Thursday, 18 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Serahkan Paket Sembako kepada MGPSSR Bali, I Nyoman Parta, SH: Bangun Spirit Pasek Berwajah Kemanusiaan

BALIILU Tayang

:

de
ANGGOTA DPRRI I NYOMAN PARTA, SH: Serahkan paket sembako dan masker kepada MGPSSR Provinsi Bali.

Gianyar, baliilu.com –  Anggota DPRRI dari Komisi VI I Nyoman Parta, SH menyatakan wabah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) tiba-tiba datang di tengah kita. Bencana yang datang tidak diundang oleh pemerintah, anggota dewan dan kita semua telah melanda dunia, Indonesia dan juga Bali.  Wabah Covid-19 telah menimbulkan dampak ekonomi yang luas.

‘’Pilihannya hanya satu, kita beradaptasi dengan situasi ini. Beradaptasi bahwa ini bencana. Konsepnya adalah kita harus berjuang hidup dengan melakukan apa pun agar bisa bertahan. Karena kita tak tahu, tidak ada orang bisa memberikan jawaban kapan Covid-19 ini akan selesai,’’ ujar anggota Dewan dari PDI Perjuangan yang pernah duduk di DPRD Bali ini saat menyerahkan paket sembako dan masker kepada Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali I Putu Bagus Suryadi, S. Sos, Minggu (24/5-2020) di Desa Guwang Gianyar.

Saat penyerahan sembako dan masker, Ketua Satgas Bagus Suryadi didampingi wakil ketua I Wayan Selat Wirata, wakil sekretaris  I Made Gede Kasjaya, SE, bagian umum I Komang Adi Dihartawan, SE dan I Made Jelada, ST. Sembako dan 1.000 masker kain ini selanjutnya akan disalurkan kepada MGPSSR Bangli untuk diteruskan kepada Ida Pandita Mpu dan warga semeton Pasek di Bangli yang kurang mampu.

Anggota Dewan asal Guwang Gianyar Bali ini mengatakan daripada memikirkan dan bertanya terus kapan wabah Covid-19 ini akan berakhir, lebih baik kita beraktivitas yang produktif. ‘’Kalau yang punya pekarangan, ayuk kita berkebun. Yang punya tanah kosong ayuk diisi tanaman yang bermanfaat. Yang banyak punya tanah berikan warga menggarap secara kolektif daripada jadi simbol keangkuhan orang kaya. Berikan tanah kosong itu digarap oleh saudaranya, orang yang putus kerja untuk diisi tanaman untuk bertahan hidup. Isi umbi-umbian, sayur-sayuran, tanaman bumbu dapur dll,’’ ujar I Nyoman Parta yang sejak dua bulan lalu sudah menyebarkan 300 ribu bibit tanaman kepada warga untuk bisa beraktivitas selama stay at home dan work from home.

Di balik Covid-19, I Nyoman Parta berharap harus ada nilai baru dari wabah ini yang kita dapatkan. Pertama, seperti bagaimana kita kembali menghargai petani. Bagaimana kita mulai menghargai produk pertanian, salah satunya umbi-umbian.

Baca Juga  Tim Terpadu dan GTPP Covid- 19 Denpasar Lakukan Pembinaan, Banyak Pelanggar tak Gunakan Masker

Generasi milenial atau generasi keju tidak tahu padahal Indonesia banyak mempunyai jenis umbi-umbian berkualitas yang kadung ditempatkan di luar mainstream. Kadung memberikan mainstream kepada beras. ‘’Akhirnya ketela kita tertinggal. Makanya sembako yang tiyang berikan berisi ketela. Tiyang beli 3 ton di Besakih, semangatnya menghargai produksi lokal, yang kedua untuk mensejajarkan ketela dengan beras. Mungkin beras tidak bisa tergantikan, tetapi bisa berkolaborasi, beras dicampur dengan ketela seperti dulu, dan kita irit dengan beras,’’ ujar anggota Dewan yang sejak pagi membagikan sembako kepada warga Desa Adat Guwang, di antaranya berisi ketela.

Kenapa melirik umbi-umbian, lanjut Parta, karena beras produksinya susah. Harganya mahal harus tumbuh di lahan pasti. Lahan yang berair. Luas sawah harus jelas, airnya harus ada, kalau tak ada air tak bisa tanam padi.

Sebaliknya umbi-umbian bisa tumbuh dimana saja. Umbi-umbian selain bisa tumbuh di sawah juga mau tumbuh di gunung, di tebing, di halaman rumah, di pojokan rumah, di mana saja bisa tumbuh. Gampang menanam umbi-umbian.

Di Vietnam menempatkan umbi-umbian sebagai makanan pokok nomor 1, beras makanan kelas dua. Lucunya beras dari negara kecil dan sempit itu kita makan sebagai makanan pokok karena kekurangan beras. Berasnya tidak cukup dan kebiasaan makan beras akhirnya mengimpor beras ke luar negeri. ‘’Di pangan saja kita tidak berdaulat, menggantungkan pakan dari orang lain yang menghasikan produk pertanian. Saat wabah Covid-19 ini harus ada nilai baru yang muncul,’’ tegas I Nyaman Parta.

Sesaat menyerahkan paket sembako kepada MGPSSR Bali yang sebelumnya sudah menggelontorkan sekitar 5.000 paket sembako ke kelompok-kelompok terdampak Covid-19, I Nyoman Parta mengajak pada semeton Pasek, ayo kita revitalisasi semangat pesemetonan ini. Jangan hanya selesai urusannya di pura. Jadikanlah pesemetonan Pasek sebagai wadah untuk sungguh-sungguh bersuka-duka. Jadi kita merawat keluarga ibu, merawat keluarganya sendiri jangan sampai ada yang kelaparan, jangan sampai ada lansia yang telantar, KK miskin yang tidak terurus. Keluarga dadia, keluarga yang lebih besar dan kawitan juga begitu.

Baca Juga  Wabup Suiasa Ajak para Guru Kuasai dan Gunakan TIK

Intinya semangat keleluhuran ini ada revitalisasi, ada spirit yang bermanfaat buat warga semeton. ‘’Tidak hanya gagah-gagahan ke pura,  tapi menyama braya, nyama sesama Pasek sing meurus, di sini biar ada substansinya. Bangun spirit Pasek agar Pasek berwajah kemanusiaan,’’ pinta I Nyoman Parta.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 MGPSSR Bali I Putu Bagus Suryadi, S. Sos saat menerima paket sembako dan masker mengucapkan terima kasih kepada semeton pasek I Nyoman Parta yang juga anggota DPRRI dari Komisi VI yang membidangi BUMN, koperasi, perindustrian dll yang sudah menyumbangkan dalam bentuk barang kepada Satgas MGPSSR Bali.

Suryadi menambahkan bantuan sembako dan masker ditambahkan donasi yang terkumpul akan sesegera mungkin disalurkan kepada MGPSSR Bangli untuk selanjutkan dibagikan kepada Ida Pandita Mpu, semeton pasek yang kurang mampu dll.

Sebelumnya pada aksi sosial tahap pertama, Satgas Covid-19 MGPSSR Bali telah menyerahkan ratusan paket sembako, hand sanitizer, masker dan penyemprotan disinfektan di wilayah Tabanan. Menurut rencana, Satgas Covid-19 MGPSSR Bali akan berlanjut melakukan aksi sosial ke seluruh kabupaten/kota se-Bali.

Untuk itu, Satgas Covid-19 MGPSSR Bali mengetuk hati para semeton Pasek yang sedikit berkelebihan, para donator untuk menyisihkan dananya membantu warga kurang mampu terdampak Covid-19. (gs)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Walikota Jaya Negara Berikan Penghargaan ASN Purnabhakti

Apresiasi Semangat, Kerja Keras dan Inovasi untuk Kota Denpasar

Published

on

By

Walikota Jaya Negara
SERAHKAN PENGHARGAAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menyerahkan penghargaan kepada ASN Kota Denpasar yang akan memasuki masa purnabhakti/pensiun di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Kamis (18/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan penghargaan sebagai wujud apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkot Denpasar. Penghargaan sebagai wujud apresiasi dan ucapan terimakasih ini diserahkan serangkaian Gathering Calon Pensiunan Pemerintah Kota Denpasar di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Kamis (18/7). Tercatat sebanyak 109 ASN menerima penghargaan ini lantaran akan memasuki masa pensiun Periode 1 Juli – 1 November 2024.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, Kepala BPD Bali Cabang Utama Denpasar, I Made Sudharma, Kepala Taspen Wilayah Denpasar, serta undangan lainnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, pensiun atau purnabhakti merupakan sesuatu yang pasti tiba dalam setiap pengabdian. Dimana, setiap yang mengabdi pasti akan memasuki masa purnabhakti atau pensiun, tak terkecuali ASN di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan, pengabdian maksimal yang telah diberikan untuk Kota Denpasar sangatlah penting untuk diapresiasi. Penghargaan ini merupakan bentuk semangat agar seluruh ASN yang akan memasuki masa pensiun dapat tetap produktif.

“Kami sangat menyadari, bahwa kontribusi bapak/ibu dalam pembangunan Kota Denpasar sangatlah besar, capaian dan keberhasilan saat ini merupakan kerja keras bapak/ibu sekalian, sehingga dapat kami sampaikan bahwa pensiun adalah soal administrasi, tapi sumbangsih pemikiran dan masukan serta saran sangat kami harapkan untuk bersama-sama membangun Kota Denpasar ini, dan tentu kami sangat mengapresiasi kerja keras, semangat serta inovasi untuk Denpasat tercinta ini,” ujarnya.

Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana menjelaskan, kegiatan Gathering Calon Pensiunan Pemerintah Kota Denpasar ini rutin dilaksanakan bagi ASN yang hendak pensiun. Hal ini dilaksanakan dengan memberikan pembekalan dari Bank BPD Bali, PT. Taspen hingga Pisikolog untuk kesiapan mental pasca purnabhakti.

Baca Juga  Putus Penyebaran Covid-19, Desa Peguyangan Kaja Edukasi Masyarakat Protokol Kesehatan

Dikatakannya juga, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi bagi ASN yang telah mengabdi bagi Kota Denpasar. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan informasi awal tentang hak-hak yang diperoleh pasca-pensiun nanti. Dari 109 ASN yang menerima penghargaan sekaligus mengikuti kegiatan ini, secara detail jumlah tersebut terdiri atas Pejabat Eselon II sebanyak 1 orang, Pejabat Eselon III sebanyak 5 orang, Pejabat Eselon IV sebanyak 3 orang, Pejabat Fungsional sebanyak 67 orang dan Pejabat Fungsional Umum sebanyak 33 orang.

“Semoga ASN Kota Denpasar yang memasuki masa pensiun dapat terus produktif dan berkontribusi untuk kemajuan Kota Denpasar,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri Sosialisasi Regulasi Pembinaan Kesadaraan Bela Negara Kemenhan RI

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa
HADIRI SOSIALISASI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri pelaksanaan Sosialisasi Regulasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang digelar Kementerian Pertahanan RI di Hotel Grand Mega, Kamis (18/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri pelaksanaan Sosialisasi Regulasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang digelar Kementerian Pertahanan RI di Hotel Grand Mega, Kamis (18/7).

Gelaran sosialisasi ini menggelorakan semangat untuk mewujudkan kesadaran bela negara, pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus saling bersinergi, sebagai upaya negara untuk menangkal radikalisme dan membangun semangat nasionalisme pada generasi muda.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa di sela-sela kegiatan sosialisasi, menyambut baik sosialisasi regulasi pembinaan kesadaran bela negara di Kota Denpasar. Melalui sosialisasi ini, diharapkan rasa cinta kepada negara bisa dibentuk kepada seluruh warga dan diwujudkan dalam kesediaan untuk melindungi, mempertahankan dan memajukan kehidupan bersama.

“Kami menyambut gembira dilaksanakannya kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan ajang peningkatan kesadaran kita terhadap nilai-nilai dasar bela negara. Kesadaran bela negara sangat penting guna mengatasi dan mengantisipasi ancaman yang dapat merusak tatanan kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Sementara, Direktur Bela Negara Dirjen Pothan Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI G. Eko Sunarto menegaskan, ada 3 ancaman yang harus dicegah agar negara tetap utuh bersatu dan maju, baik itu berupa ancaman militer, non-militer maupun hibrida. Ancaman hibrida itu sendiri sangat perlu diantisipasi dikarenakan bisa berpotensi menimbulkan kericuhan, perpecahan dan menghancurkan negara, seperti berita hoax, narkoba, pencurian data siber dan lainnya.

Ditargetkan setiap tahun akan lahir 43 ribu kader bela negara di Indonesia, untuk menjaga NKRI tetap utuh dan pemerintah lancar. Dibutuhkan komitmen bersama dalam pembinaan kesadaran bela negara baik di lingkungan masyarakat, pekerja, maupun pendidikan. Di samping itu, dibutuhkan peran aktif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk bersinergi mewujudkan pembinaan kesadaran bela negara bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga  Tim Terpadu dan GTPP Covid- 19 Denpasar Lakukan Pembinaan, Banyak Pelanggar tak Gunakan Masker

Hoax di media sosial merupakan salah satu bentuk ancaman dan bisa menjadi potensi kerusuhan, apabila kita tidak menanamkan rasa cinta kepada tanah air, bangga berbangsa dan bernegara, serta setia kepada Pancasila, kita tidak tahu bangsa ini akan jadi seperti apa, ” tutur Brigjen TNI G. Eko Sunarto. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sambangi Kediaman Warga, Ny. Antari Jaya Negara Serahkan PMT bagi Lansia dan Balita

Published

on

By

TP PKK Denpasar
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara, menyerahkan bantuan saat menyambangi beberapa kediaman warga di wilayah Kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Selatan, Kamis (18/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar bersama TP PKK Kota Denpasar kembali menyerahkan sejumlah bantuan Pemberian Makan Tambahan (PMT), kepada lansia dan juga balita. Penyerahan ini diserahkan langsung Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, yang menyambangi beberapa kediaman warga di wilayah Kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Selatan, Kamis (18/7).

Maksud pembagian PMT ini adalah untuk pencegahan dan pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Denpasar. Adapun paket bantuan yang diberikan kali ini berupa beberapa kebutuhan pokok seperti biskuit, telur, susu, dan juga daging ayam segar.

Hadir bersama Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara menyebut sebagai mitra pemerintah, TP PKK Kota Denpasar tidak hentinya melakukan sinergitas dan kolaborasi, untuk dapat bersama mengentaskan kasus kemiskinan ekstrem dan juga upaya persoalan stunting di Kota Denpasar.

“Berbagai program yang dilaksanakan TP PKK Kota Denpasar, salah satunya pemberian PMT ini. Selain sebagai upaya menurunkan stunting, ini juga adalah langkah dalam pengentasan kemiskinan ekstrem,” ucap Ny. Antari Jaya Negara.

Lebih lanjut, Ny. Antari Jaya Negara juga berpesan kepada masyarakat Kota Denpasar, khususnya yang memiliki balita agar secara rutin mengikuti kegiatan posyandu sebagai deteksi awal kesehatan dan tumbuh kembang anak.

“Saya berpesan kepada orang tua, agar tidak bosan untuk selalu mengecek kesehatan dan tumbuh kembang anak, sejak dari dalam kandungan sampai lahir, dan bertumbuh nanti,” lanjutnya lagi.

Sementara itu, Plt. Camat Denpasar Selatan, Ketut Sri Karyawati pada kesempatan yang sama mengatakan, usaha untuk mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya, terus gencar dilakukan. Pelaksanaan Posyandu di banjar-banjar, merupakan salah satu upaya yang kerap dilaksanakan secara rutin.

Baca Juga  Kasatgas Covid-19 Dewa Indra Tinjau Pelabuhan Gilimanuk, Pendatang dari Daerah Terjangkit Wajib Rapid Test

“Kami bersinergi dengan para lurah dan perbekel, dan juga kader PKK, untuk secara aktif melaksanakan pelayanan Posyandu bagi warga. Hal ini yang kita harapkan akan bisa menjadi upaya percepatan penurunan stunting dapat optimal,” terangnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca