Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pansus DPRD Bali Gelar Raker, Bahas Raperda Transportasi Pariwisata

BALIILU Tayang

:

pansus dprd bali
RAKER: Komisi II dan III DPRD Bali saat menggelar rapat kerja terkait Raperda tentang Penyelenggaraan Layanan Angkutan Sewa Khusus Pariwisata Berbasis Aplikasi. (Foto: bi) 

Denpasar, baliilu.com – Setelah Rapat Paripurna Ke-3 DPRD Bali, Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Penyelenggaraan Layanan Angkutan Sewa Khusus Pariwisata Berbasis Aplikasi langsung melakukan rapat kerja membahas raperda tersebut, Senin (8/9/2025) di lantai III Kantor DPRD Bali.

Raker yang melibatkan Komisi II dan Komisi III DPRD Bali ini membahas garis besar substansi regulasi yang diusulkan dewan.

Rapat kerja dipimpin Wakil Ketua I DPRD Bali I Wayan Disel Astawa bersama Ketua Pansus sekaligus Ketua Komisi III DPRD Bali I Nyoman Suyasa. Turut hadir jajaran eksekutif seperti Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi, Dinas Ketenagakerjaan, dan Biro Hukum serta OPD terkait lainnya.

Ketua Pansus Nyoman Suyasa mengatakan isi substansi rapat perdana tersebut masih bersifat umum.

“Ya, kesimpulan rapat tadi ini kan baru rapat pertama. Jadi belum dapat disimpulkan terkait materi. Penekanannya hanya pada judul, agar lebih spesifik pada layanan angkutan sewa khusus berbasis aplikasi, tidak melebar ke tata kelola transportasi secara keseluruhan,” ujarnya.

Suyasa menuturkan pembahasan detail pasal per pasal akan dilakukan pada pertemuan berikutnya dengan melibatkan Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi, Dinas Ketenagakerjaan, hingga Biro Hukum.

Hal ini untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat, termasuk enam tuntutan Forum Perjuangan Driver Pariwisata Bali yang sempat disampaikan sebelumnya (mulai soal pembatasan kuota kendaraan online, penetapan tarif standar, kewajiban penggunaan plat Bali, dan lainnya).

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Bali Nyoman Sunarya, yang hadir dalam rapat tersebut, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dewan menyusun regulasi ini. Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya untuk merespons persoalan transportasi di Bali.

“Kami dari Dinas Perhubungan Bali mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh beliau-beliau yang ada di Dewan. Jadi apa yang beliau lakukan ini sebagai upaya untuk menyelesaikan persoalan-persoalan terkait dengan transportasi yang ada di Bali,” ucapnya.

Baca Juga  DPRD Bali Tanggapi Pendapat Gubernur Soal Raperda Inisiatif Dewan tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah

Ia menegaskan, proses penyusunan aturan ini memang tidak mudah karena harus melibatkan banyak pemangku kepentingan, termasuk para pelaku transportasi. Dari sisi kebijakan dan implementasi, menurutnya, standar keselamatan dan keamanan wajib dipenuhi, serta seluruh angkutan di Bali harus memiliki izin resmi.

“Semua angkutan yang ada di Bali itu harus berizin, kemudian harus mempunyai standar, baik itu keselamatan maupun keamanan. Itu yang kita harapkan dari semua pihak,” jelasnya.

Sunarya menambahkan, karena proses ini masih berjalan, diperlukan diskusi lebih lanjut dengan stakeholder agar regulasi benar-benar bisa mengakomodasi kepentingan semua pihak. Ia meminta masyarakat terutama driver bersabar sembari memberikan masukan agar Raperda dapat disusun dengan baik.

Sementara itu, Wakil Ketua Pansus sekaligus Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih, menyoroti persoalan keamanan masyarakat dan wisatawan. Ia menilai, layanan berbasis ‘aplikasi’ seperti yang ada di dalam nama Raperda ini agar dapat menjadi instrumen pengawasan yang lebih efektif.

“Banyak wisatawan ini, ketika malam-malam atau apa ini ada terjadi pemerkosaan, ada terjadi perampokan sehingga dengan adanya aplikasi ini sebenarnya mempermudah pengawasan tersebut,” ujarnya.

Ajus Linggih, panggilan akrabnya menyampaikan apresiasi terhadap adanya label resmi kendaraan ‘Kreta Bali Smitha’ yang menjadi identitas angkutan resmi di Bali. Namun, menurutnya tantangan berikutnya adalah bagaimana penerapan tersebut bisa menyentuh kendaraan yang sudah beroperasi.

Lebih jauh, Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali itu mengusulkan agar sistem aplikasi dapat ditingkatkan dengan fitur tambahan, misalnya penanda bagi pengemudi yang memiliki sertifikasi pengetahuan budaya Bali.

“Contoh misalnya, ketika kita memperlakukan sertifikasi pengetahuan budaya Bali dan lain-lain, mungkin di aplikasi ini bisa ditambah ini juga untuk driver yang punya, oh ini certified driver lho yang punya pengetahuan tentang budaya Bali. Sehingga ratenya di sana itu lebih tinggi daripada driver biasa,” katanya.

Baca Juga  Matangkan Raperda Haluan Pembangunan Bali, DPRD Bali Gelar Raker dengan Gubernur Bali

Ia juga mendorong sinergi dengan program pemerintah pusat, termasuk dalam pembentukan Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, apakah bisa dipertimbangkan keberadaan koperasi dapat menjadi wadah bagi para pengemudi.

Disisi lain, Wakil Ketua I DPRD Bali, I Wayan Disel Astawa, menilai kunci utama ada pada kepastian badan usaha yang menaungi layanan transportasi aplikasi di Bali.

“Karena ini adalah inisiatif dewan. Nah tentunya dari semua rancangan yang kami ajukan ke eksekutif sesuai dengan jawaban Wakil Gubernur tadi bahwa harus ada badan usaha yang menaungi daripada aplikasi itu sendiri. Jadi itu dulu yang kita harus pahami sehingga kita ingin sepakat melindungi masyarakat lokal kita yang bergerak di bidang usaha angkutan sewa khusus pariwisata,” ujarnya.

Disel Astawa menambahkan, perlindungan hukum bagi driver lokal sangat penting di tengah persaingan dengan pengemudi dari luar daerah. Menurutnya, ada tiga aspek utama yang harus diputuskan, kuota kendaraan, penetapan tarif, serta badan usaha yang menjadi payung hukum.

“Agar masyarakat kita mampu bersaing, salah satu yang harus kita kedepankan di sini adalah masalah kuota, tarif, dan badan usaha. Apakah dibutuhkan badan usaha milik daerah sebagai perusahaan penyedia aplikasi untuk melindungi angkutan sewa tersebut, sehingga masyarakat terayomi dan terlindungi,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembahasan Raperda ini merupakan tindak lanjut dari enam tuntutan yang sebelumnya disuarakan, mulai dari pembatasan kuota kendaraan online, penetapan tarif standar, kewajiban penggunaan plat Bali, hingga rekrutmen driver lokal. Dewan menargetkan pembahasan bisa dipercepat agar segera ada kepastian hukum bagi para pelaku transportasi.

“Mereka mendesak bahwa kita janji enam bulan harus selesai. Nah tentunya dalam harapan kita dua minggu atau seminggu ini kita konsentrasi penuh ke pembahasan ini biar ada hasil yang maksimal,” tutupnya. (gs/bi)

Baca Juga  <strong>Rapat Paripurna DPRD Bali, Gubernur Koster Sampaikan Penjelasan Raperda Perubahan APBD 2023</strong>

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Raih Juara 2 Dunia di Las Vegas, Bartender Bali Bawa Misi Perkenalkan Arak Bali Ke Panggung Internasional

Published

on

By

Rico Hardiana Raih Juara 2 Dunia Flair Bartending
JUARA 2: Gede Rico Hardiana Widnyana, meraih Juara 2 dalam The TDuB World Championship – Grand Finals, yang merupakan salah satu ajang Grand Slam Event by the World Flair Association pada 4–5 Oktober 2026 di Circus-Circus Hotel and Casino, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. (Foto: ist)

Las Vegas, USA, baliilu.com – Prestasi membanggakan ditorehkan bartender Bali di panggung internasional. Gede Rico Hardiana Widnyana, meraih Juara 2 dalam The TDuB World Championship – Grand Finals, yang merupakan salah satu ajang Grand Slam Event by the World Flair Association pada 4–5 Oktober 2026 di Circus-Circus Hotel and Casino, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

Kejuaraan bergengsi yang mengundang para juara di masing-masing negara tersebut diikuti 33 peserta dari 18 negara. Bali mengirimkan dua perwakilan, yakni I Wayan Eka Darmawan dan Gede Rico Hardiana Widnyana, yang tidak hanya membawa misi untuk berkompetisi, tetapi juga memperkenalkan potensi bartender Bali serta Arak Bali di dunia internasional.

Perjalanan pemuda asal Desa Gobleg, Banjar Buleleng menuju podium tidak diraih dengan mudah. Pada babak penyisihan, Rico berada di peringkat ke-10 sebelum berhasil melaju ke babak final. Penampilan yang kuat, kreatif, enerjik dan penuh keterampilan flair bartending mengantarkannya meraih posisi runner-up atau juara 2 dunia dan membawa pulang sabuk perak (silver championship belt) dari kejuaraan tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Ngurah Wiryanata yang secara intens mendukung Rico dan kawan-kawan pada kejuaraan ini mengungkapkan, ”Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bali sekaligus menunjukkan bahwa talenta ekonomi kreatif Bali mampu bersaing dalam kompetisi bertaraf dunia.”

Lebih lanjut, Wiryanata menjelaskan melalui keterampilan flair bartending, para bartender tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dalam meracik dan menyajikan minuman, tetapi juga kreativitas, ketepatan, keamanan, penguasaan panggung dan profesionalisme.

Menurut pria kelahiran Karangasem ini, keikutsertaan bartender Bali dalam kejuaraan dunia tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengembangan kapasitas dan promosi potensi lokal Arak Bali yang turut dibawa sebagai bagian dari misi untuk memperkenalkan karakter, nilai budaya dan identitas Bali kepada masyarakat internasional melalui pendekatan kreatif yang dekat dengan perkembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga  Berdasarkan Masukan Gubernur, DPRD Bali Setujui Raperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Ditetapkan Jadi Perda

”Fasilitasi keikutsertaan dalam ajang internasional ini merupakan bentuk dukungan Gubernur Bali bapak Wayan Koster kepada talenta lokal agar memperoleh pengalaman, jejaring dan eksposur global,” ujar Wiryanata seraya berharap upaya tersebut sekaligus dapat memperkuat citra produk lokal Bali dan membuka ruang promosi yang lebih luas bagi Arak Bali di tingkat internasional.

Dihubungi melalui telepon, Rico menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraihnya. ”Terima kasih bapak Gubernur Bali (Wayan Koster – red) dan Pemerintah Provinsi Bali yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi keberangkatan ke Las Vegas,” ujarnya terbata-bata seusai menerima trophy sabuk perak (silver championship belt).

”Kami sangat bersyukur bisa membawa nama Bali ke panggung dunia dan berhasil meraih juara 2. Ini menjadi pengalaman yang luar biasa bagi kami. Kami juga membawa misi untuk memperkenalkan Arak Bali kepada dunia melalui kreativitas dan keterampilan flair bartending,” ujar Rico.

Rico bersama seluruh kontingen Bali juga menyampaikan terima kasih ke orang tua dan keluarga serta apresiasi kepada Asosiasi Tresnaning Arak Brem Bali terutama pada Brand Dewan, Bumbung, Iwak, Wanara Petak, Selaka Ning, Palwana, Bali Pala, Arum Bali juga Baliku. Terimakasih disampaikan pula pada Bank BPD Bali, Perumda Kerta Bali Saguna, Doctor Bar, Flairforever, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.

Menurut Rico, prestasi yang diraihnya tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membawa nama Bali semakin dikenal di tingkat internasional.

“Sabuk perak ini kami persembahkan untuk Bali. Semoga capaian ini dapat menjadi motivasi bagi bartender dan generasi muda Bali lainnya untuk terus berprestasi dan membawa produk serta budaya Bali semakin dikenal di dunia,” tambahnya.

Baca Juga  Belanja Hibah Rp 1,27 Triliun Lebih, Fraksi Golkar DPRD Bali: Hibah Harus Jadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat

Secara terpisah, Ngurah Wiryanata menyatakan keberhasilan tersebut sejalan dengan semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Bali Era Baru, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, ekonomi kreatif, budaya dan pariwisata yang berkelanjutan. Talenta lokal diharapkan tidak hanya menjadi pelaku industri, tetapi juga mampu menjadi duta yang memperkenalkan identitas dan kekayaan Bali melalui kreativitas di panggung global.

“Prestasi Rico di Las Vegas sekaligus menambah catatan positif kiprah talenta Bali di kancah internasional. Dengan kreativitas, kompetensi dan dukungan berbagai pihak, Bali tidak hanya menjadi destinasi pariwisata dunia, tetapi juga mampu melahirkan talenta kreatif yang berprestasi dan membawa identitas produk lokal, termasuk Arak Bali, ke panggung internasional,” ujar Wiryanata. (gs/bi)

BIODATA KONTINGEN

  1. Gede Ngurah Udayana

Tempat Tanggal lahir, Tejakula, 14 Oktober 1975

Alamat Jl Padang Tegal III/17 Br Padang Bali, Dalung Badung.

Champion of Mixology Celebrity Cruise Line

Indonesian Open Champion Working Flair & Extreme Flair

Indonesian Open Champion BFC Award VI

4 Place World Bartending Championship Dubai

Champion SKYY Vodka International Bartender Competition

Champion of Semarang Open

Champion of Bali Bartender Competition

Champion of Jogja Open Bartender Competition

Champion of Mysterious Box Bartender Challenge

 

  1. Yunus Budiana

TTL, Tasikmalaya, 01 Agustus 1973

Alamat, Perum Wijaya Regency, Parakanyasag, Tasikmalaya

Committee Bulan Bung Karno 2026 – Mixology & Barista

Event Organizer Tijili Flair Bartender Competition 2025.

Event Organizer Timeless Innovation Flair Bartender Competition 2025

Committee Bulan Bung Karno 2025 – Mixology & Barista

Event Organizer Indonesian Night in Dubai 2009 – 2016

Organizer Seminyak Bartender Competition 2003 with Bacardi

Organizer Bali Bartender Challenge 2002 – Planet Hollywood Bali

Baca Juga  Dewan Sepakati Substansi Ranperda RTRW Bali 2022-2024

Judges Team Lombok Bartender Competition 2002

6th Place of SKKY Vodka International Bartender Competition 2002

Finalist of Bali Bartender Competition 2001

Favorite Winner of Bali Bartender Competition 1998

 

  1. I Wayan Eka Darmawan

TTL, Benoa, 06 Oktober 1995

Alamat Jalan Taman Giri, Link Bualu, Benoa, Kuta Selatan

Top 10 Legend World Flair.

2 Place World Flair Championship 2019.

3 Times Champion Trisakti Flair Open Jakarta 2017,2018,2019.

3 Times Champion Aba Road to The Master Thailand 2017,2018,2019.

3 Times Champion Aba Road to Barstylez Singapore 2017,2018,2019.

The Best Flair Move Hard Rock Singapore 2018.

Champion Mixo Flair competition NHI Bandung 2017,2018.

Champion Flair Tandem JBC Jakarta 2018.

Champion Bali Flair Tandem 2019.

 

  1. Gede Rico Hardiana

TTL, Denpasar, 12 Desember 2003

Alamat Br Dinas Jembong, Gobleg, Banjar Buleleng

8 Times Bali Flair & Mixology Champion

6 Times Indonesian Flair Bartender Champions

2nd place at The Master World Flair Thailand 2026

3rd place at Atlas World Flair Championship 2025

2nd place & Best Cocktail Vietnam international Flair Open 2024

3rd place & Best Cocktail at Pattaya World Flair Championship 2024

 

  1. Gde Made Adhi Dwiswara, ST., M.M.

Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Ahli Muda pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali

Ketua Tim Industri Agro pada Bidang Perindustrian Dinas Perindag Provinsi Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Rapat Implementasi SAKIP: Dukung Penyelenggaraan Pemerintahan yang Efektif, Efisien, Transparan, dan Berorientasi pada Hasil

Published

on

By

Dispar Jembrana Gelar Rapat Implementasi SAKIP
RAPAT IMPLEMENTASI: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana melaksanakan rapat implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bertempat di Ruang Rapat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Selasa, 6 Oktober 2026. (Foto: Hms Jembrana)  

Jembrana, baliilu.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana melaksanakan rapat implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bertempat di Ruang Rapat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Selasa, 6 Oktober 2026.

Rapat ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat penerapan SAKIP dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada hasil. Melalui implementasi SAKIP, setiap program dan kegiatan diharapkan dapat dilaksanakan secara terencana serta memiliki keterkaitan yang jelas antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengukuran, dan pelaporan kinerja.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai hal terkait pelaksanaan dan penguatan SAKIP di lingkungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, termasuk penyelarasan sasaran kinerja, indikator kinerja, target, serta pelaporan capaian kinerja perangkat daerah.

Implementasi SAKIP diharapkan dapat meningkatkan kualitas akuntabilitas kinerja organisasi sekaligus memastikan setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan pembangunan daerah, khususnya di bidang pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Jembrana.

Melalui rapat ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan kinerja perangkat daerah secara berkelanjutan, sehingga pelayanan kepada masyarakat serta pembangunan sektor pariwisata dan kebudayaan dapat dilaksanakan secara lebih optimal dan akuntabel. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dewan Sepakati Substansi Ranperda RTRW Bali 2022-2024
Lanjutkan Membaca

NEWS

KPA Buleleng Dorong Kreativitas Pelajar Lewat Lomba Komika Digital

Published

on

By

KPA Buleleng Gelar Lomba Komik Digital Pelajar SMP
LOMBA KOMIK DIGITAL: Penyelenggaraan lomba komik digital yang melibatkan pelajar tingkat SMP di Kabupaten Buleleng via daring di Ruang BCC Dinas Kominfosanti Buleleng, Selasa (6/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Buleleng terus mendorong kreativitas generasi muda dalam memanfaatkan media digital secara positif. Salah satunya melalui penyelenggaraan lomba komik digital yang melibatkan pelajar tingkat SMP di Kabupaten Buleleng via daring di Ruang BCC Dinas Kominfosanti Buleleng, Selasa (6/10).

Sekretaris KPA Buleleng, Ni Nyoman Neli, yang juga menjabat sebagai Kasubag Kesejahteraan Sosial Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesra) Setda Buleleng, mengatakan lomba tersebut digelar sebagai wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan kreativitas mereka melalui media digital. “Lomba ini untuk menyalurkan kreativitas anak-anak melalui digital. Latar belakangnya karena aktivitas anak-anak sekarang lebih banyak bermain di dunia digital, sehingga kami ingin menginspirasi mereka untuk berkreasi melalui media sosial,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, lomba komik digital merupakan kegiatan pertama kalinya dilaksanakan KPA Buleleng dengan melibatkan 67 peserta tingkat SMP di Kabupaten Buleleng dan dewan juri dari unsur Perguruan Tinggi Negeri Undiksha Singaraja.

Disinggung terkait peran Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) di setiap sekolah, Nyoman Neli menyampaikan bahwasannya KPA Buleleng berencana membangun kembali komitmen bersama para kepala sekolah untuk mengaktifkan dan membentuk KSPAN di masing-masing sekolah. Kegiatan tersebut rencananya dilaksanakan pada 29 Oktober 2026. “Kami dari KPA bersama Kesra akan membuat komitmen bersama dengan kepala sekolah untuk membangkitkan kembali komitmen dalam membentuk KSPAN di sekolah masing-masing,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan KSPAN penting dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan edukasi dan kepedulian pelajar terhadap bahaya HIV/AIDS serta penyalahgunaan narkoba. KPA Kabupaten Buleleng bersama unsur Kesra Buleleng juga secara rutin melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah di setiap kecamatan. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan sekolah diberikan edukasi mengenai HIV/AIDS dan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga  Belanja Hibah Rp 1,27 Triliun Lebih, Fraksi Golkar DPRD Bali: Hibah Harus Jadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat

Melalui sosialisasi itu, pihaknya optimis dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran generasi muda, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari stigma serta penyalahgunaan narkoba. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca