diketahui proyek tersebut mangkrak dan tidak ada tanda-tanda progress keberlanjutan, sehingga menjadi kewajaran publik mempertanyakan nasib aset Pemprov Bali yang dipergunakan untuk proyek tersebut.

Ketua Fraksi Partai Demokrat-NasDem DPRD Provinsi Bali, Dr. Somvir menilai persoalan aset tersebut perlu segera mendapatkan kepastian hukum dan kebijakan agar tidak terus terbengkalai selama puluhan tahun.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Gelar Aksi Sosial ''Menyapa dan Berbagi'' di Dua Kecamatan di Bangli

Dr. Somvir yang juga selaku Wakil Sekretaris Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali menegaskan bahwa penggunaan aset daerah harus memberikan kejelasan bagi semua pihak. Ia juga mendukung penuh Ketua Pansus TRAP DPRD Bali melakukan evaluasi di Kawasan Renon.

Pansus TRAP DPRD Bali akan membuka aset Pemprov Bali secara transparan baik yang sudah atau terbengkalai. Evaluasi mulai dilakukan dari pusat kota atau jantung pemerintahan. Upaya itu agar aset jelas dan tata kota tertib. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, PHDI dan Bakesbangpol Denpasar Bagikan 300 Paket Daging Babi kepada Masyarakat

Published

on

By

phdi denpasar
BAGIKAN DAGING BABI: Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat membagikan daging babi kepada para pecalang, bendesa adat, dan masyarakat, di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Denpasar, Senin (15/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Jelang hari Raya Galungan dan Kuningan, Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), membagikan 300 paket daging babi kepada para pecalang, bendesa adat, dan masyarakat, di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Denpasar, Senin (15/6).

Hadir saat itu, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kepala Bakesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, dan pihak terkait lainnya.

Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka mengatakan, kegiatan pembagian daging babi ini diharapkan akan dapat memberikan kemanfaatan bagi umat yang akan merayakan hari Raya Galungan dan Kuningan.

“Tentu harapannya ini akan membawa kemanfaatan bagi umat yang akan menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, menyampaikan, program ini merupakan implementasi dari spirit Vasudhaiva Kutumbhakam yang bermakna kita semua bersaudara atau menyama braya.

Sehingga diharapkan mampu menghadirkan semangat sagilik, saguluk, salunglung subayantaka dalam menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan di tengah masyarakat.

“Pembagian daging babi ini juga merupakan salah satu implementasi dari semangat Vasudhaiva Kutumbhakam,” katanya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ny. Putri Koster di 'Mantra Hati dan Filsafat Bali': Jaga Imun Hilangkan Stigma Penderita Covid-19 adalah Aib
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dorong Percepatan Penguatan Aksesibilitas Transportasi Keluar Masuk Bandara Ngurah Rai

Published

on

By

aksesibilitas Bandara Ngurah Rai
FGD: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendukung dan mendorong percepatan upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Menurutnya, penguatan aksesibilitas merupakan kebutuhan mendesak mengingat strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai sebagai gerbang utama masuk ke Pulau Dewata.

Dukungan Gubernur Wayan Koster disampaikan dalam arahan saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6).

Mengawali paparannya, Gubernur Koster menyambut baik pelaksanaan FGD sebagai bagian penting dari upaya penguatan aksesibilitas transportasi kaluar masuk bandara. Ia berpendapat, penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara menjadi perhatian urgen karena berkaitan dengan isu kemacetan. Jika tidak diantisipasi, ia khawatir persoalan ini dapat mempengaruhi citra pariwisata Bali.

Selanjutnya, Gubernur Koster memberi gambaran tentang strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai dalam pembangunan bidang kepariwisataan.

“Pada tahun 2025, wisatawan manca negara yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai tercatat sebanyak 7 juta 50 ribu orang. Ditambah wisatawan domestik yang mencapai 9,2 juta. Jadi kalau ditotal, mencapai 16 juta lebih,” urainya.

Mencermati data tersebut, menurutnya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara dan kawasan sekitarnya menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Ia berharap, FGD menghasilkan rumusan yang komprehensif dalam upaya mengantisipasi kemacetan keluar masuk bandara dan kawasan sekitar khususnya Badung dan Denpasar.

“Petakan betul setiap titiknya. Ini tak bisa fokus di satu titik saja, alur kendaraan harus benar-benar dipetakan,” pintanya.

Ia berharap, seluruh komponen mendukung upaya ini agar segera bisa dikerjakan. Jika tidak ada hal yang sangat krusial, ia berharap FGD kali ini menghasilkan hal yang konkrit agar bisa segera dikerjakan. Masih dalam arahannya, Gubernur Bali dua periode ini juga menyinggung rencana perluasan parkir dan terminal. Ia berharap, pihak pengelola bandara segera merealiasikan rencana tersebut.

Baca Juga  Ny. Sagung Antari Jaya Negara Hadiri Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Kabupaten Gianyar

Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT. Angkasa Pura Indonesia Ferry Kusnowo mengatakan, kegiatan kali ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan FGD tahun lalu. Ia menyampaikan, kegiatan kali ini bertujuan untuk memperoleh masukan dari berbagai komponen sehingga menghasilkan kajian yang lebih komprehensif. Menurutnya, upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara membutuhkan pendekatan integrasi, bertahap dan kolaboratif. FGD diisi penyampaian kajian dari akademisi Universitas Udayana Prof. Ir. Putu Alit Suthanaya yang mendapat masukan dari sejumlah pihak untuk penyempurnaan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca