Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rektor ITB STIKOM Bali Lepas Mahasiswa Kerja di Jepang

BALIILU Tayang

:

STIKOM Bali
MELEPAS MAHASISWA: Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan melepas salah seorang mahasiswanya, I Wayan Wisnu Wicaksana untuk mengikuti program kuliah sambil kerja di Jepang yang digelar di kampus pusat ITB STIKOM Bali Renon, Sabtu (18/1/2025). (Foto: Hms ITB STIKOM Bali) 

Denpasar, baliilu.com – Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan melepas salah seorang mahasiswanya, I Wayan Wisnu Wicaksana untuk mengikuti program kuliah sambil kerja di Jepang menggunakan visa kerja atau tokutei ginou.

Acara pelepasan yang digelar di kampus pusat ITB STIKOM Bali Renon, Sabtu (18/1/2025) ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., C.A., Direktur Kampus Abiansemal Dr. Abiza Hafidz, Direktur Politeknik Nasional Denpasar I Wayan Gede Narayana, S.Kom., M.Kom., perwakilan kampus Jimbaran, perwakilan Koperasi LPD  Bali, Direktur PT Mitra Bisnis Ciptakarya Yuzar Hilmi, dan Wakil Direktur LPK Darma Mega Devia In Baliani, S.Kom., M.Kom.

Dadang Hermawan dalam sambutannya mengatakan, program kuliah sambil kerja di Jepang ini adalah terobosan STIKOM Bali Group untuk membantu mahasiswa yang secara ekonomi masih kekurangan biaya kuliah.  Melalui program ini mahasiswa bisa membiayai kuliahnya dan secara bersamaan dapat membantu ekonomi keluarganya.

“Kami di ITB STIKOM Bali dan grup banyak sekali menerima permohonan beasiswa. Tiap tahun, dari 1.500 mahasiswa baru hampir 500 orang mengajukan permohonan beasiswa, sementara beasiswa yang kami terima dari pemerintah seperti KIP Kuliah terbatas, hanya 50 – 75 orang. Sisanya kami tetap akomodir dengan syarat kami berikan beasiswa tapi mahasiswa tersebut harus mau kerja di luar negeri, baik melalui magang atau visa kerja, dan selama di luar negeri mahasiswa tersebut tetap dapat mengikuti kuliah secara online dengan dosen dari STIKOM Bali,” terang Dadang Hermawan.

Meski begitu Dadang Hermawan tetap mewanti-wanti para kandidat bahwa untuk ke luar negeri tidaklah mudah. Selain persaingan diantara para kandidat karena banyaknya mahasiswa yang ingin keluar negeri, juga persoalan visa yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun karena itu kewenangan negara yang bersangkutan.

Baca Juga  Mahasiswa ITB STIKOM Bali Juara Tinju Nasional dan Runner Up Silat

“Salah satu mahasiswa kami sudah 7 kali ikut interview magang gak dapat-dapat sampai dia lulus kuliah dan kerja di STIKOM Bali. Nah sekarang makin banyak lembaga yang kerja sama dengan kami sehingga makin terbuka peluang ke Jepang, baik melalui magang maupun visa kerja. Sepanjang tahun 2024 sekitar perusahaan Jepang datang ke kami untuk kerja sama,” sebutnya.

Dadang Hermawan memaparkan, sebelumnya melalui salah satu unit usahanya yakni LPK Darma, ITB STIKOM Bali dan Univeritas Teknologi Bandung sudah mengirim sekitar 700 mahasiswa ke Jepang menggunakan visa magang.  “Biasanya setelah magang 3 tahun, barulah mereka pindah ke visa kerja. Berbeda dengan Wayan Wisnu Wicaksana yang kami berangkatkan ke Jepang dengan visa kerja setelah kami menjalin kerja sama dengan PT  Tsubasa International sebagai lembaga penyalur di Jepang,”  tutur Dadang.

Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar Ida Bagus Dharmadiaksa dalam arahannya menambahkan, ketika mendirikan ITB STIKOM Bali 22 tahun lalu pihak yayasan berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan di atas rata-rata, baik kemampuan akademiknya maupun soft skill-nya. “Karenanya apapun program yang dijalankan rektor untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa pasti kami dukung,” tegas Dharmadiaksa.

PIC Program Kuliah Kerja di Jepang Rahman Sabon Nama dalam laporannya mengatakan, angkatan pertama tahun 2024 sebanyak 31 orang. Wayan Wisnu Wicaksana berangkat lebih cepat karena dia sudah memiliki kemampuan Bahasa Jepang Level N-3, sehingga dia hanya membutuhkan sertifikat keterampilan kerja. “Sisanya, 10 orang sudah lulus JFT N-4 dan sedang menunggu hasil test SSW sehingga diharapkan berangkat ke Jepang bulan April 2025. Dua orang lagi sudah lulus interview magang dan akan masuk Jepang pada bulan Mei 2025,” terang Rahman Sabon Nama.

Baca Juga  ITB STIKOM Bali Satu-satunya PTS Bidang IT di Bali – Nusra Dapat Insentif Capaian IKU

Presiden Direktur PT Tsubasa International Mr. Yoshiyuki Kyomoto melalui zoom dari Yokohama, Jepang, sangat mengapresiasi acara pelepasan Wayan Wisnu Wicaksana ini. Dia mengaku sudah berbicara dengan banyak perusahaan Jepang tentang program ITB STIKOM Bali yang mendorong mahasiswanya kuliah sambil kerja di Jepang dan mendapat sambutan yang baik dari pengusaha Jepang.

“Besok (19 Januari 2025-red) saya akan ke Bali, mempersiapkan kandidat. Karena pada awal Februari 2025 banyak perusahaan Jepang yang akan ke Bali melakukan interview dengan para kandidat untuk berbagai pekerjaan sesuai kebutuhan di Jepang,” kata Yoshiyuki Kyomoto melalu penerjemah Sensei Lasmaria Magdalena.

Wayan Wisnu Wicaksana dalam testimoni menerangkan, kemampuan berbahasa Jepang Level N-3 diperoleh ini karena sebelumnya pernah kuliah Bahasa Jepang di Okinawa kemudian melanjutkan kuliah di Kagoshima University.

“Tapi begitu Covid-19, saya terpaksa pulang ke Bali. Setelah bekerja beberapa tahun, lalu tahun 2024 saya mendaftarkan diri di STIKOM Bali kelas percepatan, setelah kuliah baru saya tahu ada program ini dan segera mendaftarkan diri agar bisa diberangkatkan ke Jepang. Terima kasih kepada LPK Darma, STIKOM Bali, PT Tsubasa, PT MBC dan Koperasi LPD Bali, yang telah membantu keberangkatan saya ke Jepang,” terang Wisnu Wicaksana, pria asal Desa Tamblang, Buleleng, yang dalam acara ini hadir bersama kedua orangtuanya. (*/gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Polri Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Kolaborasi dengan Basarnas dan Unsur Gabungan

Published

on

By

Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir saat konferensi pers, Selasa (8/9) di Jakarta. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri bersama Basarnas dan unsur terkait memaksimalkan upaya pencarian sejumlah jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, Polri berkomitmen mendukung penuh proses pencarian dengan mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki, sekaligus memperkuat kolaborasi bersama Basarnas dan seluruh unsur terkait di lapangan.

“Polri bersama Basarnas dan seluruh unsur terkait terus memaksimalkan pencarian terhadap rekan-rekan jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan. Kolaborasi dan sinergi seluruh unsur menjadi bagian penting dalam upaya pencarian ini, dengan tetap memperhatikan kondisi serta keselamatan personel di lapangan,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Upaya pencarian dilakukan setelah speedboat yang membawa awak media bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Komunikasi terakhir dengan rombongan diketahui terjadi sekitar pukul 14.42 WIB, sebelum akhirnya hilang kontak pada pukul 15.04 WIB.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Polri melalui Ditpolair Polda Banten berkolaborasi dengan Basarnas dan unsur gabungan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir keberadaan speedboat. Tim juga mengerahkan kapal Basarnas, RIB 02 Banten, serta berbagai peralatan pencarian dan pertolongan.

Kasubdit Patroli Ditpolair Polda Banten AKBP Lis Handayana menjelaskan, pencarian melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, Ditpolair Polda Banten, Mabes Polri, serta pihak terkait lainnya.

“Dengan kapal Basarnas bersama unsur gabungan dari Direktorat Polair Polda Banten dan Mabes melaksanakan kegiatan pencarian sampai dengan pukul 22.31 WIB. Untuk sementara waktu pencarian diberhentikan dan besok hari akan kami lanjutkan kembali,” ujar Lis.

Baca Juga  ITB STIKOM Bali Satu-satunya PTS Bidang IT di Bali – Nusra Dapat Insentif Capaian IKU

Lis menegaskan, situasi selama proses pencarian berlangsung aman dan terkendali. Tim gabungan akan kembali melanjutkan operasi pencarian pada Rabu (9/9/2026).

“Untuk sementara situasi aman terkendali. Semoga korban cepat ketemu,” katanya.

Berdasarkan informasi awal Basarnas, terdapat delapan orang di dalam speedboat tersebut. Beberapa di antaranya diketahui merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, dan Daus dari Anadolu, sementara identitas lainnya masih dalam proses pendataan.

Johnny menambahkan, Polri akan terus berkoordinasi dengan Basarnas dan seluruh unsur terkait untuk memastikan proses pencarian berjalan optimal hingga seluruh awak yang hilang kontak dapat ditemukan.

“Polri akan terus berkolaborasi dan memberikan dukungan maksimal dalam operasi pencarian ini. Kami berharap seluruh awak media dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DPR Prihatin atas Hilangnya Lima Jurnalis di Selat Sunda, Dukung Basarnas Lakukan Pencarian

Published

on

By

DPR RI Pantau Pencarian Lima Jurnalis
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat ditemui di Abdul Muis, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan DPR RI terus memantau upaya instansi terkait dalam mencari keberadaan sejumlah jurnalis yang hingga kini belum diketahui. DPR juga mendorong agar upaya pencarian dilakukan secara maksimal sehingga segera diperoleh kejelasan.

“Kami sudah mendorong kepada instansi terkait dan juga memonitor upaya-upaya yang dilakukan secara maksimal agar kejelasan dari teman-teman tersebut dapat segera diketahui,” kata Dasco saat ditemui di Abdul Muis, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Dasco memastikan, DPR terus memberikan perhatian terhadap proses yang dilakukan instansi terkait untuk mengetahui keberadaan para jurnalis tersebut. Pemantauan dilakukan agar berbagai upaya yang ditempuh dapat berjalan secara optimal.

Dasco menyampaikan, kejelasan mengenai keberadaan para jurnalis tersebut perlu segera diketahui. Karena itu, ia berharap seluruh langkah yang diperlukan dapat terus dilakukan hingga memberikan titik terang.

Di sisi lain, Dasco menyatakan keprihatinannya terhadap para jurnalis yang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya. Ia berharap proses pencarian dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan informasi yang memberikan kepastian.

“Kami menyatakan prihatin terhadap teman-teman jurnalis yang pada saat ini belum diketahui keberadaannya,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Dasco juga mengajak semua pihak untuk mendoakan agar upaya pencarian yang dilakukan instansi terkait dapat membuahkan hasil terbaik. Ia berharap proses tersebut dapat berjalan lancar dan segera memberikan kejelasan.

“Kita doakan semoga upaya yang terbaik juga bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” tutur Dasco.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa juga menekankan bahwa aspek keselamatan perlu menjadi perhatian utama bagi jurnalis ketika menjalankan tugas di wilayah yang memiliki tingkat risiko tinggi. Menurutnya, pemahaman terhadap kondisi dan potensi risiko di lokasi peliputan penting untuk memastikan tugas jurnalistik dapat dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Baca Juga  Dandy Pramana Hostiadi, Alumni Pertama ITB STIKOM Bali Raih Doktor "Network Security" di ITS

Ia juga mengingatkan agar jurnalis yang bertugas di wilayah bencana mempersiapkan berbagai kebutuhan keselamatan sebelum melakukan peliputan. Langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi di wilayah bencana dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi menimbulkan risiko bagi siapa pun yang berada di lokasi.

“Apalagi daerah-daerah yang terkena bencananya itu menimbulkan risiko, bagi tidak hanya masyarakat, tapi juga bagi para peliput,” ujar Saan.

Karena itu, Politisi Fraksi Partai NasDem itu juga mendorong Basarnas dan pihak terkait lainnya untuk terus melakukan pencarian terhadap lima jurnalis tersebut. Ia menegaskan upaya pencarian perlu dilakukan secara sungguh-sungguh dan maksimal guna memastikan keberadaan mereka.

“DPR akan mendorong kepada seluruh pihak, terutama pihak-pihak terkait dalam hal ini Basarnas maupun yang lain, untuk secara sungguh-sungguh dan terus-menerus untuk mencari keberadaan kelima jurnalis tersebut. Karena penting, kita untuk tahu tentang kepastian keberadaan mereka itu, kan gitu,” ungkap Saan.

Saan menilai kepastian keberadaan kelima jurnalis tersebut tidak hanya penting bagi mereka yang bersangkutan, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat. Karena itu, DPR akan terus mendorong seluruh pihak terkait agar mengoptimalkan proses pencarian hingga keberadaan mereka dapat segera diketahui.

“Kita ingin bahwa mereka segera untuk bisa ditemukan keberadaannya ada di mana, karena ini menyangkut bukan hanya yang bersangkutan, tapi juga keluarga dan juga kita semua. Jadi sekali lagi, DPR terus akan berupaya mendorong seluruh pihak terkait untuk secara sungguh-sungguh dan maksimal untuk mencari keberadaan mereka,” tuturnya.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Tim SAR gabungan menyisir sejumlah pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau untuk menemukan keberadaan kelima jurnalis tersebut. (gs/bi)

Baca Juga  Maju Bersama di Era Digital, ITB STIKOM Bali Jalin Sinergitas dengan 40 Media

 

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tegaskan Pentingnya Disiplin dan Profesionalisme Prajurit, Pangdam IX/Udayana Tutup Pendidikan Tamtama

Published

on

By

IX/Udayana Tutup Pendidikan Tamtama
TUTUP PENDIDIKAN: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto tutup Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Chandradimuka Dodiklatpur Rindam IX/Udayana, Pulaki, Singaraja, Rabu (9/9/2026). (Foto: Pendam IX)

Buleleng, baliilu.com – Setelah melewati rangkaian pendidikan dan tempaan yang menguji mental, fisik, pengetahuan serta keterampilan keprajuritan, para Tamtama Siswa Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 resmi menyelesaikan pendidikan. Mereka kini dihadapkan pada perjalanan baru sebagai prajurit TNI Angkatan Darat yang siap mengemban tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Hal tersebut ditandai dengan Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto di Lapangan Chandradimuka Dodiklatpur Rindam IX/Udayana, Pulaki, Singaraja, Rabu (9/9/2026).

Dalam amanatnya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh Tamtama Siswa yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan pencapaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi awal dari perjalanan panjang dalam melaksanakan pengabdian sebagai prajurit TNI AD.

“Keberhasilan ini tidak diperoleh dengan mudah. Selama mengikuti pendidikan, para siswa telah menghadapi berbagai tantangan dan tempaan, baik dalam pembentukan sikap dan mental, peningkatan kemampuan jasmani, penguasaan pengetahuan militer maupun kemampuan dasar keprajuritan,” ujar Pangdam dalam amanatnya.

Pangdam menegaskan, seluruh proses pendidikan tersebut pada hakikatnya merupakan bagian penting dalam membentuk sekaligus mengubah karakter dari masyarakat sipil menjadi prajurit TNI AD yang memiliki disiplin, loyalitas, jiwa korsa, keberanian, tanggung jawab dan profesionalisme.

Menurutnya, kelulusan pendidikan bukanlah akhir dari proses pembentukan seorang prajurit, melainkan awal dari tuntutan pengabdian yang sesungguhnya. Mulai saat ini, pangkat dan seragam yang dikenakan para prajurit muda bukan sekadar simbol kebanggaan, tetapi merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan.

Baca Juga  ITB STIKOM Bali Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang 4B TA 2025/2026

“Selalu pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan dalam setiap sikap, tindakan dan pengabdian. Pertahankan dan tingkatkan disiplin, terus asah profesionalisme serta kemampuan keprajuritan, junjung tinggi loyalitas dan kehormatan prajurit, serta jadilah prajurit yang senantiasa dekat dengan rakyat,” tegas Mayjen TNI Piek Budyakto.

Lebih lanjut, Pangdam berpesan kepada para prajurit muda untuk senantiasa menjaga nama baik almamater, satuan dan kehormatan keluarga. Namun, yang paling utama adalah menjaga kehormatan sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.

“Jadilah prajurit yang tangguh dalam menghadapi tantangan, teguh dalam memegang prinsip, profesional dalam melaksanakan tugas dan selalu hadir untuk memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” pesan Pangdam.

Selama kurang lebih dua bulan mengikuti pendidikan, para siswa mendapatkan penilaian melalui Tri Pola Dasar Pendidikan yang meliputi berbagai aspek pembentukan keprajuritan. Berdasarkan hasil penilaian lembaga pendidikan, predikat terbaik pada Tri Pola Dasar Pendidikan, Sikap dan perilaku serta pengetahuan dan keterampilan diraih oleh Prajurit Dua Imanuel Hawu Rohi Lay sedangkan predikat terbaik pada Aspek Jasmani diraih oleh Prajurit Dua Komang Suryanata.

Momentum penutupan pendidikan semakin semarak dengan atraksi beladiri militer, keterampilan Sparko dan halang rintang yang diperagakan para prajurit muda. Atraksi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian upacara penutupan, tetapi juga menggambarkan hasil tempaan pendidikan sekaligus kesiapan dasar para prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di satuan masing-masing.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa berakhirnya pendidikan bukan berarti berakhirnya proses pembentukan prajurit, melainkan menjadi awal dari pelaksanaan tugas dan pengabdian di satuan masing-masing.

“Pendidikan ini menjadi fondasi penting dalam membentuk prajurit yang disiplin, profesional dan berkarakter. Kami berharap para prajurit muda mampu menerapkan ilmu dan nilai-nilai keprajuritan yang telah diperoleh, serta senantiasa menjaga kehormatan TNI AD dan hadir memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara,” tegasnya.

Baca Juga  Penerimaan Mahasiswa Baru ITB STIKOM Bali Gelombang 1C

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam IX/Udayana, Danrindam IX/Udayana, para Dan/Kabalak satuan jajaran Kodam IX/Udayana, Forkopimda Kabupaten Buleleng dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD IX/Udayana, serta para orang tua prajurit yang turut menyaksikan momentum bersejarah bagi putra-putra mereka. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca