Tuesday, 5 March 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 36 Orang di Denpasar, Semua karena Transmisi Lokal

BALIILU Tayang

:

de
I DEWA GEDE RAI, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar hari ini mengalami peningkatan signifikan. Kali ini, per Kamis (18/6-2020) tercatat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 36 orang yang merupakan transmisi lokal dan sebagian besar merupakan hasil tracing dan testing klaster pasar Kumbasari.

“Hari ini sebanyak 36 orang dinyatakan positif Covid-19 di Kota Denpasar akibat transmisi lokal, dimana sebanyak 23 orang yang sebelumnya menjadi OTG dinyatakan positif, 12 orang kasus positif baru dan 1 orang PDP dinyatakan positif Covid-19,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Kamis (18/6).

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan peningkatan kasus Covid-19 di Kota Denpasar saat ini didominasi oleh transmisi lokal. Sehingga kewaspadaan bersama harus terus ditingkatkan.

“Tren kasus saat ini terus meningkat karena fokus GTPP untuk menemukan kasus, namun sembari itu berjalan, masyarakat diharapkan lebih waspada, karena siapa saja bisa jadi carier termasuk dalam lingkungan keluarga, untuk sementara jangan berkumpul dan lebih disiplin ikuti protokol kesehatan,” kata Dewa Rai.

Langkah ini menurut Dewa Rai merupakan salah satu upaya mempercepat pemutusan penularan Covid-19, sehingga nantinya masyarakat  bisa lebih cepat produktif dan aman di masa pandemi Covid-19. Pihaknya kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan. Peningkatan kasus akibat transmisi lokal belakangan ini menunjukkan tren semakin meningkat.  Hal ini memerlukan upaya disiplin dan sungguh-sungguh masyarakat.

“ Kami berusaha untuk menelusuri kasus yang terjadi, sebab kalau  tidak terdeteksi,  ini bisa jadi ancaman akan penyebaran yang lebih luas dan nantinya bisa lebih membahayakan, namun partisipasi masyarakat untuk ikut mencegah sangat kami harapkan, minimal dengan menerapkan protokol kesehatan yang lebih disiplin,” ujar Dewa Rai

Baca Juga  Update Covid-19 (25/10) Kota Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 21 Orang, Kasus Positif Bertambah 23 Orang

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama desa/lurah juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 277 kasus positif. Rincianya adalah 104 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 171 orang masih dalam perawatan.

Hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 1.312 kasus, namun dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri 438, sehingga tersisa 874 OTG. Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 312 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 276, sehingga masih tersisa 36 ODP.

Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 106 kasus, namun 36 orang sudah  dinyatakan negatif setelah menjalani swab test, sehingga tersisa 70 yang berstatus PDP.

DATA POSITIF DI DENPASAR: Dauh Puri Kaja/ laki-laki 26 tahun, Penatih/ laki-laki usia 26 tahun, Desa Sidakarya / perempuan usia 38 tahun, Desa Dangin Puri Kangin/ laki-laki usia 47 tahun,  Kelurahan Serangan / laki-laki usia 47 tahun, dan 2 perempuan usia 42 dan 51 tahun, Desa Pemecutan Kelod / perempuan usia 46 tahun, Kelurahan Pemecutan 3 orang laki-laki usia 42, 45, dan 18 tahun, dan 2 orang perempuan usia 44 dan 45 tahun,  Desa Pemogan/ laki-laki usia 24 tahun,  Desa Dangin Puri Kaja/ perempuan usia 60 tahun, Desa Padangsambian Kelod/ perempuan usia 34 tahun, Kelurahan Dangin Puri/ laki-laki usia 47 tahun, Kelurahan Sesetan / laki-laki usia 15 tahun, Desa Pemecutan Kaja/ laki-laki usia 31 tahun, dan 2 orang perempuan usia 21 dan 17 tahun,  Desa Tegal Harum/ laki-laki usia 16 tahun dan perempuan usia 66 tahun, Kelurahan Padangsambian / laki-laki usia 11 tahun dan 5 orang perempuan usia 10, 5, 18, 21, dan 35,  Desa Tegal Kertha 2 orang laki-laki usia 45 dan 23 tahun, 3 orang perempuan usia 66, 20 dan 7 tahun, Desa Ubung Kaja/ laki-laki usia 46 tahun dan perempuan usia 15 tahun. (*/eka)

Baca Juga  Komsos Kodam IX/Udayana, Kemanunggalan TNI-Rakyat agar Tetap Terpelihara Baik

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pj. Gubernur Mahendra Jaya Hadiri Rakornas Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang HBKN

Published

on

By

Rakornas Pengamanan harga pangan
HADIRI RAKOR: Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (4/3). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (4/3).

Rakornas yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, M. Tito Karnavian tersebut membahas upaya bersama dalam pengendalian stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Ramadan dan Idul Fitri 1446 H tahun 2024.

Seperti ditekankan Mendagri bahwa Gubernur sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sehingga harus bergerak cepat dalam memastikan ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. “Juga pada bupati dan walikota se-Indonesia agar juga melakukan pengendalian pangan dengan berkoordinasi dengan sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah masing-masing,” tukasnya.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bappanas) Arief Prasetyo Adi, mengatakan Rakornas digelar sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang meminta Bappanas terus menjaga pangan sehingga bisa tetap stabil secara pasokan dan harga terjangkau di masyarakat terutama menjelang HBKN Idul Fitri.

“Juga sebagai upaya membentuk sinergi secara menyeluruh antara kementerian dan lembaga bidang pangan, kepala daerah se-Indonesia, hingga pelaku usaha untuk menyeimbangkan harga pangan dengan baik, yang tidak memberatkan petani, pengusaha, hingga masyarakat,” paparnya.

Rakornas yang diinisiasi Badan Pangan Nasional ini menghadirkan berbagai stakeholder, termasuk Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Bank Indonesia, Mabes Polri, Perum Bulog, Badan Pusat Statistik, Kepala Daerah se-Indonesia serta para pengusaha dan asosiasi di bidang pangan serta pihak terkait lainnya. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gubernur Koster Imbau Tutup Sementara Objek Wisata
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ikuti Gertam Cabai Serentak Se-Indonesia, TP PKK Gianyar Taman 1.300 Bibit Cabai

Published

on

By

TP PKK Gianyar
TANAM CABAI: Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Widiastuti Wirasa bersama jajaran saat mengikuti “Gerakan Tanam Cabai Serentak Se-Indonesia” secara daring di Puspa Aman Desa Buruan, Gianyar, Senin (4/3) pagi. (Foto: gianyarkab.go.id)

Gianyar, baliilu.com – Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Widiastuti Wirasa bersama jajaran mengikuti “Gerakan Tanam Cabai Serentak Se-Indonesia” secara daring di Puspa Aman Desa Buruan, Gianyar, Senin (4/3) pagi.

Kegiatan Gerakan Tanam Cabai Serentak se-Indonesia merupakan serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 yang bertujuan untuk memasyarakatkan gerakan tanam cabai kepada warga dan sebagai salah satu langkah untuk menangani komoditas cabai yang saat ini sedang mengalami kenaikan harga. Sebab cabai merupakan salah satu komoditas yang kerap menyebabkan terjadinya inflasi setiap tahunnya. Dimana, kegiatan ini akan dapat membantu menstabilkan harga bahan pokok, khususnya cabai.

Acara dibuka Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Istri Wakil Presiden Wury Estu Handayani dengan penanaman bibit cabai dan diikuti serentak oleh TP PKK se-Indonesia. Setidaknya sebanyak 1.300 pohon bibit cabai ditaman di beberapa titik yang ada di Kabupaten Gianyar.

Staf Ahli TP PKK Kabupaten Gianyar, Ngakan Putu Darmajati ditemui ketika penanaman bibit cabai mengatakan serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52, TP PKK menggagas Gerakan Tanam Cabai Serentak se-Indonesia guna memasyarakatkan gerakan tanam cabai. Khususnya di Gianyar kegiatan ini dipusatkan di Puspa Aman Desa Buruan, Gianyar.

Dimana pada kegiatan tersebut, dilakukan penanaman 1.300 pohon bibit cabai di beberapa Puspa Aman yang ada di Kabupaten Gianyar. “Jadi kita di PKK Gianyar kita menanam 1.300 bibit cabai yang tersebar di tempat-tempat berkembang seperti di beberapa Puspa Aman,” ujar Ngakan Darmajati. Dan untuk keberlanjutannya pengadaan bibit cabai difasilitasi oleh pemerintah desa dengan menggunakan dana APBDes.

Selain itu, melihat situasi harga-harga kebutuhan pokok di pasaran yang menunjukkan peningkatan harga diharapkan kegiatan ini nantinya dapat menurunkan harga khususnya cabai, sehingga inflasi dapat ditekan dan dikendalikan. “Nantinya, dalam situasi harga cabai yang melonjak, kita berharap dengan menanam cabai secara serentak, sebagai salah satu langkah untuk menekan inflasi,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Wabup Suiasa Sembahyang di Pura Prajapati Taman, Lanjut Melayat ke Griya Sideman Pegongan

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Padukan Lingkungan dengan Teknologi, SMPN 5 Singaraja Buat Inovasi Tanaman Barcode

Published

on

By

inovasi barcode smpn 5 singaraja
SISTEM BARCODE: SMP Negeri 5 Singaraja tengah menggarap proyek inovatif berupa informasi tentang berbagai tanaman di lingkungan sekolah dengan sistem barcode. (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Perkembangan teknologi menjadi ladang kreativitas bagi pendidikan di SMP Negeri 5 Singaraja. Sekolah ini tengah menggarap proyek inovatif berupa informasi tentang berbagai tanaman di lingkungan sekolah dengan sistem barcode.

Ketut Ngurah Yasa, S. Pd., M.Pd., Kepala Sekolah SMPN 5 Singaraja, Senin (4/3) menjelaskan bahwa rancangan sistem ini, yang melibatkan kolaborasi dengan guru TIK, terinspirasi dari minat siswa untuk mengetahui manfaat dan lokasi tanaman di sekitar mereka. Melalui proyek ini, SMPN 5 Singaraja berharap bisa memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan aplikatif bagi para siswa, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.

Langkah ini juga sejalan dengan prestasi baru-baru ini SMPN 5 Singaraja dalam mewujudkan status Adiwiyata Mandiri, yang menekankan prinsip “Tri Hita Karana” dalam pendidikan. Menurutnya, pendidikan bukan hanya tentang akademis, tetapi juga moral dan kepedulian terhadap alam.

“Saat ini, kami menekankan hal ini melalui kegiatan ekstrakurikuler anak-anak, sehingga kesadaran ini tumbuh secara alami,” ungkapnya.

Inovasi ini sedang dalam proses pendaftaran dan pemenuhan syarat administrasi melalui web SIDIA, Sistem Informasi Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. SMPN 5 Singaraja berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta mengintegrasikan teknologi informasi sebagai alat pembelajaran yang efektif dan inklusif.

Diharapkan, dengan implementasi sistem barcode ini, siswa tidak hanya akan terbiasa peduli lingkungan, tetapi juga terampil menggunakan teknologi. Informasi yang tersedia setelah pemindaian barcode akan mencakup koordinat tanaman, nama ilmiah, jenis, foto tanaman, dan manfaatnya.

“Nantinya, informasi tentang tanaman di sekolah bisa diakses langsung melalui smartphone. Ini merupakan langkah kecil namun signifikan dalam menyebarkan kesadaran lingkungan dan meningkatkan literasi teknologi di kalangan siswa,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Yudisium FH Unud Periode April 2023 Diikuti 64 Yudisiawan

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca