Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati, Panglingsir Puri Sampai Tokoh Masyarakat Se-Kabupaten Gianyar Dukung Gubernur Wayan Koster Lanjutkan Pembangunan di Bali

Gubernur Koster Fasilitasi Pembangunan Pasar Seni Sukawati, Pasar Ubud, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta, dan 2 SMA Negeri di Gianyar

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyerahkan bantuan pada acara tatap muka di Kabupaten Gianyar, bertempat di Balai Budaya Gianyar pada, Jumat (Sukra Paing, Pahang) 10 Februari 2023. (Foto: ist)

Gianyar, baliilu.com – Kerja ekstra keras Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dalam mengimplementasikan visi pembangunan Daerah Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru yang dituangkan ke dalam 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru mendapatkan sambutan luar biasa dari 1.000 seniman dan applause apresiasi tepuk tangan dari Bupati Gianyar, DPR-RI Dapil Bali, DPRD Bali Dapil Gianyar, Ketua dan Anggota DPRD Gianyar, Panglingsir Puri se-Kabupaten Gianyar, Perbekel, Bendesa Adat, Seniman, hingga tokoh masyarakat se-Kabupaten Gianyar saat acara tatap muka Gubernur Bali di Balai Budaya Gianyar pada, Jumat (Sukra Paing, Pahang) 10 Februari 2023.

Mengawali acara tatap muka di Kabupaten Gianyar, Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyerahkan bantuan, yaitu : 1) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar senilai Rp. 6,58 miliar; 2) Bantuan Aset Tanah kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar sebanyak 24 Bidang Tanah dengan luas 7,51 Ha untuk penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Gianyar; 3) Bantuan Aset Tanah sebanyak 1 Bidang Tanah dengan luas 6,53 are untuk Desa Petak, Kecamatan Gianyar; 4) BKK kepada Pemerintah Desa se-Kabupaten Gianyar senilai Rp. 4,74 miliar untuk tambahan penghasilan Perbekel dan Perangkat Desa; 5) Hibah Bantuan Keuangan Khusus kepada 273 Desa Adat se-Kabupaten Gianyar senilai Rp. 81,9 miliar; dan 6) Bantuan Keuangan Khusus kepada 572 Subak dan Subak Abian se-Kabupaten Gianyar senilai Rp. 5,72 miliar.

Gubernur Bali dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur, karena kita mampu menangani pandemi Covid-19 dengan strategi paling efektif, sehingga Provinsi Bali meraih kategori terbaik di Indonesia, dan Bali kembali dipercaya menjadi daerah yang nyaman, aman, dan kondusif untuk dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara. Atas hal itulah, Titiang berani menerapkan kebijakan tanpa karantina mulai 7 Maret 2022, pertama di Indonesia atas persetujuan Pemerintah Pusat yang diiringi dengan meningkatnya kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Bali.

koster
Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: ist)

‘’Astungkara berkat restu Alam Bali, pariwisata Bali telah pulih secara perlahan dan saat ini rata-rata wisatawan domestik yang ke Bali per harinya mencapai 10.000 sampai 11.000 orang, sedangkan wisatawan mancanegara mencapai 12.000 sampai 13.000 orang per hari datang ke Bali. Titiang terus berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan supaya penerbangan yang langsung ke Bali ditambah dan sekarang wisatawan China sudah masuk. Sehingga kepariwisataan di Bali sudah pulih dan bangkit kembali,’’ ucap Gubernur.

Baca Juga  IB Toni Astawa Terpilih Kembali secara Aklamasi dalam Musorkot KONI Denpasar

Pulihnya pariwisata Bali berdampak langsung pada pemulihan perekonomian Bali, secara bertahap bangkit kembali. Pada tahun 2020, mengalami pertumbuhan negatif (kontraksi) dengan rata-rata sebesar – 9,31% dan pada tahun 2021 masih mengalami pertumbuhan negatif (kontraksi) dengan rata-rata sebesar -2,47%. Pada tahun 2022 ini, perekonomian Bali sudah tumbuh positif: pada triwulan I mengalami pertumbuhan sebesar 1,43%; pada triwulan II sebesar 3,05%; triwulan III sebesar 8,09%; dan triwulan IV sebesar 6,68% (YoY). Jadi rata-rata dari triwulan I sampai IV Pertumbuhan Perekonomian Bali Tahun 2022 sudah mencapai 4,48%.

Terkendalinya penanganan pandemi Covid-19 yang sangat baik di Bali diiringi dengan fasilitas yang memadai, membuat percepatan pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali sangat dirasakan, karena Bali untuk pertama kalinya menjadi tempat Pertemuan Puncak Presidensi G-20 tanggal 15-16 November 2022. Pertemuan Puncak Presidensi G-20 dihadiri langsung oleh 17 Kepala Negara G-20, 3 Menteri Luar Negeri Wakil Kepala Negara G-20, 9 Kepala Negara Undangan, serta 14 Pemimpin Organisasi/Lembaga Internasional.

‘’Titiang juga perlu menyampaikan, telah menghadiri acara United Nations, Groundwater Summit 2022, tanggal 7-8 Desember 2022, di Markas Besar UNESCO, Paris. Titiang memberi sambutan untuk memastikan bahwa Bali sangat siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan World Water Forum Ke-10, tanggal 18-24 Mei tahun 2024, pertemuan sangat besar akan dihadiri lebih dari 30.000 orang peserta. Pada saat memberi sambutan, secara khusus Titiang memperkenalkan Arak Bali, sebagai minuman yang diproses secara tradisional, cita rasa dan kualiatasnya tidak kalah dengan Sake-Jepang, Soju-Korea, dan Whiskey-Eropa. Di akhir acara dilaksanakan Cocktail Party dengan Arak Bali, para peserta dari berbagai negara memberi respon bahwa ternyata memang Arak Bali lezat dan berkualitas,’’ paparnya.

Selain itu, Titiang bersama Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, melakukan pertemuan dengan Manajemen Rumah Mode Christian Dior untuk menindaklanjuti kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bali dan Christian Dior berkaitan dengan penggunaan Endek Bali. Telah disepakati, Christian Dior akan berkunjung ke Bali, kemudian akan mengundang para IKM/UMKM Bali untuk mengikuti pelatihan di Rumah Mode Christian Dior tahun 2023. Pada kesempatan itu juga, Ketua Dekranasda Provinsi Bali, menyelenggarakan fesyen, menampilkan busana berbahan Tenun Endek Bali/Tenun Tradisional Bali, hasil karya 4 Designer Muda asli Bali.

Baca Juga  Ny. Putri Koster: PAKIS Bali Dukung Program Desa Adat, sebagai Implementasi dari Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati lebih lanjut mendapat applause tepuk tangan dari Bupati Gianyar, DPR-RI Dapil Bali, DPRD Bali Dapil Gianyar, Ketua dan Anggota DPRD Gianyar, Panglingsir Puri se-Kabupaten Gianyar, Perbekel, Bendesa Adat, Seniman, hingga tokoh masyarakat se- Kabupaten Gianyar, karena telah berhasil melaksanakan pembangunan infrastruktur monumental dan fundamental di Bali, diantaranya meliputi : 1) Pembangunan Pelindungan Kawasan Suci Besakih di Karangasem; 2) Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung; 3) Pembangunan jalan shortcut Singaraja-Mengwi; 4) Pembangunan 3 Pelabuhan sekaligus: Pelabuhan Sanur di Denpasar, Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida, dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan; 5) Pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Buleleng; 6) Pembangunan Bendungan Tamblang di Buleleng; 7) Pembangunan Bendungan Sidan di wilayah Badung-Bangli-Gianyar; dan 8) Pembangunan Tol Jagat Kerthi Bali, sepanjang 96 km, menghubungkan Gilimanuk- Mengwi.

Dalam bidang pendidikan, Titiang telah dan sedang membangun sebanyak 17 SMA/SMK baru, guna meningkatkan layanan siswa baru yang diterima. Selain itu, mulai tahun 2023, Titiang memberlakukan sejumlah kebijakan baru, antara lain, yaitu: Pertama, memberikan bantuan biaya pendidikan dan perlengkapan siswa kepada 10.000 siswa miskin/sangat miskin dan bantuan biaya pendidikan kepada 500 mahasiswa miskin di seluruh Bali dengan anggaran sebesar Rp 21,2 miliar. Kedua, bantuan biaya BPJS Ketenagakerjaan untuk 1.326 orang Sulinggih, 9.194 orang Pemangku usia di atas 65 tahun, dan 22.000 orang Pemangku usia di bawah 65 tahun, termasuk Rohaniawan semua umat beragama, dengan total anggaran Rp. 6,9 miliar. Ketiga, pemberian 1.000 Genta dan Siwakrana Sulinggih sebanyak 357 set, dengan total anggaran Rp. 3,6 miliar. Keempat, Insentif Perangkat Desa se-Bali, terdiri dari; 636 Sekdes, masing-masing Rp. 500.000 per bulan; Kaur dan Kasi sebanyak 3.816 orang serta Kadus/KBD sebanyak 3.858 orang, masing-masing Rp. 300.000 per bulan, dengan total anggaran Rp. 31,4 miliar.

koster
Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati foto bersama saat acara tatap muka di Kabupaten Gianyar, bertempat di Balai Budaya Gianyar pada, Jumat (Sukra Paing, Pahang) 10 Februari 2023. (Foto: ist)

Gubernur Bali Wayan Koster juga mendapatkan sambutan apresiasi luar biasa atas kepemimpinannya mampu membangun Kabupaten Gianyar, dengan memfasilitasi pembangunan : 1) Pasar Seni Sukawati Blok A, B dan C melalui APBN Kementrian PUPR RI senilai Rp. 163 miliar; 2) Pasar Rakyat Tematik Wisata Ubud melalui APBN Kementrian Perdagangan RI senilai Rp. 75 miliar; dan 3) Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta melalui APBN Kementrian PUPR senilai Rp. 130 miliar.

Baca Juga  Keracunan Gas, 3 Korban Meninggal dan 3 Selamat

Gubernur Wayan Koster mengajak Bupati Gianyar bersama jajaran, Perbekel, Bendesa Adat, dan seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Gianyar untuk mempercepat program dan dilaksanakan dari tingkat Kabupaten/Desa/Desa Adat dengan : 1) Melakukan Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali sebagai pelaksanaan Perda Nomor 4 Tahun 2020; 2) Melaksanakan penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali; 3) Menggunakan Busana berbahan Kain Tenun Endek Bali setiap hari Selasa dan Busana Adat Bali setiap hari Kamis, Purnama, Tilem dan Hari Jadi Pemerintah Daerah; 4) Mengendalikan penggunaan tas kresek plastik, pipet plastik, dan styrofoam dengan memanfaatkan tas ramah lingkungan di Pasar Tradisional dan membatasi Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai; 5) Melakukan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber; dan 6) Menggunakan Energi Bersih sebagai pendukung destinasi wisata di Kabupaten Gianyar.

Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra menyampaikan pencapaian 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru yang diraih Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati sangat luar biasa dan ini adalah peradaban abad ke-21. ‘’Titiang yakin 76 tahun mendatang tidak bisa membangun seperti ini (Pembangunan yang dicapai Gubernur Bali, Wayan Koster, red). Jadi ini betul-betul Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru di abad ke-21,’’ ujar Bupati.

Kalau jujur, pada saatnya nanti Gubernur kita ini (Gubernur Bali Wayan Koster, red) akan diingat selamanya oleh masyarakat, karena bekerja fokus, tulus, lurus, ikhlas, dan tegas untuk menjaga Pulau Bali. “Kami memberikan apresiasi atas segala dukungan dari Pemerintah Provinsi Bali di era kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster dalam membangun sejumlah infrastruktur di Kabupaten Gianyar seperti renovasi Pasar Seni Sukawati, Pasar Ubud, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta. Tidak hanya itu, Gubernur Wayan Koster juga telah membangun dua SMA Negeri di Kabupaten Gianyar. Untuk itu kita patut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Masyarakat Gianyar akan terus mendukung Bapak Gubernur untuk terus berkarya membangun Bali,” tutup Bupati Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Tri Suswanti Tito Karnavian Apresiasi Registrasi Posyandu di Bali

Dorong Kader PKK Berperan Aktif Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Loading

Published

on

By

Pembukaan Sosialisasi Registrasi Posyandu Bali
SOSIALISASI: Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK dan Tim Pembina Posyandu Pusat, Ny. Tri Suswanti Tito Karnavian, saat membuka Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum dan Registrasi Posyandu di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Centre), Denpasar, Rabu (21/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK dan Tim Pembina Posyandu Pusat, Ny. Tri Suswanti Tito Karnavian, mengapresiasi capaian Provinsi Bali dalam pelaksanaan registrasi Posyandu yang dinilai lebih maju dibandingkan dengan sejumlah daerah lain di Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum dan Registrasi Posyandu di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Centre), Denpasar, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara TP PKK/Tim Pembina Posyandu Pusat dan TP PKK/Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali.

Dalam arahannya, Ny. Tri Tito Karnavian menegaskan bahwa registrasi Posyandu menjadi langkah penting dalam memperkuat kelembagaan dan meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui registrasi, pemerintah dan Tim Pembina Posyandu dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi kelembagaan, memetakan kebutuhan, serta menyusun program pembinaan dan pengembangan Posyandu secara lebih terarah.

Menurutnya, pelaksanaan registrasi Posyandu di Bali menunjukkan komitmen pemerintah daerah bersama Tim Pembina Posyandu dalam memperkuat tata kelola kelembagaan hingga ke tingkat desa. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan bagi daerah lain untuk mempercepat proses registrasi Posyandu di wilayah masing-masing.

“Saya yakin Bali ini jauh lebih maju karena secara luas yang meregistrasi ini baru Bali. Oleh sebab itu, ini salah satu penghargaan untuk Bali, kita melaksanakan kegiatan ini di sini,” ujar Ny. Tri Tito Karnavian.

Selain menyoroti penguatan kelembagaan Posyandu, Ny. Tri Tito Karnavian juga mengajak seluruh kader PKK dan Posyandu untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, kedekatan kader dengan masyarakat menjadi modal penting untuk memberikan edukasi, mengenali persoalan di lingkungan sekitar, serta membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan.

Baca Juga  Sembahyang Rahina Tumpek Uye di Pura Luhur Batukau, Bupati Sanjaya Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan dengan Alam

Ia menekankan bahwa kader PKK dan Posyandu perlu dibekali pengetahuan mengenai penanganan kasus kekerasan, baik fisik maupun verbal. Dengan pemahaman yang memadai, kader diharapkan tidak hanya berperan dalam upaya pencegahan, tetapi juga mampu memberikan dukungan awal dan membantu menghubungkan korban dengan pihak yang berwenang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Karena kita adalah kader PKK dan kader Posyandu yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, tentunya kita juga harus punya bekal bagaimana penanganan hal-hal tersebut bilamana terjadi di lingkungan kita,” tegasnya.

Ny. Tri Tito Karnavian juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan PKK dan Posyandu agar mampu menjalankan peran secara optimal dalam mendukung berbagai program pemerintah. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta jajaran PKK dan Posyandu terus diperkuat sehingga pelaksanaan program dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan memberikan manfaat nyata.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Bali sebagai tuan rumah penyelenggaraan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi seluruh jajaran TP PKK dan Tim Pembina Posyandu se-Bali untuk meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, serta memperkuat pemahaman mengenai kesadaran hukum keluarga dan tata kelola kelembagaan Posyandu.

“Kami berterima kasih karena telah diberikan kesempatan oleh TP PKK/Tim Pembina Posyandu Pusat sehingga TP PKK/Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali dan kabupaten/kota se-Bali dapat menimba pengetahuan dalam kegiatan ini,” ujar Putri Koster.

Putri Koster juga mengajak seluruh pengurus dan kader PKK serta Posyandu yang mengikuti sosialisasi agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia meminta para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara serius sehingga materi yang diperoleh tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan pembinaan masyarakat di wilayah masing-masing.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Buat Jalur Sepeda yang Terintegrasi dengan Bus Trans Metro Dewata

Menurut Putri Koster, pemahaman mengenai keluarga sadar hukum dan registrasi Posyandu merupakan dua hal penting yang perlu dikuasai oleh jajaran pengurus dan kader. Kesadaran hukum diperlukan untuk memperkuat ketahanan dan perlindungan keluarga, sedangkan registrasi Posyandu menjadi bagian dari upaya mewujudkan kelembagaan yang tertib, terdata, dan mampu memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ny. Tri Tito Karnavian juga menyerahkan bantuan sanitasi komunal dari pemerintah pusat senilai Rp 500 juta untuk mendukung peningkatan fasilitas sanitasi masyarakat di 10 desa. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pembangunan toilet umum permanen di desa-desa yang masih membutuhkan peningkatan sarana sanitasi. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas sanitasi yang layak sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Selain bantuan sanitasi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan KTP elektronik bagi pelajar SMA di Bali yang baru pertama kali memiliki KTP serta penyerahan bantuan sembako dari TP PKK/Tim Pembina Posyandu Pusat kepada kader PKK Provinsi Bali. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan, kesejahteraan masyarakat, serta pemberdayaan kader PKK dan Posyandu. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

KPU BALI Petakan Pengelolaan dan Distribusi Logistik Sebagai Data Awal SILOG 4.0

Published

on

By

FGD Logistik Pemilu KPU Bali
FGD: KPU Provinsi Bali menggelar Focus Group Discussion (FGD) Peta Pengelolaan dan Distribusi Logistik Provinsi Bali sebagai Data Awal Sistem Informasi Logistik (SILOG) 4.0 di Ruang Rapat Kantor KPU Provinsi Bali, Selasa (20/10/2026). (Foto: Hms KPU Bali)

Denpasar, baliilu.com – Penguatan sistem informasi dan integrasi data menjadi langkah penting dalam mewujudkan pengelolaan logistik pemilu yang lebih akurat, efisien, dan akuntabel. Untuk mendukung upaya tersebut, KPU Provinsi Bali menggelar Focus Group Discussion (FGD) Peta Pengelolaan dan Distribusi Logistik Provinsi Bali sebagai Data Awal Sistem Informasi Logistik (SILOG) 4.0 di Ruang Rapat Kantor KPU Provinsi Bali, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, serta dihadiri Anggota KPU Republik Indonesia, Yulianto Sudrajat, Ketua dan Anggota KPU Provinsi Bali, Sekretaris KPU Provinsi Bali, para Sekretaris KPU Kabupaten/Kota, Kesbangpol Provinsi Bali, serta jajaran sekretariat. Dalam sambutannya, Lidartawan menyampaikan bahwa KPU Bali telah menyiapkan data awal pengelolaan logistik berdasarkan pengalaman Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Data tersebut mencakup penerimaan dan penyimpanan logistik, distribusi, pengembalian, hingga penghapusan logistik.

Selain data pengelolaan, KPU Bali juga menyiapkan pemetaan jalur distribusi logistik di kabupaten/kota, termasuk urutan tujuan pengiriman, kebutuhan kendaraan, perkiraan biaya transportasi, serta kebutuhan penyeberangan antarpulau. Pemetaan ini diharapkan menjadi bahan pendukung dalam pengembangan SILOG 4.0, sekaligus membantu penyusunan perencanaan distribusi yang lebih terukur sesuai kondisi geografis dan kebutuhan masing-masing wilayah. KPU Bali juga mengkaji alternatif penanganan logistik untuk memperoleh pola kerja yang lebih efektif dan efisien dari sisi anggaran.

Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat, mengapresiasi inisiatif KPU Bali dalam menyiapkan data dan pemetaan distribusi sebagai masukan bagi pengembangan SILOG 4.0. Ia menegaskan bahwa pengelolaan logistik pemilu harus memenuhi prinsip tepat jumlah, tepat jenis, dan tepat waktu. Pengalaman Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 perlu menjadi pijakan untuk membangun sistem yang lebih profesional, modern, dan terintegrasi. Dalam diskusi tersebut, Kepala Bagian Dokumentasi dan Pemeliharaan Logistik, Adrian Aditya Nagara, bersama tenaga ahli KPU RI, Ikhwanudin, turut memberikan pembahasan mengenai penguatan perencanaan kebutuhan logistik, pengelolaan persediaan, serta mitigasi risiko distribusi.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Buat Jalur Sepeda yang Terintegrasi dengan Bus Trans Metro Dewata

Pembahasan juga menyoroti pentingnya validasi data pada setiap tahapan, mulai dari penerimaan logistik, penyortiran, pelipatan, pengepakan, hingga pendistribusian. Setiap selisih jumlah perlu ditelusuri berdasarkan catatan dan hasil pemeriksaan agar penanganan kekurangan logistik dapat dilakukan secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, pemetaan rute distribusi perlu didukung data geografis, jarak tempuh, kebutuhan kendaraan, perkiraan waktu perjalanan, serta identifikasi wilayah yang memerlukan penanganan khusus. Penguatan tata kelola gudang, standardisasi prosedur, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam penyempurnaan SILOG 4.0.

Melalui FGD ini, KPU Provinsi Bali berharap data awal dan hasil pemetaan yang telah disiapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan SILOG 4.0. Ke depan, sistem yang terintegrasi diharapkan mampu menjaga kesinambungan pengetahuan kelembagaan, meningkatkan efisiensi pekerjaan, serta memperkuat pengelolaan logistik yang tertib dan akuntabel di seluruh tingkatan KPU. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen KPU Bali untuk mendukung penyelenggaraan pemilu yang semakin profesional dan memastikan kebutuhan pemilih terpenuhi dengan baik. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Legislator Dukung Langkah Kapolri Minta Fatwa MUI Soal Larangan Vape

Published

on

By

Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo mendukung Langkah Kapolri yang mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengkaji fatwa terkait penggunaan vape. Menurutnya, vape saat ini kerap disalahgunakan untuk peredaran narkoba.

“Saya mendukung langkah Kapolri yang mendorong MUI mengkaji fatwa terkait vape. Jika benar rokok elektrik disalahgunakan sebagai modus peredaran narkoba, persoalan ini harus ditangani secara serius karena menyangkut keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda,” kata Rudianto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Legislator Fraksi Partai NasDem dari Dapil Sulsel I itu mengatakan fatwa MUI perlu dikaji secara mendalam. Ia berharap peredaran vape yang disalahgunakan bisa ditekan bila ada fatwa MUI.

“Namun, kajian fatwa perlu dilakukan secara mendalam dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, sosial, dan hukum. Yang terpenting, kita harus memastikan vape tidak menjadi celah baru bagi peredaran narkoba,” tukas Rudianto dikutip dari laman dpr.go.id.

Ia mengatakan penegakan hukum harus ditingkatkan oleh Polri dalam memberantas peredaran narkotika melalui vape. Ia berharap edukasi hingga pencegahan digencarkan ke masyarakat. “Penegakan hukum terhadap penyalahgunaan vape untuk kejahatan harus diperkuat, disertai edukasi dan pencegahan agar masyarakat terlindungi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Fatwa KH Asrorun Niam Sholeh menyambut permintaan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto terkait fatwa haram terhadap rokok elektrik atau vape. Niam mengatakan MUI siap menindaklanjuti usulan dari Kapolri.

“Kapolri saat kunjungan silaturrahim ke MUI, menyampaikan bahaya vape, karenanya MUI akan menindaklanjutinya dalam pembahasan mendalam dengan berbagai pendekatan,” kata Niam, Jumat (16/10).

Permintaan Kapolri itu disampaikan saat bertandang ke kantor MUI Pusat di Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/10). Kapolri menyebut angka penyelundupan narkoba menggunakan modus rokok elektrik saat ini semakin tinggi. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Putri Koster: PAKIS Bali Dukung Program Desa Adat, sebagai Implementasi dari Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca