Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 Rabu (29/4) Positif Nihil, Sembuh Nambah 8 Orang, Dewa Indra: Penyakit Corona Bisa Disembuhkan

BALIILU Tayang

:

de
KETUA HARIAN GUGUS TUGAS COVID-19 BALI DEWA MADE INDRA

Denpasar, baliilu.com – Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 di Provinsi Bali, sampai Rabu petang (29/4-2020) ada kabar baik, karena tidak ada penambahan kasus positif Covid-19. Sehingga jumlahnya tetap sama seperti hari sebelumnya yaitu 215 orang.

Kabar baik lainnya, kata Dewa Indra, ada 8 orang pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, sehingga secara kumulatif jumlah pasien yang sembuh telah mencapai 96 orang. Sebanyak 8 orang yang sembuh terdiri dari 1 WNA dan 7 WNI (3 orang PMI dan 4 orang non-PMI). Hari ini juga tak ada penambahan kasus pasien meninggal sehingga jumlahnya tetap 4 orang.

Sementara jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) tercatat 115 orang yang berada di 11 rumah sakit rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas.

‘’Terus bertambahnya jumlah pasien yang sembuh menambah keyakinan saya penyakit ini bisa disembuhkan jika tekun menjalani perawatan baik di karantina maupun di rumah sakit,’’ ujar Dewa Indra.

Ditegaskan, masyarakat diminta tetap disiplin mengikuti imbauan pemerintah untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui cara-cara yang sederhana seperti menggunakan masker saat melakukan aktifitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, hindari keramaian dan tetap disiplin menjaga jarak ketika berinteraksi dengan orang lain.

Sebab virus ini berpotensi ditularkan melalui interaksi jarak dekat. Satu atau dua orang yang tidak disiplin, maka akan menularkan virus kepada yang lain. Seperti penambahan 13 kasus di Bangli dan Karangasem yang diumumkan pada hari sebelumnya, disebabkan oleh ketidakdisiplinan 2 orang.

Gugus tugas memberikan perhatian pada penambahan kasus transmisi lokal di Bangli dan Karangasem ini dengan melakukan tracing kontak. Selain itu, juga akan dilakukan rapid test pada Kamis (30/4-2020). Jika dari hasil rapid test itu ada yang terindikasi reaktif Covid-19, maka akan langsung dipisahkan dengan masyarakat untuk dilakukan tahap pemeriksaan selanjutnya yaitu metode swab yang akan diperiksa menggunakan PCR. Kalau memang perlu dirawat di rumah sakit, akan langsung dirujuk.

Baca Juga  Gubernur Koster Ambil Sumpah/Janji 782 PNS Pemprov Bali melalui Teleconference

Dewa Indra kembali mengingatkan jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 54 Orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

Kementerian Perhubungan resmi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah, dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Pada intinya peraturan ini melakukan pembatasan dan pengendalian transportasi baik melalui darat, laut, udara ,dan kereta api terutama ke jalur PSBB dan juga daerah dari zona merah.

Yang boleh melakukan perjalanan dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta  angkutan logistik penanganan Covid-19. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Provinsi Bali mengimbau masyarakat Bali untuk menaati peraturan tersebut dengan penuh disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Berkaitan kebijakan ini pula melalui Gugus Tugas dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri dan pemerintah  pusat di daerah bersama-sama menegakkan peraturan Menteri Perhubungan tersebut dengan melakukan upaya penebalan penjagaan di pintu-pintu masuk  Pulau Bali yaitu di Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Benoa  dan Pelabuhan Padangbai. Kalau masyarakat  akan melintasi jalur-jalur ini maka pada pintu masuk akan dijaga petugas.

Untuk itu dimohon pengertian masyarakat untuk mematuhi peraturan dan lebih baik tetap di tempat. Masyarakat Bali yang akan mudik lebih baik mempertimbangkannya. Pengetatan ini tidak hanya dilakukan Pemprov Bali namun juga  pemerintah daerah lain juga melakukan hal yang sama. Untuk itu sebaiknya tidak mudik tetap di tempat. Begitu pula krama Bali yang ada di luar daerah khususnya di daerah yang melakukan PSBB atau daerah zona merah dimohon agar tetap di tempat jangan dulu pulang ke Bali.

Baca Juga  Gubernur Koster: Bali Sedang Giat Membangun Kualitas Penyelenggaraan Pariwisata

‘’Kepulangan krama Bali bisa berdampak negatif pada anda, keluarga dan masyarakat Bali, karena kita tidak tahu jika kita terinfeksi atau tidak sampai dilakukan tes. Untuk itu masyarakat  Bali diminta  tetap tinggal di tempat dulu kecuali  ada hal yang sangat penting  atau mendesak. (*/gs)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ratusan Personel Polresta Denpasar Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Published

on

By

Polresta Denpasar
TES KESEHATAN: Bertempat di Aula Gedung Pesat Gatra, ratusan personel Polresta Denpasar antusias mengikuti serangkaian tes kesehatan yang komprehensif pada Rabu (11/2/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Demi menjaga performa terbaik dalam melayani masyarakat, Polresta Denpasar menggelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala (Rikkes Berkala) Tahun 2026. Bertempat di Aula Gedung Pesat Gatra, ratusan personel antusias mengikuti serangkaian tes kesehatan yang komprehensif pada Rabu (11/2/2026).

Dengan bekerjasama dengan Tim Medis dari Biddokkes Polda Bali bersama Mitra Husada, didukung penuh oleh Sidokkes Polresta Denpasar, melaksanakan pemeriksaan kesehatan ini. Sebanyak 102 personel menjadi peserta di hari pertama, menunjukkan betapa pentingnya kesehatan bagi para abdi negara ini.

Mulai dari cek darah di laboratorium, pemeriksaan fisik menyeluruh, hingga peninjauan kesehatan jantung dan gigi, semua tahapan dilalui dengan seksama. Tak ketinggalan, tes MMPI juga menjadi bagian penting untuk memastikan kesehatan psikologis personel.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa Rikkes Berkala ini adalah investasi penting bagi institusi Polri. “Dengan deteksi dini, kita bisa menjaga personel tetap sehat dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kesehatan mereka adalah prioritas kami,” ujarnya dengan semangat.

Dengan tubuh dan jiwa yang sehat, diharapkan seluruh personel Polresta Denpasar semakin profesional dan berdedikasi dalam menjalankan tugasnya, kegiatan ini juga ditinjau langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. dan dirinya mengapresiasi kegiatan ini dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup personel yang akan nantinya berpengaruh dalam pelaksanaan tugas kepolisian. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  "Problem Solving", Kapolsek Blahbatuh Tuai Apresiasi Masyarakat
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lomba Masak UMKM Rumah BUMN Denpasar Hadirkan Booth Layanan Energi dan ICONNET

Published

on

By

Lomba Masak BUMN Denpasar
ICONNET: Petugas ICON Plus memberikan penjelasan mengenai layanan internet ICONNET kepada peserta UMKM pada booth informasi, sebagai bagian dari dukungan peningkatan konektivitas usaha di Rumah BUMN Denpasar. (Foto: Hms PLN)

Denpasar, baliilu.com – Pemanfaatan energi listrik yang efisien untuk mendukung produktivitas usaha diperkenalkan melalui kegiatan Lomba Masak UMKM Rumah BUMN Denpasar yang dilaksanakan Selasa (10/2) pukul 08.00 Wita. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi praktis bagi pelaku usaha sekaligus menghadirkan akses informasi layanan energi dan internet yang bermanfaat bagi masyarakat dalam mengoptimalkan aktivitas ekonomi.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah BUMN Denpasar tersebut menghadirkan demonstrasi memasak menggunakan kompor listrik serta lomba memasak antar-pelaku UMKM. Melalui praktik langsung, peserta memperoleh pengalaman memanfaatkan energi listrik yang bersih, stabil, dan efisien sebagai pendukung operasional usaha kuliner.

PLN UP3 Bali Selatan turut menghadirkan booth layanan yang memberikan akses konsultasi kelistrikan, edukasi penggunaan aplikasi PLN Mobile, serta layanan transaksi penambahan daya di lokasi kegiatan. Fasilitas ini memungkinkan pelaku UMKM memperoleh kemudahan layanan secara langsung sekaligus membuka akses informasi bagi masyarakat mengenai solusi energi yang praktis dan andal. Pelaku UMKM yang melakukan transaksi melalui PLN Mobile pada saat kegiatan berlangsung juga berkesempatan mendapatkan hadiah menarik.

Pada kesempatan yang sama, booth ICON Plus memberikan informasi mengenai layanan internet broadband ICONNET sebagai salah satu solusi konektivitas yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha. Informasi tersebut membantu peserta memahami pilihan dukungan akses internet untuk menunjang operasional usaha, promosi digital, hingga komunikasi bisnis yang lebih efektif.

Manajer PLN UP3 Bali Selatan, Alexander J. Manuhuwa, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan energi listrik secara nyata dalam aktivitas produktif.

“Melalui kegiatan ini, pelaku usaha dapat memahami manfaat penggunaan energi listrik yang efisien dan andal untuk menunjang kegiatan mereka. Harapannya, informasi dan layanan yang dihadirkan juga dapat memberi dampak positif bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha,” ujarnya.

Baca Juga  Update Covid-19 di Kota Denpasar, Sembuh 5 Orang Pasien Positif Bertambah 11 Orang

Salah satu peserta lomba sekaligus pelaku UMKM, Ibu Riska, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang relevan bagi pengembangan usaha. “Penggunaan kompor listrik membantu proses memasak lebih stabil dan bersih. Kami juga memperoleh informasi layanan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung usaha ke depan,” ungkapnya.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis praktik dan layanan langsung mampu memberi nilai tambah bagi pelaku UMKM sekaligus memperluas wawasan masyarakat mengenai pemanfaatan energi dan akses digital dalam mendukung aktivitas ekonomi.

Melalui kegiatan yang berfokus pada praktik pemanfaatan energi dan penyediaan akses informasi layanan, upaya penguatan kapasitas UMKM terus didorong agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Peningkatan literasi energi dan akses internet diharapkan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dalam mengoptimalkan peluang usaha yang produktif dan kompetitif. (eka/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menkeu : Stabilitas Nasional Kunci Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Published

on

By

stabilitas nasional
FORUM FANEL: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi saat menghadiri forum panel dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono, pada Rabu (11/02), di Jakarta. (Foto: Hms Kemenkeu) 

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya stabilitas nasional sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri forum panel dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono, pada Rabu (11/02), di Jakarta.

Menkeu menjelaskan bahwa untuk mencapai stabilitas nasional yang dinamis diperlukan dukungan dari berbagai program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, disertai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan kepastian hukum yang tegas.

“Selama bisa menjaga pertumbuhan dan stabilisasi ekonomi domestik, kita tidak perlu takut negara akan morat-marit. Jadi fokus kita menjaga itu dengan bantuan Polri, Mendagri, dan lainnya untuk memastikan mesin pertumbuhan dalam negeri berjalan dengan baik.,” ungkap Menkeu.

Saat ini, Pemerintah telah menciptakan inisiatif kanal debottlenecking untuk mendorong kemudahan iklim berinvestasi di Indonesia. Menkeu Purbaya juga mengajak institusi Polri untuk turut bergabung agar dapat berkontribusi mengatasi segala hambatan dalam sektor bisnis di Indonesia, serta membangun kepercayaan pelaku usaha dan investor saat ini.

“Mungkin ke depan saya minta Pak Kapolri atau Wakilnya di sini, supaya kita bisa mem-follow up hal-hal yang terjadi,” ujarnya.

Terkait anggaran, Menkeu menyebutkan dukungan pemerintah terhadap Polri terus meningkat. Dalam periode 2021–2026, anggaran belanja Polri tumbuh rata-rata 5,7 persen per tahun. Kenaikan tersebut dialokasikan untuk memperkuat kapasitas operasional, mendukung pengamanan serta modernisasi peralatan. Dengan kapasitas yang semakin baik, Polri diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan kepastian hukum yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Jadi tolong uang yang dianggarkan dipakai betul-betul setiap rupiahnya agar bermanfaat bagi ekonomi kita, memperkuat ketertiban dan memberikan keamanan yang maksimal,” pungkas Menkeu. (gs/bi)

Baca Juga  "Problem Solving", Kapolsek Blahbatuh Tuai Apresiasi Masyarakat

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca