Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemandangan Umum Gabungan Fraksi DPRD Bali terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023 dan RPJPD Bali 2025-2045

Gabungan Fraksi DPRD Bali Berikan Apresiasi yang Tinggi Atas Capaian 11 Kali Berturut-turut Raih Opini WTP terhadap LKPD oleh BPK-RI

Loading

BALIILU Tayang

:

dprd bali
PEMANDANGAN UMUM FRAKSI: Tjokorda Gede Agung, S.Sos. saat membacakan pemandangan umum gabungan Fraksi DPRD Bali saat Rapat Paripurna Ke-12 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024, Soma Paing Klawu, 24 Juni 2024 di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali Jalan Kusuma Atmaja 3, Renon, Denpasar. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Gabungan Fraksi DPRD Bali pada Senin, 24 Juni 2024 menyampaikan pemandangan umum terhadap Raperda Provinsi Bali tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2023 dan Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Bali Tahun 2025-2045 pada Rapat Paripurna Ke-12 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024, Soma Paing Klawu, 24 Juni 2024 di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali Jalan Kusuma Atmaja 3, Renon, Denpasar.

Pemandangan umum gabungan Fraksi DPRD Bali yang terdiri dari Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Demokrat, dan Fraksi Nasdem, PSI, Hanura ini dibacakan oleh juru bicara Tjokorda Gede Agung, S.Sos.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua Dewan Nyoman Adi Wiryatama didampingi Wakil Ketua Nyoman Suyasa. Hadir Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya, segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Bali, Pimpinan OPD Provinsi Bali, dan Kelompok Ahli Fraksi DPRD Provinsi Bali.

Terkait Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali TA 2023 dan Raperda tentang RPJPD Provinsi Bali 2025-2045, Tjokorda Gede Agung menyampaikan bahwa Gabungan Fraksi DPRD Bali memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian 11 kali dalam 11 tahun berturut-turut Pemerintah Provinsi Bali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Bali Tahun 2023, yang telah disampaikan pada Rapat Paripurna Dewan pada Buda Wage, Menail, 22 Mei 2024.

‘’Dengan demikian, kami gabungan Fraksi DPRD Bali, mendorong pencapaian predikat WTP tersebut tidak hanya sebagai prestasi administrasi normatif, tetapi harus dimaknai sebagai sebuah penghargaan terhadap integritas, taat asas, profesionalisme, dan transparansi Pemerintahan Provinsi Bali dalam tata kelola keuangan daerah,’’ ujarnya.

Baca Juga  Jawab Pandangan Fraksi soal Raperda Perubahan APBD Bali 2025, Gubernur Koster Sampaikan Prioritas Program Kepentingan Publik

Mencermati laporan realisasi anggaran yang menyajikan ikhtisar sumber, alokasi dan penggunaan sumber daya ekonomi yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Bali, dengan rincian Pendapatan Daerah terealisasi Rp 6,77 triliun lebih atau 93,45 persen dari anggaran Rp 7,24 triliun lebih. Belanja dan transfer terealisasi Rp 6,60 triliun lebih atau 83,29 persen dari anggaran Rp 7,93 triliun lebih. Pembiayaan daerah terdiri dari: 1) Penerimaan Pembiayaan terealisasi sebesar Rp 408,96 miliar lebih 4 atau 37,88 persen dari anggaran Rp 1,07 triliun lebih; 2) Pengeluaran Pembiayaan terealisasi Rp 404,44 miliar atau 102,19 persen dari anggaran Rp 395,78 miliar. Dari perhitungan komponen Laporan Realisasi Anggaran tersebut, diperoleh Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Tahun 2023 sebesar Rp 171,48 miliar lebih.

Dari SiLPA tersebut, terdapat Kewajiban Jangka Pendek per 31 Desember 2023 berupa Bagian Lancar Utang Jangka Panjang Rp 243,46 miliar lebih dan Utang Belanja Rp 954,56 miliar lebih, yang wajib dianggarkan tahun 2024 yang seharusnya secara keseluruhan dapat dibiayai dari SiLPA 2023. Namun demikian, jika dihitung secara keseluruhan menunjukkan jumlah SiLPA yang tersedia per 31 Desember 2023 jauh lebih kecil dibandingkan kebutuhan untuk belanja yang sifatnya terikat yang dimiliki Pemerintah Provinsi Bali per 31 Desember 2023.

‘’Sehubungan dengan hal tersebut, kami Gabungan Fraksi DPRD Bali mohon kepada saudara Pj. Gubernur perlunya pencermatan kembali terkait pembiayaan program/kegiatan yang bersumber dari SiLPA Tahun 2023 dalam APBD Tahun Anggaran 2024,’’ ujar Tjok. Agung.

Sedangkan terkait Laporan Arus Kas yang menyajikan informasi mengenai sumber, penggunaan, perubahan kas dan setara kas selama 2023, Gabungan Fraksi DPRD Bali mohon kepada Pj. Gubernur dengan jajaran Perangkat Daerah melakukan trobosan yang inovatif mencari sumber-sumber pendapatan untuk peningkatan Kas Daerah dan mencegah terjadinya defisit. Dalam peningkatan pendapatan untuk Kas Daerah diantaranya dapat diperoleh dari Pemungutan Wisatawan Asing dengan pola diberikan upah pungut sebagai motivasi agar sistem pemungutan berjalan efektif, dengan upaya melakukan revisi Perda Provinsi Bali Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pungutan bagi Wisatawan Asing.

Baca Juga  Ngelawar Bersama DPRD Bali, Jalin Silaturahmi dan Momen Perpisahan

Tentang pengelolaan Aset Daerah supaya memiliki nilai yang lebih ekonomis, Dewan mendorong kepada Pj. Gubernur agar melakukan langkah-langkah dengan proaktif, pendekatan, dan komunikasi yang baik terhadap program pemerintah pusat, kerja sama dengan sektor swasta, pemeliharaan dan renovasi aset, dan pengembangan teknologi.

‘’Khusus terhadap Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Dewan dari hasil reses pada masyarakat, agar Pemprov Bali dapat mengalokasikan dalam APBD berupa anggaran melalui program kerja Perangkat Daerah,’’ ujarnya.

dprd baliKetua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama menyerahkan pemandangan umum Gabungan Fraksi DPRD Bali kepada Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya. (Foto: gs)

Selanjutnya, Gabungan Fraksi DPRD Bali menyampaikan bahwa Penyusunan Raperda RPJPD Provinsi Bali Tahun 2025-2045 menjadi penting dan mempunyai nilai strategis dalam perencanaan pembangunan daerah. Namun demikian, Gabungan Fraksi DPRD Bali memberikan saran dan masukan di antaranya agar di judul menambahkan frase “Semesta Berencana” yang mengandung makna “Pembangunan yang bersifat menyeluruh untuk menuju tercapainya masyarakat yang adil dan makmur”.

Dalam konteks dasar hukum agar disarankan perlu dan penting untuk dilakukan koordinasi dan konsultasi oleh Pansus DPRD dan Pemprov Bali ke Bappenas dan DPR-RI terhadap penegasan penerbitan ketentuan Pedoman Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah 2025-2045 tersebut.

Terkait pembangunan jangka panjang daerah Provinsi Bali yang mewujudkan visi “Bali Dwipa Jaya: Bali Maju, Hijau, Tangguh, Sejahtera dan Berkelanjutan dengan Tetap Berpijak pada Budaya Lokal Bali”, Dewan menyarankan dalam visi tersebut ada penambahan frase “Bali Dwipa Jaya dengan Nangun Sat Kerti Loka Bali dan Menuju Bali Era Baru, Mewujudkan Bali Maju, Hijau, Tangguh, Sejahtera dan Berkelanjutan”.

Penyusunan Raperda RPJPD 2025-2045, disarankan juga penting dan perlu memasukkan pendekatan “Nilai Kearifan Lokal”, sebagaimana dimaksud pada Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125, dan Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali Menuju Bali Era Baru: Hijau, Tangguh, dan Sejahtera.

Baca Juga  DPRD Bali Bahas Rancangan Peraturan tentang Tata Tertib dan Kode Etik DPRD

Demikian juga disarankan menguraikan isu-isu strategis daerah Bali yang ada, seperti mengatur masalah kesehatan, pendidikan, perekonomian, bahwa peranan PT Jamkrida Bali Mandara mendukung dan memfasilitasi sumber-sumber permodalan UMKM di Bali. Kemudian Kajian Lingkungan Hidup Strategis Provinsi untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah.

‘’Dapat kami sampaikan untuk penyempurnaan penyusunan Raperda Provinsi Bali tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2023, dan Raperda Provinsi Bali tentang RPJPD Provinsi Bali Tahun 2025-2045 selanjutnya akan dibahas dalam rapat-rapat Pansus melalui hearing, konsultasi serta harmonisasi,’’ ujar Tjok. Agung menutup pemandangan umum gabungan Fraksi DPRD Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Di Tengah Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Presiden Prabowo Pimpin Doa bagi Warga Terdampak Bencana

Published

on

By

Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT RI di Istana
PIMPIN UPACARA: Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 17 Agustus 2026, berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus penuh rasa syukur. Di tengah perayaan kemerdekaan, perhatian Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih juga tertuju kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam rangkaian upacara, Presiden mengajak seluruh peserta untuk mengheningkan cipta guna mengenang jasa para pahlawan sekaligus mendoakan masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana di sejumlah wilayah Tanah Air.

“Saudara-saudara sekalian, marilah kita mengheningkan cipta, untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia, serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatra, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah-wilayah Indonesia lainnya. Mengheningkan Cipta, mulai,” ucap Presiden Prabowo.

Doa dan keprihatinan tersebut juga disampaikan sejumlah menteri yang hadir dalam upacara. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa peringatan 81 tahun kemerdekaan menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan bangsa, sekaligus mengingat warga yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana.

“Tentu saja pertama-tama kita harus menyampaikan rasa syukur yang mendalam, bahwa dalam usia Indonesia yang ke-81, kita terus makin bersatu, makin damai, dan juga insyaallah makin sejahtera. Namun, hari ini kita juga harus merasakan keprihatinan yang mendalam, dan dukacita yang mendalam karena sebagian warga negara kita dalam kondisi yang sulit,” ujar Rachmat.

Baca Juga  Jawab Pandangan Fraksi soal Raperda Perubahan APBD Bali 2025, Gubernur Koster Sampaikan Prioritas Program Kepentingan Publik

Senada, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini menyampaikan duka cita bagi masyarakat NTT yang masih berada dalam kondisi sulit setelah bencana gempa bumi.

“Tentunya hari ini kita merayakan usia kemerdekaan kita ke-81 tahun, itu dalam keadaan yang tidak mudah. Masih ada saudara-saudara kita masih di pengungsian, karena kemarin kita baru saja ada gempa bumi di NTT. Tentunya saya juga ingin menyampaikan rasa duka cita, dan berharap saudara-saudara kita segera mendapatkan bantuan, dan diberikan kekuatan,” ujar Rini.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sejumlah anggota Kabinet Merah Putih memang tidak mengikuti upacara di Jakarta karena menjalankan tugas di daerah, termasuk memastikan penanganan bencana di NTT. Ia menyebut sejumlah pejabat negara berada di NTT untuk memantau dan memastikan penanganan bencana berjalan.

“Contohnya adalah Menko PMK, kemudian Bapak Mendagri, kemudian Menteri PU, kemudian Wakil Menteri Kesehatan dan juga Wakil Menteri Sosial sekarang sedang berada di Nusa Tenggara Timur, dalam rangka memonitor dan memastikan menanggulangi bencana yang kemarin terjadi di Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Menurut Menteri Pras, perayaan kemerdekaan tidak boleh mengesampingkan kondisi masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Pemerintah, kata dia, tetap memastikan kebutuhan dan penanganan warga terdampak menjadi perhatian.

“Jadi di tengah-tengah kita merayakan HUT kemerdekaan, tentu saja di satu sisi kita tetap harus memastikan bahwa saudara-saudara kita yang kemarin terkena bencana itu semua tertangani dengan baik,” ucap Menteri Pras.

Mengheningkan cipta yang dipimpin Presiden Prabowo menjadi salah satu momen reflektif dalam peringatan 81 tahun Indonesia merdeka. Dari halaman Istana Merdeka, doa dipanjatkan untuk para pahlawan sekaligus untuk saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi bencana.

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-4 Masa Sidang I/2022 DPRD Bali, Gubernur Sampaikan Pandangan Umum Fraksi soal Penyertaan Modal Daerah

Momentum tersebut sekaligus menegaskan makna kemerdekaan sebagai semangat untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan bergotong-royong menghadapi setiap kesulitan sebagai satu bangsa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polresta Denpasar Gelar Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Tanamkan Semangat Nasionalisme dan Pengabdian

Published

on

By

Polresta Denpasar Gelar Upacara HUT RI
INSPEKTUR UPACARA: Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Inspektur Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar Polresta Denpasar di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan mewarnai pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar Polresta Denpasar di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar, Senin (17/8/2026).

Upacara dipimpin oleh Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Denpasar, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polresta Denpasar.

Rangkaian upacara berlangsung dengan penuh khidmat, diawali penghormatan kepada Inspektur Upacara dan laporan Komandan Upacara. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Teks Proklamasi, Andhika Bhayangkari, serta doa.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum penting bagi seluruh personel Polresta Denpasar untuk kembali meneguhkan semangat nasionalisme dan nilai-nilai pengabdian.

“Peringatan Kemerdekaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mengingatkan kita semua akan tanggung jawab dalam melanjutkan perjuangan melalui pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Denpasar.

“Sebagai anggota Polri, semangat kemerdekaan harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang humanis, profesional dan responsif, serta bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Ia menambahkan, momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk memperkuat soliditas, integritas dan semangat gotong royong dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Baca Juga  Wagub Bali Bacakan Jawaban Gubernur terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi Atas Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

Seluruh rangkaian Upacara Bendera Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Polresta Denpasar selesai sekitar pukul 08.30 WITA. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar dan kondusif. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolres Gianyar Hadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-81 di Alun-alun Gianyar

Published

on

By

Kapolres Gianyar Hadiri Upacara HUT RI
HADIRI UPACARA: Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., saat menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Kabupaten Gianyar, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Gianyar Ny. Yen James menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Kabupaten Gianyar, Senin (17/8/2026).

Upacara yang berlangsung mulai pukul 07.45 hingga 08.50 WITA tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Bupati Gianyar I Made Mahayastra.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gianyar, jajaran TNI-Polri, anggota DPRD, pejabat pemerintah daerah, veteran, tokoh masyarakat, tokoh adat dan agama, organisasi wanita, organisasi pemuda, serta undangan lainnya.

Rangkaian upacara diawali dengan laporan Perwira Upacara dan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara. Selanjutnya dilaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Ketua DPRD Kabupaten Gianyar.

Pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan oleh Paskibraka Kabupaten Gianyar. Prosesi berlangsung khidmat dan diikuti seluruh peserta upacara dengan penuh penghormatan.

Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk mengatakan, peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menjaga kebersamaan, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujar AKBP James.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif, khususnya dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan.

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-4 Masa Sidang I/2022 DPRD Bali, Gubernur Sampaikan Pandangan Umum Fraksi soal Penyertaan Modal Daerah

“Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat akan terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban. Semangat kemerdekaan hendaknya kita wujudkan melalui kerja nyata, kepedulian dan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Gianyar,” tambahnya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangkaian HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Selanjutnya dilaksanakan Resepsi HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Budaya Gianyar.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, tertib, aman dan lancar. Kehadiran Kapolres Gianyar bersama jajaran juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca